Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Budi Arie Dilantik Jadi Menteri Kominfo Ganti Johnny Plate, Ini Profilnya

Budi Arie Dilantik Jadi Menteri Kominfo Ganti Johnny Plate, Ini Profilnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
  • visibility 165
  • comment 1 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi bakal mengambil sumpah dan melantik beberapa pejabat negara pada Senin, 17 Juli 2023. Satu di antara yang dilantik yakni Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menggantikan Johnny Plate yang tersandung kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo.

Posisi Johnny Plate bakal diisi oleh Budi Arie. Lantas, seperti apa sepak terjangnya hingga diberikan amanah sebagai Menkominfo? Berikut profil, pendidikan, hingga karier politiknya.

Dilansir dari Wikipedia, Budi Arie Setiadi (disebut juga dengan Budi Arie ataupun Muni; lahir 20 April 1969) adalah Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia sekaligus relawan, aktivis sosial, politikus, dan pengusaha. Ia dikenal sebagai pendiri dan Ketua Umum Projo, organisasi relawan darat pendukung Joko Widodo.

Budi Arie Setiadi memulai pendidikannya di SD Marsudirini Koja, Jakarta . Kemudian pendidikan lanjutan di SMP Marsudirini Koja Jakarta. Ia kemudian melanjutkan sekolah lanjutan atas di SMA Kolose Kanisius Jakarta pada tahun 1988. Selulus SMA, dia diterima di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI dan lulus pada tahun 1996. Budi Arie menyelesaikan studi paska sarjana di Managemen Pembangunan Sosial Universitas Indonesia, lulusan tahun 2006.

Aktivisme

Budi Arie Setiadi terkenal aktif di gerakan mahasiswa. Ia dipercaya memimpin gerakan mahasiswa sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM ) FISIP UI 1994 dan juga Presidium Senat Mahasiswa UI (1994/1995). Ia aktif mendirikan dan membina Forum Studi Mahasiswa (FSM) UI dan juga Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM ) UI. Ia juga aktif di bidang pers kemahasiswaan dengan menjadi Redpel Majalah Suara Mahasiswa UI pada tahun 1993—1994. Ia juga menjadi Ketua ILUNI UI Jakarta (1998-2001) dan mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI). Semasa gerakan reformasi mahasiswa UI pada tahun 1998, bersama aktivis mahasiswa dan alumni UI juga membidani lahirnya Keluarga Besar (KB) UI.

Saat reformasi bergejolak 1998, ia menginisiasi dan mendirikan surat kabar yang kritis, “BERGERAK” pada tahun 1998. Bersama wartawan Tempo yang baru saja dibredel, ia aktif mengelola mingguan Media Indonesia pada tahun 1994-1996. Selanjunya bersama beberapa seniornya ia ikut menjadi bagian awal dari berdirinya Mingguan Ekonomi Kontan. Budi menjadi jurnalis Kontan dari tahun 1996 hingga 2001.

Politik

Sebagai politikus, Budi Arie pernah menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta (2005-2010) dan juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Ia kemudian mendirikan PROJO, kelompok relawan darat terbesar pendukung Joko Widodo, sejak Agustus 2013. PROJO kemudian berjuang mengumpulkan aspirasi pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi, melawan arus pencapresan Megawati dengan wakil presiden Jokowi yang ramai saat itu dan akhirnya Jokowi berhasil menjadi Presiden Ketujuh Republik Indonesia.

Selain menjadi Ketua Umum PROJO, saat ini Budi Arie juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI.

Pencapresan Joko Widodo

Pada tahun 2013, menjelang proses Pilpres 2014, PDIP masih memiliki wacana untuk kembali mencalonkan Megawati, dengan beberapa pilihan Cawapres, antara lain Joko Widodo. Namun suara akar rumput lebih menginginkan adanya calon presiden baru dan dilakukannya proses penyegaran figur calon presiden.

