Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Roni Banase

Rabu, 31 Mei 2023 merupakan 100 hari kepulangan Papa ke ribaan-Nya. Sosok orang tua bagi anak, menantu, dan cucu dari keluarga Banase dan rumpun keluarga besar ini begitu dirindukan. Mulai dari besan, ipar, kerabat kerjanya, sopir bus hingga pedagang kudapan.

Beberapa kali, saya sempat bertemu sosok Papa Paulus, di dunia mimpi, entah tak kala diri ini rindu memeluknya (terakhir kali saya memeluknya pada awal Februari 2023, saat beliau mampir ke rumah dan bertanya rencana renovasi rumah untuk pengembangan menjadi Kantor Redaksi Portal Berita Daring Garda Indonesia.

Selanjutnya, pada Minggu, 19 Februari 2023, beliau meninggalkan kami untuk selamanya.

Sosok pekerja keras yang selalu bangun pagi sekitar pukul 05.00 WITA lalu berjalan kaki puluhan kilometer menuju lokasi persawahan, ternyata menyisakan karyanya di Kantor Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

“Banyak warga desa tak mengetahui, puluhan pohon penghijauan di kantor desa, itu hasil karya Bapa Paulus Banase,” ungkap Ketua RT 001, RW 001, Dusun 01 Desa Naiola, Armandus Sila kepada kami, usai doa syukuran malam ketiga kepulangan Papa ke ribaan-Nya.

Tak hanya itu, saat kami kembali ke Kupang pada Jumat pagi, 24 Februari 2023, menumpang bus Kangen di Takari, dan disampaikan sopir bernama Polce Fallo bahwa Papa sering menggunakan bis tersebut dan menjadi pelanggan setia saat beliau rutin menjadikan Kupang—Kefa PP layaknya Kupang—Oesao (canda saya kepadanya, saat ditanya sanak keluarga tentang kondisi Papa Paulus kala masih aktif bekerja dan berkarya).

Ungkapan kasih sayang yang ditorehkan Papa Paulus pun diutarakan oleh Eva Nell Olin, istri dari Kakak (Alm.) Maxi Meol, saat mereka menetap hampir 5 (lima) tahun di Kota Kupang untuk menempuh kuliah di STIM pada kisaran tahun 1997—2002.

“Bapak Paulus pribadi pekerja keras pemerhati, penyayang, murah hati, dan rendah hati,” tuturnya kepada kami di Lopo (rumah adat masyarakat TTU), saat syukuran 40 hari Papa.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2020/09/pater-gregorius-neonbasu-allah-alam-dan-arwah-itu-satu-kesatuan/

Bapak Paulus itu, kisah Kakak Eva Meol,  orang tua yang suka dan selalu mencari tahu keadaan anak cucu ponakan walau hanya lewat media telepon dan dilakukan rutin setiap bulan. Bapak Paulus rajin gereja pagi dan memiliki pribadi yang sederhana, wibawa, dan tidak sombong, berpakaian juga apa adanya.

“Saat kami ke Jalan Nangka, setiap pukul 04.00 WITA sudah bangun tidur dan siap mengikuti misa pagi dan saat pulang dari gereja pagi selalu membawa kue untuk sarapan pagi untuk anak dan cucunya,” urai Kakak Eva Meol sembari mengucapkan, “Dan saat mau berangkat kantor harus titip uang jajan untuk cucu-cucunya.”

Kakak Eva Meol menuturkan kebaikan Papa Paulus Banase, kami pun larut dalam derai air mata. Saya memang tak menyaksikan langsung (pada saat tersebut, sementara menetap di Denpasar, Bali). Meski masih dalam derai air mata, ia lalu melanjutkan kisah kebaikan Papa Paulus, “saya, almarhum suami, dan anak-anak sungguh merasakan kasih sayang Bapak Paulus dan Mama Esi (sebutan sayang untuk Mama Mooy) sebagai orang tua dekat kami.”

Kehangatan relasi yang dibangun Papa juga terpancar dan dirasakan di lingkungan kerjanya sebagai Pensiunan BI (mengabdikan diri sejak 1974—1997). Asnayati Lifu, Asisten Analis, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT pun mengatakan, “Opa Banase sudah tenang di surga, tapi sosok beliau patut menjadi panutan, sebagai seorang pensiunan BI, beliau sangat aktif dan hadir di semua kegiatan BI, di keluarga pun selalu hadir.. Suatu teladan yang patut kita contoh!”

