Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ayodhia Kalake: Saya Sangat Cinta Tenun NTT

Ayodhia Kalake: Saya Sangat Cinta Tenun NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki lebih kurang 800 (delapan ratus) motif tenun (data Dekranasda Provinsi NTT) yang tersebar di wilayah Timor, Flores, Sumba, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua. Ratusan ragam motif tenun yang kaya makna dan warna tersebut sayangnya belum semua mendapatkan perlindungan hukum berupa indikasi geografis (IG) dari Dirjen Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dari 800-an motif tenun Nusa Tenggara Timur hanya 4 (empat) yang telah memperoleh perlindungan indikasi geografis yakni tenun ikat Sikka (Flores), tenun ikat Ngada (Flores), tenun songket Alor, dan tenun ikat Alor, selebihnya sementara diupayakan pemerintah daerah kabupaten dan kota yang mendorong agar memperoleh perlindungan dari Dirjen Kekayaan Intelektual.

Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake berbalut busana tenun ikat Pahikung Sumba Timur karya Padu Padan Tenun saat menghadiri perhelatan Istana Berbatik 2023. Foto : tim Biro APim Setda NTT

Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake pun menyatakan kecintaannya kepada tenun NTT. Pada sesi sesi jumpa pers dan media gathering dengan media massa bertema penanganan stunting, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem, inflasi serta Pemilu 2024 di Nusa Tenggara Timur pada Senin, 22 Januari 2024; menyampaikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengenakan busana tenun NTT saat berpidato di Majelis Umum PBB.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua. Dan beliau (Menlu Retno Marsudi, red) berpesan agar tetap memberikan perhatian kepada tenun tradisional dan mengaktifkan Dekranasda di provinsi dan daerah,” ungkapnya.

Kepada media ini, Ayodhia Kalake juga mengungkapkan dirinya memiliki banyak koleksi di rumah dan setiap hari kecuali sesuai SK Mendagri, dirinya selalu mengenakan busana tenun NTT.

Ayodhia juga menyampaikan kekaguman terhadap tenun NTT saat memimpin upacara HUT Ke-65 NTT pada Rabu pagi, 20 Desember 2023, melihat langsung keragaman tenun NTT.

“Saya merasa terharu dan merinding saat melihat begitu tingginya value atau nilai adat di kain tenun NTT yang direfleksikan dengan motif tenun,” ucap Ayodhia Kalake.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para pemuka dari berbagai agama sepakat dalam masa wabah COVID-19 ini mengimbau umatnya agar menghindari kerumunan, termasuk dalam beribadah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyakit tersebut. “Hindari kerumunan sekali pun itu atas nama ibadah,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers di Kantor Badan […]

  • Pikiran Positif untuk Kesehatan Fisik dan Mental

    Pikiran Positif untuk Kesehatan Fisik dan Mental

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Saat Anda terbiasa berpikir positif, maka akan lebih fokus untuk melihat kebaikan dalam situasi apa pun. Namun, hal ini bukan berarti Anda meremehkan masalah yang ada. Sebaliknya, pikiran positif justru membuat Anda lebih bersemangat menghadapi masalah tersebut karena percaya akan memperoleh hasil yang terbaik. Orang yang memiliki pikiran positif biasanya mampu bersikap lebih baik dan bijak dalam […]

  • SIAGA Bakal Bikin Industri Ikan di Baranusa Alor

    SIAGA Bakal Bikin Industri Ikan di Baranusa Alor

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Alor | Desa Baranusa merupakan desa di kecamatan Pantar Barat, kabupaten Alor, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagian besar masyarakatnya Baranusa bermata pencaharian sebagai nelayan. Hasil laut di daerah ini pun cukup melimpah, namun belum bisa kelola secara optimal. Melihat potensi di bidang perikanan cukup menjanjikan, calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi terpanggil untuk mengembangkan […]

  • Bukan Pengambilalihan! KUB Bank NTT dengan Bank DKI

    Bukan Pengambilalihan! KUB Bank NTT dengan Bank DKI

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terus berproses melakukan upaya pemenuhan modal inti minimum dan salah satu strategi berupa pembentukan kelompok usaha bank (KUB). Strategi KUB ini telah disampaikan dalam rencana bisnis bank (RBB) sejak tahun buku 2023 yang telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemegang […]

  • Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Bangun Bangsa

    Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Bangun Bangsa

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Manado-Sulut, Garda Indonesia | Gelaran pesta demokrasi lima tahunan untuk memilih presiden dan wakil presiden (pilpres) tahun 2019 telah berakhir. Untuk itu, Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutannya dalam acara penyerahan sertifikat hak atas tanah […]

  • Manajemen RSUD Gabriel Manek Sesalkan Sikap Arogansi PMKRI Belu

    Manajemen RSUD Gabriel Manek Sesalkan Sikap Arogansi PMKRI Belu

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Kami, rumah sakit siap menerima keluhan apa pun dari pelanggan yang menerima pelayanan. Tapi, kita harus datang dengan sopan, baik – baik, tidak usah nada tinggi untuk menyelesaikan persoalan. Apalagi, ini ‘kan bawa nama organisasi (PMKRI,red.), alangkah baiknya bersurat,” ungkap Direktris Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua, […]

expand_less