Projo terlibat dalam mengumpulkan suara dari akar rumput untuk pencalonan Jokowi. Saat ini PROJO sudah berkembang dan hadir di seluruh Provinsi di Indonesia. Peran ini terulangi kembali dalam Pemilu 2019. Projo mendukung pendaftaran kembali Joko Widodo sebagai calon presiden 2019, tetapi beberapa kontroversi sempat merebak seputar pemilihan calon wakil presiden.

Setelah pertentangan mengenai siapa figur yang pantas, Jokowi akhirnya memilih Ma’ruf Amin. Projo menyatakan mendukung siapa pun calon pendamping yang dipilih Jokowi.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Idul Kurban PLN UIP Nusra Bagi Para Mustahik

      Idul Kurban PLN UIP Nusra Bagi Para Mustahik

      • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 143
      • 0Komentar

      Loading

      Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berbekal iuran seluruh pegawai serta kolaborasi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) menyambut Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, berbagi daging kurban kepada para mustahik di sekitar wilayah perusahaan yang dibalut dalam tema ‘Semangat Berkurban, Bukti Keikhlasan dan Pengorbanan yang Sempurna’. Pada Idul […]

    • Dinas Perikanan dan Kelautan NTT Budidaya Ikan Kakap Putih & Kerapu

      Dinas Perikanan dan Kelautan NTT Budidaya Ikan Kakap Putih & Kerapu

      • calendar_month Kam, 3 Sep 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 234
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Tanggal 5 September nanti, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur genap dua tahun menakhodai NTT. Program-program strategis keduanya khususnya di bidang kelautan dan perikanan diharapkan sudah menjangkau banyak masyarakat NTT dalam meningkatkan taraf kehidupan mereka,” urai Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Djelamu dalam sesi konferensi pers di ruang Media […]

    • Tak Harus Dipenjara, Mulai 2026 Pelanggar Hukum Kena Pidana Kerja Sosial

      Tak Harus Dipenjara, Mulai 2026 Pelanggar Hukum Kena Pidana Kerja Sosial

      • calendar_month Rab, 31 Des 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 337
      • 0Komentar

      Loading

      Pidana kerja sosial merupakan bagian dari implementasi KUHP baru Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mulai berlaku pada 2026. Jenis hukuman ini akan diterapkan untuk pelanggaran ringan dengan ancaman pidana di bawah lima tahun.   Jakarta | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan hukuman pidana kerja sosial akan mulai diterapkan setelah KUHP dan KUHAP […]

    • Kapolri Idham Azis : Tindak Tegas Siapa pun Pelanggar Ketertiban Umum

      Kapolri Idham Azis : Tindak Tegas Siapa pun Pelanggar Ketertiban Umum

      • calendar_month Kam, 3 Des 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 123
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya pengadangan terhadap aparat kepolisian oleh Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, […]

    • SMPTK Manekat Se’i Resmi Beroperasi, Kantongi SK Kemenag NTT

      SMPTK Manekat Se’i Resmi Beroperasi, Kantongi SK Kemenag NTT

      • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
      • account_circle Daud Nubatonis
      • visibility 578
      • 0Komentar

      Loading

      Diterbitkannya SK, maka SMPTK Manekat Se’i resmi memiliki legitimasi menyelenggarakan pendidikan, membina peserta didik, dan menjalankan proses pembelajaran sesuai kurikulum Pendidikan Keagamaan Kristen.   SoE | Kepala Bidang (Kabid), Bimbingan Masyarakat(Bimas) Kristen Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyerahkan SK Izin Penyelenggaraan SMPTK Manekat Se’i. Di aula Kantor Kementerian Agama TTS, pada […]

    • Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

      Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

      • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 163
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung RI). “Tingginya tingkat kepercayaan publik atas kinerja Kejagung membuktikan keseriusan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam menahkodai lembaga tersebut,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail pada Jumat,19 April 2024. Yakub juga menilai banyak deretan prestasi yang telah […]

    expand_less