Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » GPKK & IWAPI Jadikan Perempuan Kota Kupang ‘Cantik dan Subur’

GPKK & IWAPI Jadikan Perempuan Kota Kupang ‘Cantik dan Subur’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 12 Des 2018
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, gardaindonesia.id | Gerak Perempuan Kota Kupang (GPKK) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) berkolaborasi dengan dr Herawati Lianto dan dr Andree Hartanto Sp.OG., memberikan edukasi tentang kecantikan dan fertilitas (kesuburan) kepada perempuan yang berada di seputar Kecamatan Oebobo, Rabu/12/12/18 pukul 11.00 WITA—selesai.

Kegiatan serupa telah dilakukan di Kantor Camat Maulafa (10/12/18) dan Kantor Camat Kelapa Lima (11/12/18) dan akan dilaksanakan di 3 (tiga) kecamatan lagi di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

dr Herawati Lianto memberikan edukasi tentang perawatan kulit wajah dengan bahan kosmetik yang cocok dengan wajah dan tidak mahal. Wajah bisa berubah dari kering ke berminyak dan arahkan perempuan untuk tidak gegabah menggunakan krim wajah.

“Saya mau perempuan di Kota Kupang cantik,” ujar dr Herawati Lianto

dr Andree Hartanto Sp.OG., menyampaikan bahwa infertilitas sebagai kondisi kemampuan pasangan suami isteri tidak dapat memiliki anak karena kondisi sel telur yang tidak subur.

“Kasus infertilitas di Kota Kupang makin banyak sebagai akibat pola hidup zaman kini dan miom/kista,” ungkap dr Andree Hartanto suami dari dr Herawati Lianto.

Lanjut dr Andree, Penyebab infertilitas dari perempuan sebesar 40%, laki-laki 40% dan 20% dari perempuan dan laki-laki. dr Andree Hartanto menganjurkan untuk melakukan proses memilih sperma dengan kualitas bagus dan membuka sel telur perempuan untuk selanjutnya dilakukan inseminasi (proses pembuahan).

dr Andree Hartanto mengucapkan terima kasih untuk kesempatannya dapat melakukan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi khususnya fertilitas dan kesehatan wanita secara keseluruhan terutama kecantikan estetika.
“Dengan dibantu oleh Iwapi dan GPKK Kota Kupang secara kontinyu memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat terutama wanita dan pasangan pasangan yang belum hamil dan belum mempunyai keturunan untuk mempunyai keturunan; kita manusia berusaha tapi Tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua Iwapi Kota Kupang, Riesta Megasari mengatakan Kami dari iwapi kota Kupang merasa bahwa perempuan di kota Kupang harus menjadi perempuan yang berdaya upaya.
“Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi kesehatan alat reproduksi fertilitas dan kecantikan kulit; Kami sangat senang karena dibantu oleh dokter Hera dan dokter Andre. Iwapi Kota Kupang akan terus melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk perempuan dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai ekonomi perempuan NTT khususnya kota Kupang,” jelas Megasari.

Tutup Mega, Kita akan turun ke kelurahan-kelurahan melalui Iwapi dan GPKK bersama-sama memberdayakan perempuan-perempuan yang ada di kelurahan-kelurahan yang ada di kota Kupang; sehingga perempuan-perempuan yang ada di Kota Kupang mempunyai keterampilan, agar dapat menjadi perempuan yang cerdas dan tangguh serta kreatif untuk rumah tangganya terutama untuk anak dan suami.

Penulis dan editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • November 2019, BUMDes M’Rian Kufeu dari Malaka Ekspor Kelor Ke Jepang

    November 2019, BUMDes M’Rian Kufeu dari Malaka Ekspor Kelor Ke Jepang

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka, Garda Indonesia | Usai membuka kompetisi sepak bola El Tari Memorial Cup, masih dalam lawatannya di Malaka Sabtu, 6 Juli 2019, Gubernur NTT menyempatkan diri berkunjung ke BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) M’Rian. Sebagai penghasil kelor di Desa Kufeu, BUMDes M’Rian sedang berproses, dalam kesiapannya mengekspor 40 ton tepung kelor (marungga) ke Jepang pada […]

  • Tragis; 1.763 Korban Jiwa Gempa & Tsunami Palu-Catatan BNPB

    Tragis; 1.763 Korban Jiwa Gempa & Tsunami Palu-Catatan BNPB

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban jiwa dalam musibah bencana gempa-tsunami Palu mencapai 1.763 jiwa terhitung sampai Minggu, 7 Oktober 2018. Kota Palu menjadi wilayah terbanyak dengan korban jiwa mencapai 1.519 orang, Donggala 159 orang, Kabupaten Sigi 69 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang. Kepala […]

  • Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kasat Reskrim Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wira Satria Yudha, S.I.K. memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tim buser terhadap Masak Bau, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pergantian tahun 2020 di Dusun Halitoko, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, […]

  • FINAL! Fahrensy Funay Penjabat Wali Kota Kupang Ganti Goerge Hadjoh

    FINAL! Fahrensy Funay Penjabat Wali Kota Kupang Ganti Goerge Hadjoh

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | George Melkianus Hadjo bakal mengakhiri tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota Kupang pada tanggal 21 Agustus 2023 pukul 00.00 WITA dan Menteri Dalam Negeri telah menetapkan Penjabat Wali Kota Kupang pengganti George Hadjoh. Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang penetapan Penjabat Wali Kota Kupang telah diterima Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). […]

  • Rudenim Kupang Klarifikasi Pengungsi Afganistan Coba Bunuh Diri

    Rudenim Kupang Klarifikasi Pengungsi Afganistan Coba Bunuh Diri

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menyikapi pemberitaan di media sosial dan media massa terkait terjadinya keributan dan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh pengungsi Afganistan bernama Hassan Reza Haidari pada Jumat, 24 Juni 2022. Pada sesi konferensi pers yang dipimpin oleh Kepala Rudenim Kupang, Heksa Asik Soepriadi dan didampingi Kasie Keamanan […]

  • Perdana!, PERMATFFA Kupang Helat Turnamen Futsal

    Perdana!, PERMATFFA Kupang Helat Turnamen Futsal

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Persatuan Mahasiswa Amanuban Timur, Fatukopa, Fatumolo (PERMATFFA) Kupang, menghelat turnamen Futsal PERMATFFA Cup I tahun 2019. Bertempat di lapangan futsal Monitor Oesapa, hadir puluhan pemain untuk mengikuti seremonial pembukaan. Turnamen yang dijadwalkan mulai pada tanggal 21—29 Juni 2019 itu, diikuti oleh 28 tim dengan kategori pemain dari kalangan mahasiswa. Ketua […]

expand_less