Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » MoriGe Bertumbuh Bersama Bank NTT

MoriGe Bertumbuh Bersama Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Gledys Naray, pemilik usaha MoriGe, bersama pekerja mempersiapkan kukis kelor (moringa cookies) yang sudah dikemas untuk dikirim ke konsumen. Pada rumah produksi yang terletak tak jauh dari Kantor Pusat Bank NTT, saban hari, Gledys dan para pekerja membuat kukis berbahan dasar kelor dan sorgum, serta teh kelor yang mengandung nutrisi dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan.

Produksi kukis dan teh kelor ini untuk memenuhi permintaan pelanggan di sejumlah kota seperti Kota Kupang, Labuan Bajo hingga negara tetangga, Timor Leste.

MoriGe pun melayani kebutuhan kukis untuk acara perkantoran termasuk Bank NTT, Dekranasda NTT, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak dan balita stunting, dan makan pagi bagi siswa kelas 12 SMA Negeri 6 Kupang. Di sini juga produksi kacang cookies dan abon tuna. Sejumlah UMKM seperti Timor Moringa juga memesan kukis kelor dan sorgum produksi MoriGe.

Cerita sukses UMKM MoriGe berawal dari kemitraan bersama Bank NTT. “Dibantu modal awal dengan kredit Rp5 juta dengan bunga nol persen dan promosi dari Bank NTT,” kata Pemilik UMKM MoriGe, Gledys Naray kepada media beberapa hari lalu

Setelah mendapat tambahan modal, ia membeli tambahan dua oven kue. Sebelum bermitra dengan Bank NTT, Gledys memiliki satu oven yang dimanfaatkan untuk membuat kue basah yang dijual secara online.

Dengan tiga oven, usaha Gledys makin berkembang. Setiap minggu, kukis dikirim ke beberapa daerah mencapai ribuan bungkus seperti Manggarai Barat (Labuan Bajo), Alor, dan Rote Ndao.

Kondisi terbaru, Maret 2023, produk UMKM MoriGe sudah bisa ditemukan di 35 Indomaret di Kota Kupang sebanyak 700 bungkus. Seluruh produk tersebut sudah memiliki izin Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM).

Adapun kredit mikro merdeka yang disalurkan Bank NTT tersebut sudah dilunasi, sekarang tambah Gledys, ia diberikan kredit baru untuk terus mengembangkan usahanya. Bahkan, dalam waktu dekat, rumah produksi sekaligus tempat penjualan, akan direnovasi dengan bantuan Bank NTT. “Peran Bank NTT sangat besar yaitu pembiayaan, promosi dan membantu pengurusan izin,” jelasnya.

Pameran

Menurut Gledys, promosi yang dilakukan Bank NTT tidak terbatas di dalam negeri, tetapi juga sampai ke luar negeri lewat pameran.

Pada Oktober 2022, Gledys mengikuti pameran pangan nusa di Tangerang, Jawa Barat. Pameran tersebut diikuti oleh pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. Mereka memamerkan produk unggulan dari masing-masing provinsi.

“Tahun kemarin, saya pemeran di hall yang khusus produk dalam negeri, tahun ini saya akan pameran di hall (luar negeri) yang khusus produk ekspor,” ujarnya.

Gledys juga sedang mengikuti seleksi Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) yang kegiatannya akan dihelat di Kupang pada Juni dan Juli 2023. Jika menang, akan diberikan penghargaan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Bahan Baku

Menurut Gledys, salah satu bahan baku pembuatan kukis kelor yakni daun kelor, dibeli dari masyarakat. Setiap hari, warga memasok daun kelor yang telah dikeringkan menggunakan mesin ke MoriGe. Daun kelor dikeringkan dengan suhu 40 derajat Celsius selama 24 jam.

“Saya ambil masih dalam bentuk daun kering maupun sudah digiling seharga Rp 150.000 per kilogram,” ujarnya.

