Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

“Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen merangkul dan mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dari segi kualitas produk sampai marketing di dunia digital. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemandirian dan kecakapan sejumlah UMKM di daerah untuk dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Sepanjang tahun 2023—2024, program PLN Peduli PLN UIP Nusra telah menyasar UMKM di wilayah Nusa Tenggara dengan jumlah binaan mencapai 11 UMKM, sejumlah UMKM binaan mengaku mengalami progres mulai dari jumlah produksi hingga peningkatan omzet pendapatan.

Berbagai faktor ini mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dengan meningkatkan kualitas produk atau layanan, produktivitas dan efisiensi operasional, mengembangkan strategi pemasaran, membangun merek yang kuat, dan meningkatkan pangsa pasar.

Salah satu UMKM binaan PLN UIP Nusra, Abon Ikan Inaq Almah, sepanjang 2023, telah meraup omzet hingga Rp35 juta. Sementara di semester pertama 2024 ini, UMKM yang dijalankan oleh Kelompok Nelayan Tunas Harapan ini sudah mengantongi hingga belasan juta rupiah.

Peningkatan angka pemasukan dari tahun ke tahun ini diakui Ketua Koperasi Nelayan Tunas Harapan, Minal Aidil, tak lepas dari pendampingan dan sejumlah program pelatihan yang diinisiasi oleh PLN UIP Nusra. Melalui PLN Peduli, Minal Aidil memeroleh program pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Di samping itu, melalui pelatihan digital marketing yang dibimbing langsung oleh praktisi yang diadakan oleh PT PLN (Persero) UIP Nusra beberapa hari lalu, ia mengaku semakin tercerahkan dalam merancang strategi menggaet sejumlah pelanggan dari platform digital.

“Kami coba menjualkan produk sambal dan abon ikan ini di media online. Kita kasih promo supaya pelanggan lebih tertarik,” ucap Minal Aidil.

Saat ini, produk UMKM Abon Ikan Inaq Almah tak hanya menjajal toko dan pusat oleh-oleh lokal namun telah menjelajah ke berbagai provinsi di luar NTB. Minal Aidil bersama UMKM yang ia pimpin juga telah berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat sekitar, baik dalam proses pembuatan produk maupun pengantaran pesanan.

“Kalau keuntungan yang diperoleh melebihi target, kami sumbangkan sebagian pendapatan untuk warga di kampung nelayan, khususnya mereka yang berusia senja,” kata Minal Aidil.

UMKM binaan lainnya dari Kelompok Tani Budidaya Madu Trigona Alam Makmur di Desa Gelangsar, Kecamatan Gunungsari, juga menuturkan hal serupa. Ketua kelompok UMKM, Arsan Hadi, mengungkapkan UMKM yang ia kepalai mengalami pertumbuhan pendapatan secara drastis.

“Di tahun ini ada peningkatan penjualan. Kalau tahun kemarin kan itu sekitar 20 juta, sekarang alhamdulillah omzetnya bisa sampai kurang lebih 3 juta per bulannya,” ungkap Arsan Hadi.

Arsan Hadi dan kelompoknya juga mulai gencar menyasar konsumen online melalui konten video promosi yang ia sebarkan ke sejumlah platform, seperti Facebook, Instagram, dan TikTok.

“Kita ada inovasi produk juga, rencananya kami mau produksi sabun propolis untuk mengurangi limbah produksi,” ucap Arsan Hadi.

Sementara itu, pemilik UMKM binaan lain, Ridho Badri Aslam, melalui program PLN Peduli mengaku UMKM Kerupuk Telur Asin Mutiara Lombok miliknya kini telah melengkapi fasilitas produksi yang diperlukan, mulai dari mesin pengiris kerupuk, mesin pengemas, freezer pembeku adonan, hingga bahan produksi kemasan.

“Saat ini dalam sekali produksi dapat menghasilkan 100 kg kerupuk dengan potensi penjualan senilai Rp 10 Juta,” kata Ridho.

