Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

“Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen merangkul dan mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dari segi kualitas produk sampai marketing di dunia digital. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemandirian dan kecakapan sejumlah UMKM di daerah untuk dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Sepanjang tahun 2023—2024, program PLN Peduli PLN UIP Nusra telah menyasar UMKM di wilayah Nusa Tenggara dengan jumlah binaan mencapai 11 UMKM, sejumlah UMKM binaan mengaku mengalami progres mulai dari jumlah produksi hingga peningkatan omzet pendapatan.

Berbagai faktor ini mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dengan meningkatkan kualitas produk atau layanan, produktivitas dan efisiensi operasional, mengembangkan strategi pemasaran, membangun merek yang kuat, dan meningkatkan pangsa pasar.

Salah satu UMKM binaan PLN UIP Nusra, Abon Ikan Inaq Almah, sepanjang 2023, telah meraup omzet hingga Rp35 juta. Sementara di semester pertama 2024 ini, UMKM yang dijalankan oleh Kelompok Nelayan Tunas Harapan ini sudah mengantongi hingga belasan juta rupiah.

Peningkatan angka pemasukan dari tahun ke tahun ini diakui Ketua Koperasi Nelayan Tunas Harapan, Minal Aidil, tak lepas dari pendampingan dan sejumlah program pelatihan yang diinisiasi oleh PLN UIP Nusra. Melalui PLN Peduli, Minal Aidil memeroleh program pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Di samping itu, melalui pelatihan digital marketing yang dibimbing langsung oleh praktisi yang diadakan oleh PT PLN (Persero) UIP Nusra beberapa hari lalu, ia mengaku semakin tercerahkan dalam merancang strategi menggaet sejumlah pelanggan dari platform digital.

“Kami coba menjualkan produk sambal dan abon ikan ini di media online. Kita kasih promo supaya pelanggan lebih tertarik,” ucap Minal Aidil.

Saat ini, produk UMKM Abon Ikan Inaq Almah tak hanya menjajal toko dan pusat oleh-oleh lokal namun telah menjelajah ke berbagai provinsi di luar NTB. Minal Aidil bersama UMKM yang ia pimpin juga telah berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat sekitar, baik dalam proses pembuatan produk maupun pengantaran pesanan.

“Kalau keuntungan yang diperoleh melebihi target, kami sumbangkan sebagian pendapatan untuk warga di kampung nelayan, khususnya mereka yang berusia senja,” kata Minal Aidil.

UMKM binaan lainnya dari Kelompok Tani Budidaya Madu Trigona Alam Makmur di Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari, juga menuturkan hal serupa. Ketua kelompok UMKM, Arsan Hadi, mengungkapkan UMKM yang ia kepalai mengalami pertumbuhan pendapatan secara drastis.

“Di tahun ini ada peningkatan penjualan. Kalau tahun kemarin kan itu sekitar 20 juta, sekarang alhamdulillah omzetnya bisa sampai kurang lebih 3 juta per bulannya,” ungkap Arsan Hadi.

Arsan Hadi dan kelompoknya juga mulai gencar menyasar konsumen online melalui konten video promosi yang ia sebarkan ke sejumlah platform, seperti Facebook, Instagram, dan TikTok.

“Kita ada inovasi produk juga, rencananya kami mau produksi sabun propolis untuk mengurangi limbah produksi,” ucap Arsan Hadi.

Sementara itu, pemilik UMKM binaan lain, Ridho Badri Aslam, melalui program PLN Peduli mengaku UMKM Kerupuk Telur Asin Mutiara Lombok miliknya kini telah melengkapi fasilitas produksi yang diperlukan, mulai dari mesin pengiris kerupuk, mesin pengemas, freezer pembeku adonan, hingga bahan produksi kemasan.

“Saat ini dalam sekali produksi dapat menghasilkan 100 kg kerupuk dengan potensi penjualan senilai Rp 10 Juta,” kata Ridho.

PLN UIP Nusra terus aktif merangkul dan membimbing sejumlah UMKM binaan yang mencakup wilayah Nusa Tenggara untuk memenuhi kriteria UMKM naik kelas, yakni kenaikan omzet dan aset UMKM, sebagaimana diklasifikasikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Pada tahun 2024, sejumlah UMKM binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah naik kelas, di antaranya Abon Ikan Inaq Almah dan Sambal Khas Lombok, Telur Asin Bu Dewi, bubuk, kopi, dan ekstrak jahe merah Putri Mandalika, serta Madu Trigona Alam Makmur.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan mengatakan bahwa salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra adalah mendorong kemampuan UMKM untuk dapat bersaing secara luas dan berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

Salah satu UMKM binaan PLN UIP Nusra. Foto : tim PLN

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

    UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

    • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Sekitar 437.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyerap hampir 78 persen atau sebesar 1,5 juta tenaga kerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 64,7 persen (sesuai data BPS). Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan […]

  • Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi, Gubernur 2 NTT menegaskan pengalokasian Dana Desa (DD) bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan harus dikelola secara optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. “Garda terdepan dari republik ini adalah desa. Ada adagium lama yakni desa makmur,negara kaya. Sebaliknya desa melarat, negara bingung,” kata Josef Nae Soi saat membuka dan […]

  • PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.   Kupang | Guna memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama […]

  • Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Anda sudah pernah mengunjungi Pulau Sumba? Pulau yang terkenal dengan sebutan Tana Humba, memiliki luas wilayah sekitar 11.006 km2 dan dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia (The best beautiful island in the world) versi Majalah Focus terbitan Jerman tersebut memiliki beragam kekayaan budaya, adat istiadat, keindahan alam, dan karya tenun ikat […]

  • Vaksin Produksi Bio Farma, Presiden: Indonesia Mampu Produksi Vaksin Sendiri

    Vaksin Produksi Bio Farma, Presiden: Indonesia Mampu Produksi Vaksin Sendiri

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Kota Bandung pada Selasa, 11 Agustus 2020, meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma. Kemampuan Bio Farma sebagai perusahaan produsen vaksin telah diakui dunia di mana produk-produknya telah menjangkau lebih dari 140 negara di dunia. “Saya ingin melihat […]

  • Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

    Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 217
    • 1Komentar

    Loading

    Ketua PKM FKM dan Faperta Undana, Prof. Intje Picauly menyampaikan bahwa Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut merupakan lokasi yang mempunyai 28 anak balita terukur mengalami stunting atau tinggi badan tidak proporsional.   Rote Ndao | Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting pada wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT) menurun […]

expand_less