Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Revitalisasi Bahasa Dawan bagi Generasi Muda di Pulau Timor

Revitalisasi Bahasa Dawan bagi Generasi Muda di Pulau Timor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur menghelat bimbingan teknis guru utama revitalisasi bahasa daerah (bahasa Dawan) pada tanggal 18—21 Maret 2024 di SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini merupakan tahapan ketiga dalam pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah di Provinsi NTT Tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 70 guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara.

Bimbingan teknis guru utama ini merupakan upaya untuk menekan laju kepunahan bahasa Dawan. Laju globalisasi yang makin pesat dan migrasi penduduk karena adanya fenomena perubahan iklim. Selain itu, sikap bahasa para penutur yang semakin menurun terutama di antara para penutur muda. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya nyata dalam pelindungan bahasa daerah oleh pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan bimbingan teknis guru utama revitalisasi bahasa daerah (bahasa Dawan) tahun 2024 dibuka oleh Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si. Dalam sambutannya, Seperius menyampaikan bahwa generasi muda adalah sasaran potensial untuk melestarikan bahasa daerah.

“Mereka (penutur muda) memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap eksistensi bahasa daerah termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif agar generasi muda tertarik belajar bahasa daerahnya sendiri,” ungkapnya.

Seperius juga menyampaikan pengenalan bahasa daerah harus ditanamkan kepada generasi muda agar kelestarian bahasa daerah tetap terjaga. Nilai-nilai bahasa merupakan aset pariwisata dalam tataran regional harus dijaga dan dilestarikan karena nilai-nilai bahasa menjadi ciri khas atau pembeda dengan daerah lain.

“Harapan saya agar kegiatan seperti ini (bimbingan teknis guru utama revitalisasi bahasa daerah) dapat terus digelar secara berkesinambungan, disertai evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik kegiatan,” tandas Seperius.

Ketua Tim Administrasi Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Irwan Alfreed Pellondou, mewakili Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan sejak tahun 2022 revitalisasi bahasa daerah telah dilaksanakan pada 7 bahasa sasaran, yaitu bahasa Dawan, Kambera, Manggarai, Rote, Abui, Adang, dan Kabola.

“Capaian sejak 2022 adalah 524 guru terbina dan 71.697 orang terimbas pelaksanaan RBD di Provinsi NTT yang terdiri dari guru, siswa, lembaga pemerintah, pegiat sastra/budayawan/seniman, dan Masyarakat umum,” sebutnya.

Irwan pun menekankan peserta kegiatan diharapkan dapat melaporkan hasil kegiatan dan rencana tindak lanjut ke kepala sekolah dan berkolaborasi dengan guru-guru di sekolah dalam implementasi pembelajaran bahasa Dawan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Musa Benu, S.H.. hadir dalam kegiatan ini dan menyampaikan materi bahasa daerah sebagai dasar pembelajaran muatan lokal di sekolah serta strategi implementasinya di Kabupaten TTS.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan 3 (tiga) narasumber yang memberikan penguatan dan penyegaran terkait materi-materi ajar revitalisasi bahasa daerah, seperti menulis cerpen, mendongeng, berpidato, natoni atau takanap, bonet, dan komedi tunggal. Tiga narasumber ini adalah Marten Luther Tlonaen, Margarita D. I Ottu, S.Pd., M.Pd.K., dan Dr. David Natun, S.Pd., M.Pd..

Setelah tahapan bimtek selesai, para guru akan kembali ke sekolah masing-masing untuk melaksanakan pengimbasan pembelajaran bahasa daerah kepada rekan-rekan guru dan terutama pembelajaran kepada siswa sebagai tunas muda bahasa Dawan.(*)

Sumber (*/Veva/KBPNTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum para korban perusakan enam rumah di Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Nahak, S.H. mempertanyakan perkembangan proses hukum terhadap para pelaku. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/07/kuasa-hukum-minta-polisi-segera-tahan-pelaku-perusakan-enam-rumah-di-belu/ “Saya pertanyakan perkembangan perkara tindak pidana perusakan rumah di Bakustulama,” ungkap Sil Nahak, demikian […]

  • Tempa Karakter Seni Siswa, SMPN 2 SoE Teken MoU dengan YASPENSI

    Tempa Karakter Seni Siswa, SMPN 2 SoE Teken MoU dengan YASPENSI

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Guna meningkatkan bakat dan minat para peserta didik, terutama dalam pembentukan karakter melalui pendidikan seni, SMP Negeri 2 SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI), pada Sabtu siang, 12 Februari 2022 di ruang Kepala SMP Negeri […]

  • Kerja sama Pemkab Simeulue, Unicef & PKBI Helat Pelatihan Pengasuhan/ToT

    Kerja sama Pemkab Simeulue, Unicef & PKBI Helat Pelatihan Pengasuhan/ToT

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Training of Trainer Pengasuhan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pelatih tingkat Kabupaten Simeulue untuk melanjutkan pelatihan modul BKB konteks Aceh di level kecamatan dan desa. Simeuleu, Garda Indonesia | Kesejahteraan dan perlindungan anak secara erat berhubungan dengan tingkat kemampuan pengasuhan orang tua, dengan demikian investasi terhadap semua orang tua, pengasuh, dan keluarga dilengkapi dengan dukungan peningkatan […]

  • Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Olah Marungga Jadi Kudapan Lezat & Bergizi

    Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Olah Marungga Jadi Kudapan Lezat & Bergizi

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beragam olahan kudapan, makanan, dan minuman yang memakai marungga atau kelor sebagai bahan utama yang lezat, bergizi dan kaya manfaat terus dikembangkan oleh masyarakat termasuk Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Beragam kudapan, makanan, dan minuman serba marungga atau kelor disajikan di stand Prodi Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang, Rabu, 23 April 2019 […]

  • PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminimalisir dan mencegah stunting atau anak kerdil terus dilakukan melalui berbagai program. Upaya tersebut didukung oleh Tim Penggerak PKK NTT dengan melakukan kerja kolaboratif mencegah stunting Stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak […]

  • Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), personel Kompi Kavaleri Komodo Kesatria Anuraga (Kikav KKA) memanen padi bersama masyarakat di Desa Derok Faturene, Kecamatan  Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 18 Mei 2022. “Hal ini merupakan salah satu […]

expand_less