Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ombusdman Tegaskan Sekolah Bukan Toko Pakaian

Ombusdman Tegaskan Sekolah Bukan Toko Pakaian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Tahap pendaftaran ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024 telah dimulai. Sejumlah orang tua peserta didik tingkat SMA dan SMK Negeri menyampaikan keluhan pada tahap ini, khususnya pada item pembayaran uang pembangunan atau sumbangan pembangunan sarana-prasarana dan pengadaan seragam nasional dan Pramuka.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT, Darius Beda Daton mempertanyakan mengapa sekolah negeri memungut uang pembangunan padahal telah ada item pembayaran iuran komite /pungutan satuan  pendidikan yang mestinya bisa juga digunakan untuk pembangunan sarana-prasarana.

Mengapa pula sekolah menjual seragam nasional dan Pramuka, yang mestinya bisa dibeli sendiri para orang tua. Keluhan orang tua peserta didik tersebut telah dikoordinasikan Ombudsman ke Dinas Pendidikan Provinsi NTT dan kepala sekolah pada Selasa, 9 Juli 2024 agar dicek ke masing-masing sekolah.

“Hemat kami, sekolah negeri tidak perlu menetapkan item khusus pembayaran   uang pembangunan. Dalam hal diperlukan perbaikan sarana-prasarana yang tidak dianggarkan negara, pembangunan dapat menggunakan item anggaran iuran komite/pungutan satuan pendidikan,” tekan Darius.

Darius pun mengimbau agar sekolah tidak menjual seragam nasional dan Pramuka yang mestinya bisa dibeli sendiri para orang tua. Kecuali seragam olah raga, praktik laboratorium, seragam khusus dan atribut sekolah yang perlu keseragaman sehingga diadakan pihak sekolah.

“Hal ini dimaksudkan agar sekolah negeri mampu dijangkau semua kalangan dan hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak terpenuhi,” tegasnya.

Ombudsman, imbuh Darius Beda Daton, meminta semua sekolah negeri di NTT untuk tidak melakukan pungutan yang tidak perlu dan  tidak berperan sebagai toko pakaian untuk menjual pakaian seragam.

Bagi sekolah yang masih melakukan pungutan seperti di atas, agar masyarakat dapat menyampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi NTT atau ke Ombudsman RI Provinsi NTT via call center: 08111453737.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemen PPPA Lindungi Anak dari Situasi Darurat di Momen HUT Ke-76 RI

    Kemen PPPA Lindungi Anak dari Situasi Darurat di Momen HUT Ke-76 RI

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) berhasil menggagalkan aksi seorang anak (10) yang mencoba bertahan di atap rumah warga di daerah Jakarta Selatan. Sebelumnya, pada 17 Agustus pukul 11.52 WIB, Kemen PPPA melalui Layanan SAPA129 menerima aduan dari masyarakat yang melapor telah melihat seorang anak yang berada dalam situasi […]

  • Aktivis Muhammadiyah NTT Deklarasi Dukung SIAGA

    Aktivis Muhammadiyah NTT Deklarasi Dukung SIAGA

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Relawan Matahari NTT yang terdiri dari ratusan aktivis Muhammadiyah yang pernah berkecimpung di berbagai organisasi otonom bentukan Kyai Haji Ahmad Dahlan, seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiah (NA), menyatakan dirinya mendukung Simon Petrus Kamlasi dan Andrianus Garu (SIAGA) pada perhelatan pilkada serentak 27 November 2024. […]

  • Listrik Aceh Lumpuh Pascabencana Banjir, PLN Kolaborasi Lintas Instansi

    Listrik Aceh Lumpuh Pascabencana Banjir, PLN Kolaborasi Lintas Instansi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Loading

    Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menekankan, distribusi bantuan logistik akan dikerahkan mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan.   Aceh | Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar […]

  • Revitalisasi Bahasa Dawan bagi Generasi Muda di Pulau Timor

    Revitalisasi Bahasa Dawan bagi Generasi Muda di Pulau Timor

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur menghelat bimbingan teknis guru utama revitalisasi bahasa daerah (bahasa Dawan) pada tanggal 18—21 Maret 2024 di SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini merupakan tahapan ketiga dalam pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah di Provinsi NTT Tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 70 guru sekolah dasar dan […]

  • Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua H.F.H. Abel (Statistisi BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur) Sektor pertanian masih memegang peranan penting dan strategis dalam perekonomian Indonesia terlebih di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa alasan mengapa sektor pertanian disebut sebagai sektor yang penting dan strategis. Pertama, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, berdasarkan data PDB tahun […]

  • Banjir & Longsor Melanda Bengkulu, 29 Orang Meninggal & 13 Orang Hilang

    Banjir & Longsor Melanda Bengkulu, 29 Orang Meninggal & 13 Orang Hilang

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, Garda Indonesia | Hujan deras menerpa Bengkulu sejak dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah fasilitas umum di 8 kabupaten dan 1 kota rusak berat, Sabtu (27/4/2019). Terdapat 8 kabupaten di Provinsi Bengkulu mengalami dampak buruk dan kerusakan fasilitas umum. 8 kabupaten itu yakni, Kaur, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, Kepahiang, Lebong, Rejang Lebong dan […]

expand_less