Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Fase Struktur Baja Beton, SUTT PLN Siap Perkuat Sistem Labuan Bajo

Fase Struktur Baja Beton, SUTT PLN Siap Perkuat Sistem Labuan Bajo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Loading

Labuan Bajo, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara melalui Unit Pelaksana Proyek Nusa Tenggara 2 sedang melakukan akselerasi proses pembangunan jalur transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 70 kV gardu induk Labuan Bajo – pembangkit listrik mesin gas (PLTMG Flores).

Jalur yang terbentang dari Desa Golobilas, Kecamatan Komodo sampai dengan Desa Tanjung Boleng Kecamatan Boleng saat ini memasuki tahap erection tower atau pemasangan struktur baja menara tower dengan total progres pekerjaan menyeluruh sebesar 33%.

Harnandi Adhityo, Manager Unit Pelaksanaan Proyek Nusa Tenggara 2 (Nusra 2) mengatakan bahwa memasuki September 2023, seluruh tim sedang bergerak secara paralel, mulai dari tim civil work, mechanical, maupun tim komunikasi sosial.

“Kami di target pada pertengahan tahun depan, sistem transmisi ini sudah dapat beroperasi dan memperkuat tol listrik flores untuk memberikan keandalan kepada pelanggan khususnya kawasan destinasi Labuan Bajo” ungkapnya.

Lebih lanjut pria yang biasa di sapa Nandi tersebut menuturkan, tantangan teknis pembangunan SUTT yang berjumlah 42 tapak tower dengan panjang saluran 26,14 kms (kilometer sirkit) itu terletak pada bentang geografis dan struktur tanah yang berbatu, sehingga memerlukan pendekatan khusus dan usaha ekstra supaya progres pekerjaan tetap berjalan sesuai perencanaan.

Tidak hanya soal teknis, Nandi juga membeberkan pentingnya pendekatan sosial budaya kepada masyarakat yang berada di ring 1 pembangunan, karena menurut dia, pembangunan infrastruktur kelistrikan ini harus berwawasan lingkungan dan menciptakan asas manfaat kepada segenap pihak, dimulai dari proses konstruksinya sendiri bahkan sampai tahap operasionalnya nanti.

“Kami tetap berusaha menggandeng resource lokal, tentunya yang memenuhi persyaratan secara teknis, mengingat pekerjaan yang kita lakukan memiliki standar nasional bahkan internasional” sambungnya.

Untuk proses nonteknis, saat ini, PLN sedang merampungkan beberapa tahapan penting, di antaranya menyelesaikan proses pengurusan izin penggunaan kawasan hutan, proses inventarisasi dan identifikasi kompensasi jalur/right of way (ROW), sebelum melaksanakan tarikan kabel.

“Terdapat beberapa titik tapak tower yang memang memasuki area kehutanan, dan sampai dengan saat ini tim sedang berproses di kementerian untuk mendapatkan izin penggunaan dan pengelolaannya, sejauh ini hal tersebut masih sesuai mitigasi yang kami lakukan” sambung Nandi.

Guna menyukseskan agenda nasional tersebut, pihak PLN membangun kolaborasi dengan segenap stakeholder terkait, untuk menciptakan asas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan, terutama dengan aparat penegak hukum, baik dari kejaksaan negeri, kepolisian Manggarai Barat, dan tentunya pemerintah daerah di setiap level.

“Intinya kami masih optimis progres menyelesaikan amanat pemerintah,” ucap Abdul Nahwan.

Pembangunan infrastruktur ini akan memperkuat kelistrikan di Labuan Bajo yang merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia.

Abdul Nahwan mengatakan PT PLN (Persero) telah berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi, dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

“Kita berharap ini bisa selesai tepat waktu. Salah satu visi kita mengerjakan proyek adalah tepat waktu, mutu, biaya, dan berkualitas,” kata Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa RUU Perampasan Aset Hasil Korupsi Belum Disahkan?

    Kenapa RUU Perampasan Aset Hasil Korupsi Belum Disahkan?

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Dokumen RUU Perampasan Aset. Draftnya beredar ke mana-mana, sampai emak-emak arisan pun lebih paham pasal perampasan dibanding harga cabe rawit. Ini semua dipicu ultimatum mahasiswa yang gagah perkasa, mengibarkan spanduk di Senayan, memberi DPR tenggat 30 hari untuk mengesahkan. Hari ini, jam pasir sudah menetes seminggu, dan para wakil rakyat masih sibuk berdebat, mungkin tentang […]

  • Komodo Dijual Ke Luar Negeri, Ini Sikap Tegas Pemprov NTT

    Komodo Dijual Ke Luar Negeri, Ini Sikap Tegas Pemprov NTT

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Komodo atau juga disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies biawak besar yang hanya terdapat di Pulau Komodo dan Pulau Rinca di Provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia. Komodo telah ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia dan habitatnya dipelihara dan dilindungi di Taman Nasional Komodo (TNK) Namun pada Rabu/27 Maret […]

  • Mendagri Terbitkan Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Prokes

    Mendagri Terbitkan Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Prokes

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Guna memperkuat penegakan protokol kesehatan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk Pengendalian Covid-19. Dalam instruksinya, Mendagri juga mengingatkan sanksi bagi kepala daerah yang mengabaikan kewajibannya sebagai kepala daerah. Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal, […]

  • Curi Ternak, 4 Napi Asal NTT Dipindahkan ke Nusakambangan

    Curi Ternak, 4 Napi Asal NTT Dipindahkan ke Nusakambangan

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Nusakambangan, Garda Indonesia | 4 (empat) narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dijatuhkan hukuman karena melakukan tindak pidana pencurian ternak asal Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah pada Minggu, 15 Mei 2022. Pemindahan WBP ini berdasarkan perintah Gubernur Nusa Tenggara Timur, […]

  • Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Pertumbuhan wisata selancar dan pembangunan di daerah pesisir Sumba Barat diharapkan dapat diimbangi dengan upaya pelestarian ekosistem sekitar agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai leluhur. Waikabubak | Puluhan anak muda dari 4 (empat) desa pesisir di Kecamatan Laboya Barat, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Pantai Kerewei dan Pantai Watu Bela, Desa Patiala […]

  • Bemo Digital Kota Kupang Bayar Pakai QRIS

    Bemo Digital Kota Kupang Bayar Pakai QRIS

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Bemo, angkutan umum khas Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini telah dilengkapi alat pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) alat pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. Upaya ini guna mendukung digitalisasi daerah melalui inisiasi Pemkot Kupang bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT dan Bank […]

expand_less