Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Waisak di Kota Kupang, Umat Buddha Ambil ‘Tirta’ di Baumata

Waisak di Kota Kupang, Umat Buddha Ambil ‘Tirta’ di Baumata

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 15 Mei 2024
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Hari Raya Waisak 2568 BE/2024 jatuh pada tanggal 23 Mei. Beragam aktivitas pun dihelat oleh umat Budha di Indonesia, termasuk di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia) Provinsi NTT, Indra Effendy, S.E. menguraikan rentetan seremoni perayaan Waisak 2024 dengan melakukan karya bakti tabur bunga dan ziarah di taman makam pahlawan (TMP) Dharma Loka Kupang.

Kemudian, imbuh Indra, pada Rabu, 22 Mei dilakukan pengambilan Tirta atau air suci di Baumata untuk dipergunakan dalam ritual kebaktian Waisak pada Kamis, 23 Mei. Kebaktian akan dilakukan pada malam hari menjelang detik-detik Waisak 2568 BE/2024 yang jatuh pada pukul 20.52.42 WITA. Dan puncak acara Dharmasanti Waisak pada Senin, 27 Mei 2024.

Perlu diketahui, Permabudhi merupakan forum komunikasi umat Buddha yang terdiri dari berbagai Mazhab dan aliran Agama Budha yang ada di Indonesia. Permabudhi layaknya seperti MUI terdapat NU dan Muhammadiyah atau PGI yang menaungi denominasi Kristen dan menurut data Dukcapil, pemeluk agama Buddha di Kota Kupang  terdapat lebih dari 200 jiwa.

Tirta atau Air Suci dari Baumata

Setiap perayaan Waisak, umat Buddha Kota Kupang selalu berupaya mengambil Tirta dari sumber mata air bersih dan tak terlalu jauh dari Kota Kupang. Menurut Indra Effendy, pengambilan Tirta di mata air Baumata dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

“Vihara (tempat persembahyangan umat Buddha, red) mulai dipergunakan sekitar tahun 2021 waktu Covid-19. Jadi, sejak itu kami melakukan ritual pengambilan Tirta di Baumata. Sebelumnya, belum pernah dilakukan,” ungkap Indra Effendy.

Dilansir dari Republika, terdapat sebuah mata air di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Mata air Baumata terdapat di dalam gua yang dahulunya merupakan gua persembunyian tentara Jepang. Mata air Baumata mengairi berhektar-hektar sawah dan ribuan rumah penduduk yang ada di empat desa.

Bagi masyarakat setempat, gua Jepang tersebut adalah tempat yang dikeramatkan. Menurut penuturan seorang warga bernama Eva Tanof, setiap tahun pada bulan Mei, warga dari 4 (empat) desa mengadakan ritual potong sapi di gua.

Ritual ini dinamakan ansimo oel atau adat menerima air.

Ribuan masyarakat berkumpul di sekitar gua untuk memotong sapi dan memasaknya. Hasil olahan sapi wajib dimakan dan dihabiskan di tempat itu juga. Tidak ada yang berani melanggar ritual karena bagi warga setempat, gua dan sumber mata air itu sangat dihormati.

Bagi penduduk lokal, ansimo oel merupakan salah satu cara menghormati alam dan leluhur agar mata air selalu terpelihara dan air senantiasa mengalir.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Jangkau Pulau Terluar NTT

    Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Jangkau Pulau Terluar NTT

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi keenam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di tahun 2025. Kegiatan ini dihelat pada tanggal 13—19 Juni 2025 dengan tujuan 5 (lima) lokasi 3T, yaitu: Pulau Pamana, Riung (Pulau Flores), Pulau Palue, Waiwerang (Pulau Adonara), dan Lamalera (Pulau Lembata).   Kupang | Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan […]

  • Menteri PPPA Dukung PN Mojokerto Beri Hukuman Pidana Kebiri Bagi Predator Anak

    Menteri PPPA Dukung PN Mojokerto Beri Hukuman Pidana Kebiri Bagi Predator Anak

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menanggapi putusan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto yang menjatuhkan hukuman pidana kebiri bagi Muh. Aris bin Syukur (20) terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap 9 orang anak sejak 2015 di Mojokerto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendukung keputusan majelis Hakim. “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen […]

  • Tabrak Tumpukan Agregat, Seorang Remaja di Belu Jatuh Terjeblok di Drainase

    Tabrak Tumpukan Agregat, Seorang Remaja di Belu Jatuh Terjeblok di Drainase

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Seorang remaja bersepeda motor plat merah dengan nomor polisi DH 2003 WU jatuh terjeblok di dalam drainase, setelah menabrak tumpukan agregat di Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, pada Rabu, 11 Desember 2019 pukul 20.30 WITA. Disaksikan Garda Indonesia, di tempat Kejadian Perkara (TKP), sepeda motor itu ditumpangi dua […]

  • Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kepala Rumah Detensi (Rudenim) Kupang, Heksa Asik Soepriadi didampingi Kasie Keamanan dan Ketertiban Melsy I. Y. Fanggi, Kasie Registrasi Administrasi dan Pelaporan, I Putu Sukarna Antara, Kasubsi Keamanan Melky Ballo, dan Kasubsi Ketertiban Dominggus Koreh; mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang guna menjalin silaturahmi dan membangun sinergitas dengan stakeholder terkait dalam penanganan […]

  • Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

    Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

    • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa petang, 8 Februari 2022. Akibatnya, puluhan rumah warga tergenang banjir di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat dan Raimanuk. Informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia pada Selasa malam, menyebutkan bahwa dampak buruk hujan deras tersebut, selain menggenangi rumah […]

  • Semarak Lomba Songsong HUT Ke-77 RI di SMA PGRI Mnelalete TTS

    Semarak Lomba Songsong HUT Ke-77 RI di SMA PGRI Mnelalete TTS

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Mnelalete Soe, Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, melaksanakan berbagai kegiatan lomba yakni lomba pasukan baris berbaris (PBB), tarian kreasi dan fashion show antarkelas X, XI dan XII dalam menyongsong HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2022, di halaman SMA PGRI Mnelalete pada Senin, […]

expand_less