Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PNK Bantu & Tata Kawasan Kumuh Muara Abu Jadi Spot Wisata

PNK Bantu & Tata Kawasan Kumuh Muara Abu Jadi Spot Wisata

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 24 Des 2022
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Muara Abu merupakan salah satu lokasi kawasan kumuh di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penduduk Muara Abu rata-rata berprofesi sebagai Nelayan, Buruh Bangunan, Tukang Kayu maupun Tukang Batu (pekerjaan pesisir, red).

Penataan kawasan kumuh Muara Abu dilaksanakan sejak tahun 2018 oleh pemerintah kota Kupang (Pemkot Kupang) dengan membenahi dan mengubah kawasan dengan membangun tanggul, jalan lingkungan konstruksi hotmix, jalan pesisir, drainase, dan pengelolaan sampah. Kementerian PUPR pun membantu sarana fasilitas umum maupun tanaman di Taman Muara Abu yang berbatasan dengan wisata Mangrove. Lokasi wisata ini pun bakal menjadi salah satu titik atau spot wisata di Kota Kupang.

Penataan Taman Muara Abu bakal lebih dikembangkan pemerintah pada tahun 2023. Bahkan Politeknik Negeri Kupang (PNK) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) dengan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bersumber dari dana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memberikan bantuan kepada masyarakat berupa pendampingan, pelatihan, sarana dan prasarana penunjang bagi pelaku usaha kecil.

Direktur Politeknik Negeri Kupang melalui Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Kupang, Dr. Deddy Lasfeto, S.T., M.T. mengatakan bahwa PNK telah melakukan survei awal sejak Oktober 2022, kegiatan lapangan pada November—Desember 2022, dan P3M memutuskan Muara Abu sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan PKM berupa peningkatan kapasitas SDM, bantuan teknologi tepat guna, pengetahuan manajemen, dan pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha wisata untuk pelaku usaha kecil di Muara Abu. Semua jurusan di PNK, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Akuntansi, Administrasi Bisnis, dan Pariwisata, berkontribusi terhadap tema yang sama,” ungkap Dr. Deddy Lasfeto.

Bahkan masyarakat penerima manfaat PKM PNK di Muara Abu, imbuh Dr. Deddy Lasfeto, telah memperoleh manfaat ekonomis. “Mereka (pelaku usaha kecil, red) sangat bersyukur karena mendapatkan peluang peningkatan ekonomi keluarga,” ujarnya sembari menyampaikan peluncuran atau launching PKM PNK pada Kamis sore, 22 Desember 2022 yang ditandai dengan serah terima luaran dari Direktur PNK, Frans Mangngi, S.T., M.Eng kepada Lurah Oesapa Barat, Christian F. Chandra, S.H.

Foto bersama usai penandatanganan berita acara serah terima luaran PKM PNK. Foto : istimewa/tim PNK

Sementara itu, Lurah Oesapa Barat mengatakan bahwa selama ini pelaku usaha kecil (Mama-mama, red) di Muara Abu mau berusaha, namun tak memiliki sarana dan prasarana pendukung usaha kuliner guna mendukung wisata Muara Abu.

“Politeknik Negeri Kupang melihat kondisi tersebut dan membantu dengan melakukan pendampingan, pelatihan, dan memberikan sarana prasarana berupa 7 (tujuh) unit lapak kontainer dagang yang ditempatkan tanah milik pribadi dan umum,” urai Christian Chandra.

Masyarakat dimudahkan dalam berusaha. Christian Chandra pun menekankan kepada masyarakat bahwa dirinya punya tanggung jawab moril kepada Politeknik Negeri Kupang. Dan berharap bantuan dari program PKM tersebut dapat lebih dikembangkan.

Selain itu, tandas Christian Chandra, pelaku usaha di Muara Abu dapat memasarkan produk secara online dan dapat melakukan pembukuan. “Pelaku usaha di Muara Abu dibantu aplikasi dari jurusan Akuntansi PNK dengan memudahkan mereka dapat mengetahui laporan keuangan sendiri hingga terbit faktur pajak,” urainya seraya mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Kupang.

