Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » MoU Kemenkumham NTT dan Pemda Lembata Siapkan Perda Berkualitas

MoU Kemenkumham NTT dan Pemda Lembata Siapkan Perda Berkualitas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang merupakan produk hukum daerah wajib memperhatikan aspek prosedural, teknis, dan substansi dan wajib dibikin secara baik. Selain itu, sesuai dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 dengan perubahan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2019, wajib melibatkan perancang peraturan perundang-undangan, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM yang mana melakukan pengharmonisasian dari bidang hukum (di daerah kewenangan berada pada Kanwil Kemenkumham).

Demikian ditegaskan Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone saat momentum penandatanganan memory of understanding (MoU) produk hukum daerah dengan Pemda Lembata pada Jumat pagi, 10 September 2021 pukul 10.00 WITA—selesai di Kantor Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT.

“Perda harus berkualitas dan dapat diimplementasikan,” ujar Merci Jone sapaan akrab dari Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT kepada perwakilan Pemda Lembata (Asisten I mewakili Bupati Lembata, Wakil Ketua I dan Anggota DPRD Kabupaten Lembata) sembari mengimbau agar semua Perda di Kabupaten Lembata harus dievaluasi kembali.

Merci Jone pun menekankan Pemda Lembata untuk memperhatikan Perda terkait perlindungan kekayaan intelektual dan bantuan hukum bagi orang miskin. “Kita punya sekali kekayaan intelektual personal dan komunal sehingga kita perlu menjaga dan merawat. Di samping itu, perlu juga memperhatikan bantuan hukum bagi masyarakat miskin di Lembata karena mereka wajib didampingi saat berhadapan dengan hukum,” tandasnya.

Foto bersama Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone (tengah) bersama Asisten I, Wakil Ketua I, dan anggota DPRD Kabupaten Lembata

Mewakili Pemda Kabupaten Lembata, Asisten I Pemda Lembata, Alo Buto menyampaikan terima kasih kepada Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT yang telah menerima dan melakukan penandatanganan MoU dengan Pemda Lembata dan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Lembata tak bisa hadir karena ada agenda lain.

“Ini pertama kali bagi Pemda Lembata mudah-mudahan dapat taat asas. Ke depan, bersama Bapenperda dan pemerintah dapat dievaluasi, direvisi, dan diperbaiki sehingga produk hukum yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Alo Buto.

Semoga, imbuh Alo Buto, kerja sama ini dapat berlanjut dan terjalin sehingga produk hukum yang dibangun sejak tahap, proses, hingga hasil akhir dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lembata.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lembata, Begu Ibrahim, menyampaikan bahwa  penandatanganan MoU dengan Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT merupakan pertama kali. “Ini yang kami tunggu selama ini, sebelumnya kami ingin melakukan studi banding ke Kabupaten Ngada dan Sikka.

Begu Ibrahim pun mengungkapkan bahwa Perda Inisiatif untuk bantuan hukum bagi masyarakat miskin telah diajukan. “Dan semoga MoU tak hanya sekadar tanda tangan dan seremonial saja, namun dapat ditindaklanjuti ke depan dengan menyiapkan anggaran,” tandasnya.(*)

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/Ryan Sahertian/Kemenkumham Provinsi NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai  Seroja pada April 2021, PLN bergerak cepat melistriki 18 desa terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program listrik desa.  Dengan total investasi sebesar Rp.20,8 miliar, sekitar 742 warga di 18 desa tersebut telah menikmati listrik. PLN menginvestasikan senilai Rp.28 juta untuk melistriki tiap warga […]

  • Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

    Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

    • calendar_month Kam, 4 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Mulai saat ini,  saya tidak mau dengar lagi bahwa ini bekas pejuang Timor-Timur. Tetapi Anda adalah Warga Negara Republik Indonesia, titik!. Tidak boleh ada dikotomi di NTT,  ini berasal dari ini, itu dari situ. Anda adalah WNI yang berdomisili di NTT dan menjadi penduduk NTT,” tegas Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef […]

  • NTT : Nanti Tuhan Tolong?

    NTT : Nanti Tuhan Tolong?

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis: Sam H. Babys, Staf Biro Umum Setda Provinsi NTT Tentu, sebagian besar masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak asing dengan judul di atas. Tapi jauh sebelum itu, orang mengidentikkan NTT dengan Nasib Tidak Tentu, di mana anggapan ini disematkan karena kondisi NTT yang pada saat itu sangat memprihatinkan. Angka kemiskinan, stunting, kematian ibu dan […]

  • BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    BRI Peduli SDN Fatukmetan, Bupati Belu: Didik Anak Paham Teknologi

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM. meresmikan gedung renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Fatuk Metan, bantuan dana corporate social responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua senilai Rp.750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, […]

  • Waspada ! Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Bisa Tidak Kelihatan Sakit

    Waspada ! Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Bisa Tidak Kelihatan Sakit

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hingga Minggu, 22 Maret 2020, jumlah total kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 514 atau bertambah 64 dibandingkan hari sebelumnya. Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 10 orang sehingga totalnya menjadi 48 jiwa. Sementara, jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penyakit Covid-19 mencapai 29 orang atau bertambah sembilan dibandingkan hari Sabtu, […]

  • ‘Setara Daring’—Solusi Pendidikan Non Formal di Era Digital

    ‘Setara Daring’—Solusi Pendidikan Non Formal di Era Digital

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pendidikan Kesetaraan zaman sekarang atau era digital saat ini lebih memudahkan para peserta belajar dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berada pada Kab/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/07/25/bimtek-kurikulum-2013-bagi-penyelenggara-tutor-pendidikan-kesetaraan-di-ntt/ Proses pembelajaran jarak jauh dengan sistem ‘Setara Daring’ atau Setara Dalam Jaringan (koneksi internet) merupakan salah terobosan oleh […]

expand_less