Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Forkomnas P3A Berkolaborasi Menghelat Penguatan Peran Keluarga

Forkomnas P3A Berkolaborasi Menghelat Penguatan Peran Keluarga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Des 2018
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Depok, gardaindonesia.id | Menyadari pentingnya peran keluarga dalam memperkuat tumbuh kembang anak dan perlindungan perempuan maka Kementerian PPPA melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Bidang Perlindungan Hak Anak Forum Komunikasi Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forkomnas P3A) menyelenggarakan seminar dan kursus Penguatan Peran Keluarga untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak, Sabtu, 1 Desember 2018 di Kampung Wisata Edukasi Haula, Depok.

Kegiatan ini sebagai kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI), Forkomnas P3A, RumahSiwi Institute, dan Pusat Kajian Kepemudaan (Puskamuda).

Acara dibuka oleh Syaiful, perwakilan Sekjen Forkomnas P3A, yang kemudian dilanjutkan materi “Menjadi Orang Tua Dambaan” oleh Ustadz Ardhy Surya Nugraha, S.E.I (Da’i Muda, Founder DUGEM, Ketua Ikatan Muballigh Motivator Indonesia) dan ‘Konvensi Hak Anak dan Pengasuhan Anak Berbasis Gender’ oleh Prof. Dr. Ir. Ikeu Tanziha, MS (Perwakilan Forkomnas, Dosen IPB, Pakar Hak Anak) yang kemudian ditutup makan siang untuk sesi pagi.

Sesi siang dilanjutkan ke dalam 2(dua) kegiatan: workshop pembuatan kurma coklat untuk ibu-ibu setempat oleh Ir. Sri Subiyanti dan tim; dan short course untuk pendampingan ABK oleh Dr. Suharsiwi, M.Pd yg didampingi oleh Derry Fahrizal Ulum dan Firyal Dhiyaul Haqqi sebagai volunteer orang muda.

Peserta sebanyak 50 orang, terdiri dari perwakilan orang tua, pendamping Anak Berkebutuhan Khusus(ABK), guru PAUD/TK/SD inklusif, baik laki-laki maupun perempuan

“Kegiatan ini memberi motivasi dan penguatan bahwa peran keluarga itu penting, rumah kita jangan seperti rumah laba-laba yang rapuh, hidup tanpa Landasan Agama, dan jangan sampai melanggar ketentuan yang ada di konvensi hak anak karena ada hukum yang mengatur,” ujar salah satu peserta kegiatan.

Lain sisi, peserta lain memberikan masukan, “Kegiatan seperti ini sebaiknya secara reguler dilakukan. Diskusi harus terus dilakukan di kampung-kampung antar tetangga, termasuk melibatkan remaja agar keluarga semakin kuat dan kokoh, jauh dari kekerasan”.

Sumber berita (*/Forkomnas P3A)
Editor (*/rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas Kapolda, Kapolres, hingga Kapolsek apabila tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya. Menurut Kapolri, semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara ke depan. “Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah […]

  • Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia akhirnya memasuki masa endemi. Hal itu menyusul presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada Rabu, 21 Juni 2023 di Istana Merdeka, Jakarta. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan […]

  • Transfer Keahlian Bertaman, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Tata Taman

    Transfer Keahlian Bertaman, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Tata Taman

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna diperoleh transformasi keahlian bertaman bagi para aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer Biro Umum Setda NTT, maka dihelat Lomba Penataan Taman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT di Jalan El. Tari, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Tujuan utamanya untuk transformasi pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan mengelola taman,” urainya Plt. […]

  • Kementerian PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon

    Kementerian PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon

    • calendar_month Jum, 13 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Cilegon, Garda Indonesia | Kementerian PPPA melalui Deputi Perlindungan Hak Perempuan melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Rumahan (IR) di Kelurahan Bendungan, dan PT. Chetam di Kota Cilegon, pada Selasa, 10 Desember 2019. IR Kelurahan Bendungan Kota Cilegon merupakan binaan dan Pilot Project Kemen PPPA sejak tahun 2016—2018. Mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), […]

  • Diresmikan, Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai

    Diresmikan, Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar,gardaindonesia.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meresmikan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Kabupaten Badung-Bali, Sabtu (22/09/18). Turut hadir pada acara peresmian yakni Gubernur Bali I Wayan Koster dan Dirjen Bina Marga Sugiyartanto mewakili Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Dalam sambutannya, Menteri Luhut menyampaikan kehadiran underpass ini akan mengurai […]

  • Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Para pedagang Noken (tas rajutan asli Papua, red) berharap dengan adanya perhelatan PON XX di Papua, akan banyak orang yang membeli. Mereka adalah mama-mama Papua yang menjajakan Noken di pinggir jalan. Dalam perjalanan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura menuju hotel, rangkaian kendaraan Presiden Joko Widodo sempat berhenti sesaat. Presiden hendak membeli […]

expand_less