Sementara, untuk daun yang basah atau baru dipetik dari pohon, dijual sebesar Rp5.000 per kilogram ke warga yang mengoperasikan mesin pengering.

Menurutnya, kandungan nutrisi dan vitamin yang ada di kelor, tidak hilang meskipun sudah melewati beberapa tahapan sampai menjadi kukis.

“Sudah dilakukan uji coba, gizinya tidak hilang,” ungkapnya.(*)

Sumber (*/lintasntt)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Jadi Capres? Presiden: Tugas Sebagai Menteri Harus Diutamakan

    Menteri Jadi Capres? Presiden: Tugas Sebagai Menteri Harus Diutamakan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa menteri atau pejabat setingkat menteri tidak perlu mengundurkan diri jika mencalonkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Kepala Negara menegaskan jajarannya untuk tetap mengutamakan tugasnya sebagai menteri meski berkontestasi dalam Pemilu 2024. “Tugas sebagai […]

  • Apa Penting Mengecek Tekanan Darah Anda?

    Apa Penting Mengecek Tekanan Darah Anda?

    • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Banyak orang yang jarang mengecek tekanan darah, sehingga tak tahu bahwa dirinya memiliki hipertensi. Bahkan, tidak sedikit pula yang belum menyadari pentingnya manfaat cek tekanan darah dalam tubuh. Semakin tinggi tekanan darah, semakin besar pula peluang Anda untuk terserang berbagai macam penyakit dan masalah kesehatan. Jika tekanan darah Anda meningkat, pembuluh arteri dan jantung Anda […]

  • FPRB NTT Inisiasi Pertanian Cerdas Iklim Warga Marginal Penkase

    FPRB NTT Inisiasi Pertanian Cerdas Iklim Warga Marginal Penkase

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Elaborasi pemerintah setempat dengan Forum PRB NTT melalui program FPRB NTT masuk desa/kelurahan mendorong masyarakat marginal Penkase Oeleta hingga menggunakan sistem pertanian cerdas iklim dengan memperhatikan adaptasi perubahan iklim dan mengedukasi warga mengolah lahan berbatuan menjadi bedeng sayur organik dengan dukungan irigasi tetes.   Kupang | Warga marjinal (kurang mampu) di RT 25 RW 10, […]

  • Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Keputusan Pengadilan Federal Australia memenangkan gugatan ribuan Petani Rumput Laut NTT atas perusahaan kilangan minyak Montara Australia tahun 2009, yang mewajibkan membayar ganti rugi mencapai triliunan kepada para petani. Pemerintah Provinsi (Pemprov)  NTT meminta Pemerintah Pusat untuk lebih serius memperjuangkan ganti rugi kasus tumpahan minyak Montara Australia tahun 2009 tersebut. Wakil […]

  • Cara PPA Kluster TTS Barat & PPA Kupang Tenggara Peringati HAN 2023

    Cara PPA Kluster TTS Barat & PPA Kupang Tenggara Peringati HAN 2023

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Guna memperingati dan memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) pada tanggal 23 Juli, maka Pusat Pengembangan Anak (PPA) Kluster TTS Barat dan Kluster Kupang Tenggara menghelat berbagai kegiatan yang berlangsung di aula BPKSDM Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Jumat, 28 Juli 2023. Ketua Kluster TTS Barat, Fredik Faot, kepada media menyampaikan, […]

  • Hentikan “Kawin Culik’’ di Sumba, Itu Pelanggaran Hak Perempuan & Anak

    Hentikan “Kawin Culik’’ di Sumba, Itu Pelanggaran Hak Perempuan & Anak

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Praktik “kawin culik” di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur menjadi budaya yang masih ada hingga saat ini. Terkini, kasus kawin culik/kawin tangkap kembali terjadi di Sumba Tengah pada awal Juni 2020 yang beredar melalui video dan viral. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyayangkan praktik kawin culik/kawin tangkap yang […]

expand_less