Bahkan, Papa pun akrab dengan penjual kudapan (kue) asal Timor Tengah Selatan (TTS) yang sering menjajakan jualannya di seputar rumah tua di Jalan Nangka Kelurahan Oeba Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

“Papa, kami akan selalu merindukanmu!” bisikku dalam hati lalu meneteskan air mata sembari mendengarkan lagu “Manusia Kuat” dari Tulus di ruang kerja (ruangan saat terakhir saya memeluk erat dan menciuminya dengan penuh cinta), tempat kami membahas berbagai progres kerja dan karya di dunia jurnalistik.

Manusia Kuat

Kau bisa patahkan kakiku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Kau bisa lumpuhkan tanganku
Tapi tidak mimpi-mimpiku

Kau bisa merebut senyumku
Tapi sungguh tak akan lama
Kau bisa merobek hatiku
Tapi aku tahu obatnya

Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat ke Kumham NTT : Terima Kasih Kami Dapat Vaksin ‘Booster’

    Masyarakat ke Kumham NTT : Terima Kasih Kami Dapat Vaksin ‘Booster’

    • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kumham NTT) berupaya memberikan layanan vaksinasi Covid-19 kepada para pegawai, warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Selain itu, keluarga masyarakat umum dan keluarga pegawai Kumham NTT pun memperoleh kesempatan mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap ketiga atau […]

  • Jokowi Bersepeda di Kawasan Bebas Kendaraan Bermotor

    Jokowi Bersepeda di Kawasan Bebas Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Minggu, 12 Mei 2024 menjadi salah satu momen bagi warga Jakarta untuk menumbuhkan semangat hidup sehat dengan melakukan aktivitas di luar ruangan. Berolahraga bersama di kawasan bebas kendaraan bermotor di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga M.H Thamrin, Jakarta dapat menjadi opsi menumbuhkan semangat tersebut. Dalam suasana pagi yang cerah, ribuan warga Jakarta yang memadati kawasan […]

  • Mendagri Masih Mengkaji Dugaan Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga

    Mendagri Masih Mengkaji Dugaan Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian hingga kini masih mengkaji informasi dugaan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge. Hal itu diungkapkannya usai melakukan Rapat Terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 27 Desember 2019. “Saya sudah telepon Kapolda, Kabinda, untuk menanyakan kepada yang bersangkutan, mengundurkan diri betul apa […]

  • Sejarah Keuskupan Agung Kupang, dari Mgr. Monteiro hingga Mgr. Pakaenoni

    Sejarah Keuskupan Agung Kupang, dari Mgr. Monteiro hingga Mgr. Pakaenoni

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Loading

    Keuskupan Agung Kupang (KAK) sejak berdiri pada 13 April 1967 hingga tahun 2025 telah dipimpin 3 (tiga) uskup yakni mendiang Mgr. Gregorius Monteiro, Mgr. Petrus Turang dan Mgr. Hironimus Pakaenoni yang dilantik pada 9 Mei 2024.   Gereja awal di Timor Dari beberapa catatan sejarah, diketahui bahwa pada sekitar tahun 1512, dua orang misionaris Katolik […]

  • Yuk Ikut Sayembara Logo dan Mars Pesparani II 2020 ! Ini Detail Syaratnya

    Yuk Ikut Sayembara Logo dan Mars Pesparani II 2020 ! Ini Detail Syaratnya

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Nasional II tahun 2020 menghelat dan meluncurkan Sayembara Logo dan Mars Pesparani. Hal ini disampaikan dalam sesi konferensi pers pada Rabu, 12 Februari 2020 pukul 15.00 WITA—selesai di Aula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTT. Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua […]

  • Aksi Peduli Petugas Medis Hadapi Covid-19 ala Rotary Club Kupang Central

    Aksi Peduli Petugas Medis Hadapi Covid-19 ala Rotary Club Kupang Central

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Fenomena kelangkaan dan kebutuhan mendesak akan Alat Pelindung Diri (APD) di setiap fasilitas kesehatan, puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD, maupun Rumah Sakit Swasta; mendorong Organisasi Sosial Kemanusiaan, Rotary Club D3420, Rotary Club Kupang Central, yang merupakan klub sosial dan kemanusiaan; untuk membuat ratusan Alat Pelindung Diri (APD) Face Shield. Prakarsa […]

expand_less