Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tinggalkan Melki-Johni, Jonathan Nubatonis Dukung SIAGA

Tinggalkan Melki-Johni, Jonathan Nubatonis Dukung SIAGA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Jonathan Nubatonis menyatakan mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Perindo Nusa Tenggara Timur (DPW Perindo NTT). Surat pengunduran diri bahkan telah disampaikan Jonathan Nubatonis ke Ketua Majelis Pimpinan Partai (MPP) Perindo, Hary Tanoesoedibjo sejak tanggal 27 September 2024.

Pengunduran diri Jonathan Nubatonis sebagai Ketua DPW Perindo NTT lantaran tak sejalan dengan penetapan DPP Partai Perindo terkait paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung pada Pilgub NTT 2024.

“Hanya dua yang mendaftar yaitu pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu, kemudian Orias Moedak tapi tidak mengikuti sesi wawancara,” jelas Jonathan saat memberikan keterangan pers, Senin siang, 14 Oktober 2024.

Kemudian, lanjut Jonathan Nubatonis, desk Pilkada DPW Perindo NTT kemudian mengusulkan ke DPP Perindo pasangan calon Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu. Meski demikian, keputusan dari DPP Perindo berbeda yakni mengusung Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (Melki-Johni).

“Kami juga berpikir bahwa itu kewenangan DPP. Kami ikuti proses itu sejak penetapan sampai pendaftaran di KPU NTT. Saat deklarasi pun kami mengirim utusan untuk ikut karena bertepatan dengan Musyawarah Wilayah,” kata Jonathan.

Di sisi lain, jelas Jonathan, dirinya merupakan Ketua Persehatian Orang Timor (POT) yang merupakan organisasi berbadan hukum. Dia mengaku menjadi Ketua POT karena mandat yang diberikan para tokoh se-daratan Timor.

“Di satu sisi, saya pimpinan parpol yang harus tegak lurus dengan keputusan partai, di sisi lain saya juga pimpinan ormas yang terjadi melalui ritual adat dengan pemotongan hewan dan dihadiri 15 ribu orang,” ungkap Jonathan.

Jonathan mengungkapkan bahwa secara adat, dirinya tidak bisa berbohong. Apalagi seluruh tokoh yang tergabung di dalam POT mendukung Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3.

Belum lagi, Keluarga Besar Manggarai telah mendeklarasikan diri mendukung SIAGA. Sehingga menurut Jonathan, calon gubernur yang berasal dari Tanah Timor yakni Simon Kamlasi membuatnya tidak tenang.

“Ini yang membuat saya harus jujur. Kalau sebagai pimpinan parpol saya bisa bicara, tapi kalau urusannya dengan ritual adat, arwah dan alam, saya tidak bisa bicara banyak,” ungkap Jonathan.

Dengan pertimbangan inilah, maka Jonathan memilih mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPW Perindo NTT, agar tidak mencederai partai dalam perhelatan Pilgub NTT 2024.

Dia menjelaskan, SK pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPW Perindo NTT telah dikeluarkan DPP Perindo pada tanggal 3 Oktober 2024 dan diterima oleh dirinya pada tanggal 9 Oktotober 2024.

“Setelah saya terima SK dari DPP Perindo, maka hari ini saya melakukan serah terima,” tandasnya.

Jonathan mengungkapkan bahwa apabila sejak awal Partai Perindo mendukung SIAGA, maka dirinya tidak mungkin mengundurkan diri karena organisasi POT juga telah mendukung SIAGA.

“Jalan satu-satunya maka saya harus mundur dari partai yang sudah saya pimpin selama 10 tahun dengan jumlah anggota DPRD sebanyak 46 dan terbanyak di Indonesia,” ungkapnya.

Setelah mundur dari jabatan Ketua DPW Perindo NTT, tambah Jonathan, dirinya akan segera menghelat deklarasi dukungan dari Persatuan Orang Timor (POT) kepada SIAGA.

Deklarasi rencananya akan berlangsung di Kupang dengan menghadirkan massa kurang lebih 10 ribu orang.

“Persiapan sudah kami lakukan, selanjutnya masih menunggu waktu dari Pak Simon Petrus Kamlasi dan Pak Adrianus Garu untuk bisa hadir,” jelas Jonathan.

Jonathan Nubatonis mengatakan bahwa sejauh ini POT telah bekerja keras untuk memenangkan SIAGA. Dirinya juga sangat optimis kalau potensi kemenangan dalam Pilgub NTT 2024 ini ada pada Paket SIAGA.

“Saya sangat optimis Paket SIAGA akan menang,” pungkasnya. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan Kita Dewasa? Kasus Patung Bunda Maria & Kesebelasan Israel

    Kapan Kita Dewasa? Kasus Patung Bunda Maria & Kesebelasan Israel

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Memang kekanak-kanakan, bagaimana sih cara berpikir orang-orang yang mengaku dewasa di negeri ini? Bagaimana mungkin bisa berpikir bahwa patung bisa mengubah iman seseorang. Lalu, tak lama kemudian ada kesebelasan junior, U20 (under 20 years old) dari Israel, yang mau ikut kompetisi, di mana Indonesia jadi tuan rumah, dianggap bisa mempengaruhi sikap […]

  • Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Aksi mahasiswa asal pulau Alor itu dilakukannya pada Jumat malam, 4 April 2025. Diketahui selama ini, korban menetap di asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.   Kupang | Menjelang perayaan Paskah tahun 2025, seorang mahasiswa jurusan arsitek fakultas teknik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakhiri hidupnya […]

  • Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

    Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Walau prosedur dan regulasi sudah ada, tetap sulit mengimbangi dinamika digital. Meski begitu, Komdigi menegaskan tak pernah berhenti berupaya menekan peredaran judi online.   Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan alasan situs judi online sulit diberantas meski sudah berkali-kali diblokir. Dirjen Pengawasan Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan bahwa peredaran judi online tetap muncul […]

  • Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

    Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Padang, Garda Indonesia | “Dugaan bunuh diri atas Kristin Mendrofa sangat menyakitkan hati seluruh keluarga kami. Gantung diri apa digantung?,” jawaban spontanitas Arisman Mendrofa Ayah dari Kristin Mendrofa. Diketahui, gadis belia Kristin Mendrofa asal Kepulauan Nias yang merantau dan ditemukan tewas yang diduga gantung diri pada Minggu, 24 Mei 2020 sekira pukul 04.00 WIB dini […]

  • OJK Luncurkan Buku Saku Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Luncurkan Buku Saku Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Tim OJK
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Peluncuran buku ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara OJK, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Bank Indonesia dalam menghadirkan panduan praktis bagi para PMI dan keluarganya.   Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi […]

  • Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kasus kecelakaan laut di perairan Selat Pukuafu, dialami oleh Perahu Lempara [perahu penangkap ikan] “Kasih 25” milik Yos Doro beralamat di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Lampara [perahu penangkap ikan] tersebut berangkat dari pelabuhan laut Tablolong sekira pukul 09.00 WITA dengan tujuan ke pulau Pulau Rote, setibanya di perairan […]

expand_less