Adapun jenis bantuan PKM dari jurusan-jurusan Politeknik Negeri Kupang sebagai berikut:

  • Teknik Mesin berupa unit bangunan lapak konstruksi baja ringan 3 unit, booth display konstruksi besi holow+bajadek dan aluminium sheet 3 unit, meja cafe konstruksi beli holow + keramik 3 unit, dan kursi cafe konstruksi besi holow+ panel kayu 6 unit;
  • Teknik Sipil berupa meja saji 1 buah, meja lapak 1 buah, wireless 1 buah, papan nama usaha 1 buah, terpal 1 buah, kursi plastik 6 buah, dan unit bangunan lapak konstruksi baja ringan 1 unit;
  • Teknik Elektro berupa mesin vacum dan sealer 1 unit, mesin press plastic sealer 3 unit, plastik sealer 1 rol, plastik bungkusan kemasan 5 pak, blender 2 unit, semen 10 sak, neon box 6 buah, paket lampu hias untuk meja lapak 3 buah, lapak jualan 1 unit, paket lampu penerangan lapak 1 unit, lampu kafe 20 buah, dan kursi plastik 10 buah;
  • Akuntansi berupa kursi berbahan ban 9 buah, meja kaca 2 buah, kursi berbahan galon 4 buah, meja berbahan galon 1 buah, laptop Acer 1 unit, mesin cup sealer 2 unit, blender 2 unit, alat press plastik sealer 2 unit, kompor hock 22 sumbu 1 unit, wajan dan peralatan dapur 1 paket;
  • Administrasi Bisnis berupa kamera digital Canon 1 buah, smartphone android 1 buah, kontainer dagang berbahan aluminium 2 unit, mesin vacum dan sealer 2 unit, plastik sealer 3 rol;
  • Pariwisata berupa tandon air bersih 1.200 liter 3 buah, tempat sampah 2 buah, etalase 6 buah, anakan bunga 10 polibag, pot bunga besar 4 buah, pot bunga sedang 6 buah, papan sapta pesona 1 buah, sapu lidi 6 buah, trash shovel 6 buah, TOA speaker 1 buah.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi 19 Pejabat Eselon 2B Pemkot Kupang,Inilah Daftar Nama Mereka

    Mutasi 19 Pejabat Eselon 2B Pemkot Kupang,Inilah Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Jum, 18 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id |19 Pejabat eselon 2B (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang diambil sumpah dan dilantik oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., di Lantai I Kantor Walikota Kupang, Jumat (18/1/2019). 19 Pejabat Eselon 2B (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) yang dimutasi dan menempati jabatan sebagai berikut […]

  • PKBM Bintang Flobamora Bekali Literasi Bagi Anak Panti Asuhan Kristen GMIT

    PKBM Bintang Flobamora Bekali Literasi Bagi Anak Panti Asuhan Kristen GMIT

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PKBM Bintang Flobamora melalui program kerja sama dengan Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) dan Pendidikan Literasi secara gratis bagi anak panti asuhan sejak tanggal 1—28 September 2019. Ketua PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do pada Sabtu, 28 September 2019 menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan layanan […]

  • Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pj Gubernur NTT), Ayodhia Kalake bersama 10 penjabat gubernur lainnya menerima penghargaan sebagai penjabat kepala daerah berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tak hanya para penjabat gubernur, turut menerima penghargaan, 9 penjabat bupati dan wali kota. Ajang pemberian penghargaan kepada para penjabat kepala daerah ini diinisiasi oleh Kemendagri dan […]

  • Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki garis pantai sepanjang 5.700 km2 (Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, 2019) dan luas laut mencapai 151.414,05 km2 (Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2008) sementara luas daratan mencapai 47.349,9 km2. Provinsi NTT merupakan provinsi kepulauan dengan sebaran mencapai 1.192 pulau besar dan kecil (523 pulau belum berpenghuni). […]

  • Tsunami Selat Sunda,Hingga 24/12: 281 Meninggal, 1.016 Luka & 57 Orang Hilang

    Tsunami Selat Sunda,Hingga 24/12: 281 Meninggal, 1.016 Luka & 57 Orang Hilang

    • calendar_month Sen, 24 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi, perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui rilis yang disampaikan kepada para awak media, […]

  • Dana Bantuan Rumah Sederhana Sehat di Belu, Nama Janda Tua Tak Diusulkan

    Dana Bantuan Rumah Sederhana Sehat di Belu, Nama Janda Tua Tak Diusulkan

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia| Nasib malang menimpa Kristina Hoar, seorang janda tua di Dusun Siarai, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi yang dihimpun Garda Indonesia di rumah ibu tua berdinding seng bekas pada Jumat, 24 Juli 2020; menyebutkan bahwa Kristina Hoar hidup seorang diri di gubuk reyot itu lantaran tidak […]

expand_less