Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tinggalkan Melki-Johni, Jonathan Nubatonis Dukung SIAGA

Tinggalkan Melki-Johni, Jonathan Nubatonis Dukung SIAGA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Jonathan Nubatonis menyatakan mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Perindo Nusa Tenggara Timur (DPW Perindo NTT). Surat pengunduran diri bahkan telah disampaikan Jonathan Nubatonis ke Ketua Majelis Pimpinan Partai (MPP) Perindo, Hary Tanoesoedibjo sejak tanggal 27 September 2024.

Pengunduran diri Jonathan Nubatonis sebagai Ketua DPW Perindo NTT lantaran tak sejalan dengan penetapan DPP Partai Perindo terkait paslon gubernur dan wakil gubernur yang diusung pada Pilgub NTT 2024.

“Hanya dua yang mendaftar yaitu pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu, kemudian Orias Moedak tapi tidak mengikuti sesi wawancara,” jelas Jonathan saat memberikan keterangan pers, Senin siang, 14 Oktober 2024.

Kemudian, lanjut Jonathan Nubatonis, desk Pilkada DPW Perindo NTT kemudian mengusulkan ke DPP Perindo pasangan calon Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu. Meski demikian, keputusan dari DPP Perindo berbeda yakni mengusung Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (Melki-Johni).

“Kami juga berpikir bahwa itu kewenangan DPP. Kami ikuti proses itu sejak penetapan sampai pendaftaran di KPU NTT. Saat deklarasi pun kami mengirim utusan untuk ikut karena bertepatan dengan Musyawarah Wilayah,” kata Jonathan.

Di sisi lain, jelas Jonathan, dirinya merupakan Ketua Persehatian Orang Timor (POT) yang merupakan organisasi berbadan hukum. Dia mengaku menjadi Ketua POT karena mandat yang diberikan para tokoh se-daratan Timor.

“Di satu sisi, saya pimpinan parpol yang harus tegak lurus dengan keputusan partai, di sisi lain saya juga pimpinan ormas yang terjadi melalui ritual adat dengan pemotongan hewan dan dihadiri 15 ribu orang,” ungkap Jonathan.

Jonathan mengungkapkan bahwa secara adat, dirinya tidak bisa berbohong. Apalagi seluruh tokoh yang tergabung di dalam POT mendukung Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3.

Belum lagi, Keluarga Besar Manggarai telah mendeklarasikan diri mendukung SIAGA. Sehingga menurut Jonathan, calon gubernur yang berasal dari Tanah Timor yakni Simon Kamlasi membuatnya tidak tenang.

“Ini yang membuat saya harus jujur. Kalau sebagai pimpinan parpol saya bisa bicara, tapi kalau urusannya dengan ritual adat, arwah dan alam, saya tidak bisa bicara banyak,” ungkap Jonathan.

Dengan pertimbangan inilah, maka Jonathan memilih mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPW Perindo NTT, agar tidak mencederai partai dalam perhelatan Pilgub NTT 2024.

Dia menjelaskan, SK pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPW Perindo NTT telah dikeluarkan DPP Perindo pada tanggal 3 Oktober 2024 dan diterima oleh dirinya pada tanggal 9 Oktotober 2024.

“Setelah saya terima SK dari DPP Perindo, maka hari ini saya melakukan serah terima,” tandasnya.

Jonathan mengungkapkan bahwa apabila sejak awal Partai Perindo mendukung SIAGA, maka dirinya tidak mungkin mengundurkan diri karena organisasi POT juga telah mendukung SIAGA.

“Jalan satu-satunya maka saya harus mundur dari partai yang sudah saya pimpin selama 10 tahun dengan jumlah anggota DPRD sebanyak 46 dan terbanyak di Indonesia,” ungkapnya.

Setelah mundur dari jabatan Ketua DPW Perindo NTT, tambah Jonathan, dirinya akan segera menghelat deklarasi dukungan dari Persatuan Orang Timor (POT) kepada SIAGA.

Deklarasi rencananya akan berlangsung di Kupang dengan menghadirkan massa kurang lebih 10 ribu orang.

“Persiapan sudah kami lakukan, selanjutnya masih menunggu waktu dari Pak Simon Petrus Kamlasi dan Pak Adrianus Garu untuk bisa hadir,” jelas Jonathan.

Jonathan Nubatonis mengatakan bahwa sejauh ini POT telah bekerja keras untuk memenangkan SIAGA. Dirinya juga sangat optimis kalau potensi kemenangan dalam Pilgub NTT 2024 ini ada pada Paket SIAGA.

“Saya sangat optimis Paket SIAGA akan menang,” pungkasnya. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WBK/WBBM di Kemenkumham NTT, Ombudsman : Jangan Hanya Seremonial

    WBK/WBBM di Kemenkumham NTT, Ombudsman : Jangan Hanya Seremonial

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Mengawali tahun 2021, seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di seluruh Indonesia mencanangkan zona integritas. Kemenkumham Provinsi NTT pun telah menyepakati untuk mencapai 18 target kinerja dengan melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Untuk jajaran Kemenkumham […]

  • Gubernur NTT Viktor Laiskodat : Ini Beda antara Pemimpin dan Pejabat

    Gubernur NTT Viktor Laiskodat : Ini Beda antara Pemimpin dan Pejabat

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Selasa, 3 September 2019, sebanyak 65 anggota DPRD Provinsi NTT masa jabatan 2019—2024 diambil Sumpah/Janji dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD NTT yang dihadiri oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Wagub NTT Josef Nae Soi, Bupati/Wakil Bupati Se-NTT dan unsur Forkompinda NTT. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi […]

  • Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Rabu, 31 Mei 2023 merupakan 100 hari kepulangan Papa ke ribaan-Nya. Sosok orang tua bagi anak, menantu, dan cucu dari keluarga Banase dan rumpun keluarga besar ini begitu dirindukan. Mulai dari besan, ipar, kerabat kerjanya, sopir bus hingga pedagang kudapan. Beberapa kali, saya sempat bertemu sosok Papa Paulus, di dunia mimpi, entah […]

  • RUPS Tahun Buku 2020, Hasil Audit : Bank NTT Wajar Semua Hal Materil

    RUPS Tahun Buku 2020, Hasil Audit : Bank NTT Wajar Semua Hal Materil

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia  | PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), menghelat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Tahun Buku 2020 (RUPS-TB 2020), usai proses audit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan. Indikator penilaian keuangan guna memastikan bahwa Bank NTT telah memberlakukan praktik-praktik Perbankan yang berlaku umum (best […]

  • “Instrumen ASSIST & Rapid Test” Dipakai BNNP NTT Untuk 27 Paslon Pilkada 2020

    “Instrumen ASSIST & Rapid Test” Dipakai BNNP NTT Untuk 27 Paslon Pilkada 2020

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Metode ASSIST atau alcohol, smoking and substances involvement screening test merupakan elemen penting yang dapat digunakan petugas kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), memahami perilaku penggunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza). Instrumen tersebut juga dipakai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam melakukan pemeriksaan kecenderungan […]

  • Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

    Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Tak jarang pula Ogok Manai dilengkapi daun kemangi hutan di bagian belakang kepala, berfungsi sebagai pewangi alami yang menambah daya tarik tersendiri bagi pemakainya.   Ogok Manai merupakan hiasan kepala khas yang digunakan oleh kaum perempuan dari Suku Mentawai, khususnya di Pulau Siberut, Sumatera Barat. Mahkota ini bukan sekadar hiasan, tetapi sarat makna budaya dan […]

expand_less