Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » “Misa Metan” Tradisi Adat Orang TTU Memperingati Hari Arwah

“Misa Metan” Tradisi Adat Orang TTU Memperingati Hari Arwah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Melkianus Nino

Setiap  pergantian tahun tepat di tanggal 2 November, di pekuburan umum maupun pekuburan keluarga menjadi agenda penting semua sanak famili, anak-cucu, cece-cicit berkunjung ke pemakaman penuh kenangan di masa-masa lalu. Bukan dengan tangan hampa namun, memberi makna besar sembari membawa lilin dan bunga rampai untuk ditaburkan pada makam keluarga.

Tidak sekadar itu, sanak keluarga turut membawa hewan seperti Ayam ataupun Babi untuk disembelih, sesajen berupa makanan dan minuman sebagai persembahan. Menyimbolkan ungkapan isi hati yang terdalam. Memberi arti dalam ucapan , sepatah kata dan limpah terima kasih kepada para leluhur dan sebagian keluarga  yang telah mendahului oleh panggilan dari-Nya.

Hari yang penuh pesan dan kesan, bagi kita untuk sekiranya bergumul dalam doa dan memohon kiranya mereka akan menjadi pendoa bagi  kita yang masih berziarah di bumi ini.

Ungkapan doa dibarengi dengan  membakar lilin (Tot Nini), menabur bunga (Tahoeba fula) serta melakukan ritual adat  (Sona Baki) di hari Arwah ( Misa Metan) menurut tradisi orang Timor Tengah Utara (TTU).

Setelah melalui tahapan perayaan misa perdana usai dilangsungkan dengan pemberkatan pemakaman secara keseluruhan menurut  tradisi gerejawi Katolik. Sebagai ungkapan hari arwah orang beriman menandakan bahwa gereja turut mempersatukan jiwa-jiwa orang beriman yang dipanggil oleh sang khalik .

Peringatan Hari Arwah (Misa Metan) ini, dihelat di Pekuburan Buki – Kunion, Desa Tun’noe Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Perhelatan tradisi Misa Metan dipadati Keluarga besar dari berbagai daerah di bilangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bahkan dari daerah perantauan pun berbondong-bondong datang turut menghadiri upacara Misa Metan.

Upacara adat Misa Metan merupakan suatu tradisi yang sudah turun-temurun  diselenggarakan di momentum Hari Arwah. Sebagai maksud, di mana seseorang diberi nama arwah (kanaf Nitu). Mengartikan bahwa, seseorang hadir dan hidup di dunia untuk mengenang sebutan (kanaf atau nama) tersebut.

Selain itu, ada filosofi “Nek Mese  nek alekot”  ini, mengartikan sebagai satu hati satu kebaikan.  Sehingga terjadi penyatuan  antara Nenek, Moyang, Leluhur dan Keluarga yang ditinggalkan.

Filosofi  demikian, akan memberi sebuah gambaran cerita tentang kenangan silam yang tak bisa ditinggalkan begitu saja.

Tradisi “Misa Metan” dihelat orang TTU, dengan maksud agar dapat mempersatukan, mempertemukan antara gelap dan terang dari para leluhur (nenek moyang, red) dengan seseorang yang hidup dan hadir di dunia akan diberikan berkat, rezeki dan jalan kebaikan nantinya.

Tradisi hari Arwah ( Misa Metan) selalu menjadi hal lumrah bagi setiap insan hidup yang masih berkelana. Karena satu tradisi  yang saling mengikat, menyatukan dan tidak bisa terpisah begitu saja serta telah mendarah daging hingga  generasi sekarang.(*)

Penulis merupakan Pegiat Literasi dan menetap di Atambua

Foto utama (*/roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Dualisme Kadin Indonesia” Arsjad Rasjid: Hanya Ada Satu Kadin

    “Dualisme Kadin Indonesia” Arsjad Rasjid: Hanya Ada Satu Kadin

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan sikapnya untuk tetap berpegang teguh pada AD/ART Kadin Indonesia yang berlandaskan UU No. 1 Tahun 1987 dan Keputusan Presiden (Keppres) No. 18 Tahun  2022, khususnya dalam memimpin Kadin Indonesia sebagai satu-satunya organisasi wadah bagi dunia usaha. Hal itu disampaikannya untuk menanggapi penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa […]

  • Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

    Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 85 persen lahan kering berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masih digarap secara sub sistim atau tradisional dan hanya mengandalkan curah hujan minimal yang berkisar sekitar 4—5 bulan dalam setahun, menjadi tantangan bagi para petani. Kondisi ini, harus dikelola secara profesional oleh petani, agar dapat memaksimalkan potensi yang […]

  • Ahok Heran Isu Intervensi Kuat Riza Chalid di Pertamina

    Ahok Heran Isu Intervensi Kuat Riza Chalid di Pertamina

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Loading

    Nama Riza Chalid kembali mencuat setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018—2023.   Jakarta | Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku heran dengan anggapan bahwa pengusaha Mohammad Riza Chalid memiliki pengaruh besar hingga bisa mengintervensi PT Pertamina. Mantan Komisaris Utama Pertamina itu […]

  • PERINTAH PRABOWO! Relawan Garuda Merah Putih Lorosae Dukung SIAGA

    PERINTAH PRABOWO! Relawan Garuda Merah Putih Lorosae Dukung SIAGA

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Karisma Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Belu memang sangat berbekas. Selain karena punya alasan historis, Prabowo pernah membebaskan salah satu pekerja migran asal Belu, Wilfrida Soik dari hukuman mati di negeri Jiran, Malaysia.   Atambua | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mendapat dukungan luas di Kabupaten Belu. Dukungan […]

  • Bank NTT Bakal Klarifikasi Uang Nasabah Hilang di Tabungan

    Bank NTT Bakal Klarifikasi Uang Nasabah Hilang di Tabungan

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Marak kejadian raib atau lenyapnya uang nasabah di tabungan Bank NTT dan diberitakan beberapa media online. Seperti kejadian raibnya uang nasabah Bank NTT Cabang Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Dilansir dari floreseditorial.com, kejadian tersebut dialami oleh salah satu korban bernama lfrinus yang menjadi nasabah Bank NTT Cabang Borong sejak tahun 2010. Awalnya, […]

  • Wagub Josef Pinta Petugas SAR Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

    Wagub Josef Pinta Petugas SAR Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi meminta segenap petugas SAR untuk meningkatkan kemampuan fisik maupun kompetensinya. Tujuan Search And Rescue (SAR) menurut Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan adalah bukan menghilangkan kecelakaan, tetapi terutama mengurangi kefatalan dari kecelakaan. “Petugas SAR adalah manusia setengah dewa yang bertugas menyelamatkan nyawa […]

expand_less