Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wagub NTT Dukung Pengembangan PLTP Ulumbu di Manggarai

Wagub NTT Dukung Pengembangan PLTP Ulumbu di Manggarai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Manggarai, Garda Indonesia | Flores merupakan salah satu pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan potensi panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pulau Flores menyimpan sumber daya sebesar hampir 1.000 MW dan cadangan sebesar 402,5 MW panas bumi.

Potensi luar biasa itu mendorong Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, menetapkan Flores sebagai Pulau Panas Bumi (Geothermal Island) pada tahun 2017 melalui SK Menteri ESDM No.2268 K/MEM/2017.

Proses transisi energi yang dijalankan PT PLN (Persero) saat ini dengan mengembangkan pemanfaatan potensi panas bumi Ulumbu yang ada di Manggarai sejalan dengan road map percepatan bauran energi terbarukan sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional serta penurunan emisi gas rumah kaca yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 112 tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi pun memberikan dukungan penuh pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5-6 (2×20) mega watt (MW)  di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Demikian diungkapkan Wagub Nae Soi kepada wartawan usai mengikuti pelantikan pengurus baru PMI Manggarai di aula Nuca Lale kantor Bupati Manggarai pada Jumat, 31 Maret 2023.

Wagub Nae Soi menyatakan pihaknya sangat mendukung program pemerintah pusat melalui PT PLN (Persero) terkait pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, NTT. Ia juga mengajak berbagai pihak lainnya untuk turut mendukung program pemerintah pusat dalam pengembangan proyek PLTP Ulumbu di Kecamatan Satar Mese.

“Itu program pemerintah pusat melalui PT PLN. Kita harus mendukung,” ujar tegasnya.

Namun demikian, demi menyukseskan pengembangan PLTP Ulumbu sehingga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat NTT, Wagub Nae Soi meminta pihak PT PLN (Persero) tetap memperhatikan dampak lingkungan dari proyek PLTP Ulumbu.

“Dukung itu program pemerintah pusat tetapi lingkungan harus diprioritaskan,” katanya.

Agar program yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar, Wagub Nae Soi berharap PT PLN (Persero) tetap menjaga kerja sama dan kolaborasi dengan para stakeholder. Ia memastikan pemerintah provinsi NTT sangat mendukung pengembangan pembangunan PLTP Ulumbu. Sebab, apabila proyek ini sudah tuntas dan berjalan dengan lancar, suplai listrik di Flores, khususnya di Manggarai, tidak akan bermasalah lagi.

Saat ini, langkah PT PLN (Persero) mengembangkan kapasitas pembangkit PLTP Ulumbu 5-6 (2×20) MW yang berada di kawasan geotermal Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai sangat beralasan mengingat PLTP Ulumbu baru memberikan daya listrik terpasang sebesar 4×2,5 MW.

Untuk diketahui, pasokan listrik pada beban puncak malam hari di wilayah Kabupaten Manggarai disuplai dari sistem interkoneksi pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Flores (Rangko) Labuan Bajo dan PLTU Ropa. Artinya, pasokan listrik beban puncak malam hari masih kekurangan 4—5 MW.

Terkait hal tersebut, Senior Manager Perizinan, Pertahanan dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara, Dede Mairizal, menuturkan jika saat ini kebutuhan energi listrik di NTT, khususnya di Pulau Flores, memang mengalami peningkatan.

“Saat ini, kondisi beban Ruteng, Kabupaten Manggarai pada siang hari adalah 6.42 MW, sedangkan pada malam hari mencapai 14.35 MW,” ucap Dede.

Dede menyebut langkah perluasan kapasitas di PLTP Ulumbu 5—6 (2×20)MW merupakan langkah strategis dan penting untuk dilakukan. Melalui pemanfaatan energi bersih dan murah yang bersumber dari geotermal Poco Leok, dapat menekan subsidi energi yang harus disediakan pemerintah, dan pemanfaatan energi listriknya dapat dinikmati oleh masyarakat, tidak hanya Kabupaten Manggarai, tetapi juga untuk kabupaten lainnya di Pulau Flores.

“Berdasarkan kajian yang telah kami lakukan, pengoperasian PLTP Ulumbu (eksisting) ramah lingkungan yang artinya pada saat proses perluasan kapasitas nanti kami melakukan identifikasi dengan tujuan untuk menyusun perencanaan bagaimana menghindari hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi lingkungan,” ucap Dede.

Pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang termuat dalam rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2021—2030 yang memprioritaskan penggunaan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) sebesar 51%.

Komitmen PT PLN (Persero) terhadap pengembangan EBT merupakan wujud transformasi PT PLN (Persero) sesuai pilar “Green“, yakni menghadirkan energi yang ramah lingkungan dengan memperhatikan sustainable development untuk masyarakat dan lingkungan yang berada pada ring-1 pembangunan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • La Moringa Sabet Juara I Entrepreneur of The Year 2024

    La Moringa Sabet Juara I Entrepreneur of The Year 2024

    • calendar_month Ming, 23 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Coach Yohanes G. Pauly dari Gratyo Practical Business Coaching menginisiasi program Indonesia Mencari Founders (IMF) sebagai upaya mendorong bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) lebih profitable, mampu bersaing dan berbagai cara dilakukan, tidak hanya melibatkan pemerintah, tapi juga sektor swasta. Pusat pelatihan bisnis atau Gratyo practical business coaching pun membantu para entrepreneur dan professional membangun […]

  • Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 1Komentar

    Loading

    Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti DKI Jakarta dan di Nusa Tenggara Timur (NTT).   Kupang | Menyambut Idulfitri 1446H dan mendukung kelancaran arus mudik, maka PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertamax Series […]

  • SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

    SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pembayaran gaji tenaga kontrak daerah Provinsi NTT (guru dan tenaga kependidikan / GTK) tahun anggaran 2024 berdasarkan arahan Pj. Gubernur Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC yang disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTT sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden Jokowi guna memberikan dukungan bagi kesejahteraan para pendidik termasuk guru honorer. Hal […]

  • Gempa Bumi Tektonik M=4,4 Dirasakan di Wilayah Sumba Timur

    Gempa Bumi Tektonik M=4,4 Dirasakan di Wilayah Sumba Timur

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Wilayah Sumba Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu, 28 Agustus 2019 pukul 22.44.15 WITA. Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Drs.M. Taufik Gunawan, Dipl. SEIS mengatakan berdasar hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,4. Episenter terletak pada koordinat 9,98 LS […]

  • Deklarasi 2 Desa Sanitasi, Wabup Belu Harap Masyarakat Terapkan Ikrar

    Deklarasi 2 Desa Sanitasi, Wabup Belu Harap Masyarakat Terapkan Ikrar

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. mendeklarasikan Desa Halimodok dan Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di halaman Kantor Desa Halimodok pada Kamis, 24 Juni 2021. Deklarasi Desa STBM itu merujuk pada 5 (lima) Pilar STBM, yakni […]

  • Kementerian PUPR Lakukan Lelang Dini 3.926 Paket Senilai 32,61Triliun

    Kementerian PUPR Lakukan Lelang Dini 3.926 Paket Senilai 32,61Triliun

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Untuk mempercepat realisasi pelaksanaan kegiatan tahun 2019 tersebut, Kementerian PUPR memulai proses lelang dini pada November 2018. Sebanyak 3.926 paket senilai Rp 32,61 triliun siap dilelang. Jumlah tersebut adalah 39% dari 80% Pagu Pengadaan Kementerian PUPR. Dalam memulai lelang dini, Menteri Basuki menyampaikan arahannya yakni mulai lebih awal, penganggaran dilakukan secara efektif […]

expand_less