PLN UIP Nusra terus aktif merangkul dan membimbing sejumlah UMKM binaan yang mencakup wilayah Nusa Tenggara untuk memenuhi kriteria UMKM naik kelas, yakni kenaikan omzet dan aset UMKM, sebagaimana diklasifikasikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Pada tahun 2024, sejumlah UMKM binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah naik kelas, di antaranya Abon Ikan Inaq Almah dan Sambal Khas Lombok, Telur Asin Bu Dewi, bubuk, kopi, dan ekstrak jahe merah Putri Mandalika, serta Madu Trigona Alam Makmur.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan mengatakan bahwa salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UIP Nusra adalah mendorong kemampuan UMKM untuk dapat bersaing secara luas dan berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

Salah satu UMKM binaan PLN UIP Nusra. Foto : tim PLN

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Positif Covid-19 dari Kota Kupang Hasil Transmisi Lokal, Total 76 Kasus di NTT

    3 Positif Covid-19 dari Kota Kupang Hasil Transmisi Lokal, Total 76 Kasus di NTT

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Selasa siang, 19 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, menyampaikan perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan penyampaian Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. “Hari ini bertambah 5 kasus Positif Covid-19 […]

  • Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

    Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia Kalake mengakhiri masa jabatannya pada 5 September 2024. Sebelumnya, Ayodhia dilantik oleh Mendagri, Tito Karnavian pada 5 September 2023 di Jakarta. Ayodhia Kalake mendapat penugasan baru. Ia menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada. Ayodhia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap masyarakat NTT selama 1 (satu) tahun […]

  • Masih Gampang Tersinggung? Habis Gelap, Kapan Terbit Terang?

    Masih Gampang Tersinggung? Habis Gelap, Kapan Terbit Terang?

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “Hentikan semua ucapan atau tindakan yang dapat menyinggung perasaan sesama saudara sebangsa dan setanah air.” – Joko Widodo, 19 Agustus 2019. Lagi -lagi soal penistaan agama. Seperti tidak ada lelahnya bangsa ini menyibukkan diri dengan soal yang satu ini. Apa sih sulitnya untuk membawa urusan agama hanya sebagai urusan privat-vertikal? Alias […]

  • Jaga Suasana Kondusif Usai Pemilu, KPI Pinta TV & Radio Siarkan ‘Real Count KPU’

    Jaga Suasana Kondusif Usai Pemilu, KPI Pinta TV & Radio Siarkan ‘Real Count KPU’

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta lembaga penyiaran mulai mengawal proses perhitungan suara real count yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mengenai hal itu, lembaga penyiaran diminta memberikan edukasi kepada masyarakat akan kemungkinan terjadinya perbedaan di masa perubahan penghitungan suara dari hitung cepat (quick count) dengan real count yang memerlukan waktu. […]

  • PPKM Tak Efektif, Covid Tembus 1 Juta, LaNyalla: Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

    PPKM Tak Efektif, Covid Tembus 1 Juta, LaNyalla: Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Langkah pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19, dinilai kurang efektif tanpa saksi tegas. Angka Corona pun sudah tembus 1 juta. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyarankan pemerintah daerah menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes). Sesuai dengan rilis yang diperoleh Garda Indonesia, […]

  • Gubernur VBL Pinta Petani TJPS di TTU Dapat Jadi Penyuluh Bagi Petani Lain

    Gubernur VBL Pinta Petani TJPS di TTU Dapat Jadi Penyuluh Bagi Petani Lain

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Insana-TTU, Garda Indonesia | “Sebagai Gubernur, saya mengucapkan terima kasih buat para pendamping yang dengan penuh semangat, tetap setia mendampingi petani di sini, sehingga kualitas jagung yang dipanen sangat memuaskan. Meski saat ini dunia sedang dilanda Virus Corona yang sangat meresahkan, tetapi semangat para pendamping dan juga para petani di tempat ini tidak surut sedikit […]

expand_less