Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga.

“Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di perbatasan. Itu akan menjadi tugas saya ketika menjadi gubernur NTT,” tekan Simon Petrus Kamlasi dalam acara silaturahmi keluarga di Betun, Kabupaten Malaka pada Jumat, 20 September 2024.

Simon Petrus Kamlasi menegaskan tidak mau orang di negara sebelah melihat kita dalam kesulitan. “Ini soal harga diri dan martabat bangsa sehingga apa pun kita akan upayakan untuk membuat warga perbatasan sejahtera,” tegasnya.

Orang Timor, kata Simon, Petrus Kamlasi harus memiliki 3 (tiga) hal untuk bisa sejahtera. Tiga hal tersebut yakni, orang Timor harus punya halaman, harus punya kebun dan harus punya kandang. Jika semua masyarakat di pulau Timor dan NTT pada umumnya memiliki halaman, kebun dan kandang maka kesulitan yang selama ini mengekang rakyat dalam keterbatasan akan segera terjawab.

“Halaman itu kita bisa tanam lombok, sayur, sirih dan lain-lain. Di kebun kita tanam berbagai kebutuhan pangan dan di kandang kita siapkan ternak kita. Kalau program makan gratis itu sudah berjalan, maka kita tidak perlu beli sayur atau daging dari tempat lain lagi tapi di masing-masing rumah sudah ada. Jadi kalau ada yang mau berkeluarga, harus tanya dulu apakah dia punya kebun dan kandang. Kalau tidak punya itu jangan nikah dulu,” ujar SPK.

Ketua DPD PKS Kabupaten Malaka, Lorens Bria pada kesempatan yang sama mengatakan, sejak NTT ini dibangun, ini kali pertama rakyat Malaka didatangi oleh Putra Timor asli yang maju menjadi calon gubernur. Untuk itu, dia meminta untuk tidak terjebak oleh isu pragmatis yang bisa menghalangi anak asli Timor untuk menjadi pemimpin.

“Dulu orang panggil kita Timor Kouk. Sekarang saatnya kita bersatu bahwa Timor Kouk itu tidak seperti yang orang omong. Kita punya putra Timor yang cerdas dan berprestasi. Jangan terjebak pada isu yang nanti membuat orang Timor tidak maju-maju. Beri tahu semua saudara, pilih orang Timor. Kita harus catat sejarah orang Timor pimpin NTT. Kita bisa. Kita sudah pilih orang lain untuk DPR tapi mereka khianati suara rakyat. Mereka rakus akan kekuasaan lalu mengkhianati suara kita. Jangan tertipu ulang-ulang oleh orang-orang yang sama,” tegasnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan SIAGA, Kristo Blasin pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Simon Petrus Kamlasi yang telah memberi diri untuk berjuang membawa NTT yang maju dan mandiri. Dia berterima kasih kepada semua orang Timor yang telah merelakan putra terbaik mereka untuk maju dalam kontestasi politik lima tahunan di NTT

“Saya berdiri mewakili orang Flores. Terima kasih kepada SPK yang telah meminang orang Flores untuk memimpin NTT 5 tahun ke depan. Ini pemimpin yang rendah hati dan cerdas. Kalau orang Flores sudah mendukung SPK kenapa kita di Pulau Timor masih bimbang. SPK dikenal masyarakat karena apa yang telah dilakukan oleh SPK lewat Pompa Hidram,” ujar Kristo Blasin.

Kristo Blasin mengatakan, dirinya memilih mendukung Simon Petrus Kamlasi karena dia memiliki ketrampilan yang tidak bisa dipunyai orang lain dan dia akan menjadi solusi nyata bagi persoalan NTT. Itu ditandai dengan penghargaan rekor MURI yang diperoleh SPK.

“NTT butuh orang seperti ini. Bukan yang jago dari ruang-ruang ber-AC. Dia adalah eksekutor lapangan terhadap persoalan rakyat. Kita begitu tenang menikmati nista yang lekat untuk NTT. Dia mengorbankan diri untuk rakyat NTT. Ini pemberian diri yang hebat. Karena itu, saya di sini mewakili orang di Flores untuk mendukung SPK. Kita perlu kerja sama untuk memenangkan SPK untuk NTT yang lebih baik. Kehadiran SPK telah menyatukan orang Timor,” ujar Kristo Blasin. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inflasi pada Mei 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran, dimana kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 0,04 persen Dan, Kelompok Sandang alami kenaikan sebesar 0,42 persen dan transpor sebesar 1,68 persen. Sedangkan 4 (empat) kelompok yang mengalami penurunan yakni […]

  • Larang Mudik Lebaran 2021, Korlantas & Kemenhub Siap 333 Titik Sekat

    Larang Mudik Lebaran 2021, Korlantas & Kemenhub Siap 333 Titik Sekat

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghelat rapat bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono membahas persiapan pengamanan “Larang Mudik Lebaran 2021” di gedung NTMC Polri, Jakarta, pada Jumat, 2 April 2021, guna menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) Menko PMK Muhadjir Effendy tentang Larangan Mudik 2021. Sejumlah persiapan pengamanan arus lalu lintas dibahas […]

  • Kumham NTT Terima Empat Penghargaan dari DJPB

    Kumham NTT Terima Empat Penghargaan dari DJPB

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (Kemenkumham NTT) menerima penghargaan dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Piagam penghargaan tersebut diterima Kepala Kantor Wilayah, Marciana Dominika Jone pada Kamis 25 Agustus 2022 di aula Kanwil DJPB Provinsi NTT pada lantai 6 gedung Keuangan Negara. 4 (empat) […]

  • HUT 50 HIPMI, Presiden Jokowi Ajak Kelola Bidang Pangan

    HUT 50 HIPMI, Presiden Jokowi Ajak Kelola Bidang Pangan

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengajak para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk memanfaatkan peluang di bidang pangan. Peluang tersebut muncul bersamaan dengan masalah yang dialami oleh sejumlah negara yang sedang mengalami kelangkaan pangan akibat ketidakpastian ekonomi global karena pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina. Hal tersebut ditekankan Presiden […]

  • Kanwil Kemenkuham & Pemkab Nagekeo Galang Kerjasama, Bentuk Desa & Sekolah Sadar Hukum

    Kanwil Kemenkuham & Pemkab Nagekeo Galang Kerjasama, Bentuk Desa & Sekolah Sadar Hukum

    • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo-NTT,gardaindonesia.id – Dalam rangka membangun kesadaran hukum masyarakat, sejak tahun 1980-an telah dicanangkan program Kelurahan/Desa Sadar Hukum (DSH) oleh Departemen Kehakiman (sekarang Kementerian Hukum dan HAM). Program ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat kelurahan/desa terhadap hukum formal maupun adat dan norma sosial. Bertempat di Aula VIP Kantor Bupati Nagekeo,Selasa/28 Agustus 2018, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten […]

  • Usia 1 Tahun; UPG 1945 NTT Siap Wisuda Perdana

    Usia 1 Tahun; UPG 1945 NTT Siap Wisuda Perdana

    • calendar_month Rab, 12 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Meski baru berusia 1 (satu) tahun, berdiri sejak 31 Mei 2017, Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT siap menggelar wisuda perdana pada tanggal 29 September 2018. Seluruh persiapan menjelang pelaksanaan wisuda telah dilakukan oleh panitia pelaksana. Kabag Humas UPG 1945 NTT, Mey Jagi, kepada gardaindonesia.id, menyampaikan sekitar 698 mahasiswa akan diwisuda dalam gelombang I untuk […]

expand_less