Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Loading

Pusdalops merekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 Km dari pusat erupsi dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

 

Larantuka | Pusdalops PB BPBD Provinsi NTT dalam laporan perkembangan atau update pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Minggu malam, 3 November 2024 menyampaikan bahwa pada Jumat, 8 November 2024, pukul 06:00—12:00 WITA, Lewotobi Laki-laki terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 800—2500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut.

Pusdalops BPBD NTT melaporkan kegempaan yang dilecutkan oleh Lewotobi Laki-laki dengan frekuensi 3 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11—14.8 mm, dan lama gempa 59-977 detik, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 7.4 mm, dan lama gempa 51 detik, kemudian 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 11 mm, S-P 5 detik dan lama gempa 20 detik dan 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dominan 3.7 mm.

Pusdalops pun merekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan wajib memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Adapun wilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang yakni Desa Pululera, Desa Nawokote, Desa Hokeng Jaya, Desa Klatanlo, Desa Boru, Desa Boru Kedang, dan Kecamatan Ile Bura yakni di Desa Dulipali dan Desa Nobo.

Sementara hingga Jumat, 8 November 2024, korban meninggal dunia 9 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 32 orang, dirujuk ke RSUD Larantuka 4 orang dan jumlah pengungsi 8.431 jiwa.

Para pengungsi tersebar di 8 (delapan) titik, di Kabupaten Flores Timur berada pada Kecamatan Titehena, 3 pos lapangan dan 6 desa di rumah warga sebanyak 4.149 jiwa dengan dengan perincian 1.068 KK, laki-laki 1.557 jiwa, perempuan 1.604 jiwa, bayi 19 jiwa, balita 201 jiwa, disabilitas 7 jiwa, ibu hamil 11 jiwa, ibu menyusui 15 jiwa dan lansia 302 jiwa.

Pada Kecamatan Wulanggitang, para pengungsi berada di 8 desa (rumah warga sebanyak1.821 jiwa [359 KK]) dengan perincian laki-laki 889 jiwa, perempuan 932 jiwa, bayi 5 jiwa, balita 31 jiwa, lansia 120 jiwa.

Kecamatan Ile Bura, pengungsi dari 3 desa di rumah warga terdiri dari laki-laki 14 jiwa, perempuan 11 jiwa, balita 2 jiwa, ibu hamil 2 jiwa dan lansia 1 jiwa.

Kecamatan Demon Pagong, pengungsi dari 2 desa di rumah warga sebanyak 135 Jiwa dengan perincian laki-laki 66 jiwa, perempuan 69 jiwa.

Kecamatan Larantuka, pengungsi dari 8 kelurahan dan 1 desa di rumah warga sebanyak 85 Jiwa dengan perincian laki-laki 36 jiwa, perempuan 49 jiwa, bayi 2 jiwa, balita 1 jiwa, ibu hamil 2 jiwa dan lansia 15 jiwa.

Kecamatan Ile Mandiri, pengungsi dari 1 desa di rumah warga sebanyak 20 Jiwa dengan perincian laki-laki 8 jiwa dan perempuan 12 jiwa.

Kecamatan Adonara, pengungsi dari 2 desa di rumah warga sebanyak 9 Jiwa dengan perincian laki-laki 5 jiwa, perempuan 4 jiwa, balita 4 jiwa, dan lansia 1 jiwa.

Sementara di Kabupaten Sikka, pengungsi dari 9 desa dan kota Maumere di rumah warga sebanyak 2.187 jiwa dengan perincian laki-laki 961 jiwa, perempuan 1.151 jiwa, bayi 38 jiwa, balita 151 jiwa, disabilitas 2 jiwa, ibu hamil 15 jiwa dan lansia 249 jiwa.

Penulis (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penularan Covid-19, ASN Tidak Diizinkan Mudik

    Cegah Penularan Covid-19, ASN Tidak Diizinkan Mudik

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengatur kebijakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mematuhi pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah atau mudik guna mencegah penularan wabah Covid-19. Kepatuhan itu harus dilakukan karena sesuai ketentuan Undang-Undang ASN Pasal 10 bahwa fungsi ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik. […]

  • ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

    ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut menghadiri upacara adat Penti atau syukuran di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Kamis, 28 September 2023. Tradisi Penti melibatkan seluruh pihak dalam satu kampung dan pihak lain yang mengelola aset (tanah) dalam wilayah gendang. […]

  • Dokter Agus Taolin : Pilih Pemimpin Yang Tahu Tentang Masalah Kesehatan

    Dokter Agus Taolin : Pilih Pemimpin Yang Tahu Tentang Masalah Kesehatan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal calon bupati Belu dr. Agustinus Taolin sangat serius menyoroti masalah kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Belu. Menurutnya, pemimpin yang tidak paham tentang masalah kesehatan dapat mengorbankan masyarakatnya. Karena itu, Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang akan datang adalah pemerintahan yang sangat paham tentang kesehatan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/30/dokter-agus-taolin-pemimpin-yang-berhasil-tak-perlu-lagi-gantung-baliho/ “Kalau saya […]

  • Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

    Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 1Komentar

    Loading

    Semau, Garda Indonesia | Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT dikukuhkan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA–selesai di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Ia meminta agar Para Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda setiap kabupaten kota untuk terus mendorong […]

  • Jalur Dampak Tsunami Selat Sunda Berangsur Pulih

    Jalur Dampak Tsunami Selat Sunda Berangsur Pulih

    • calendar_month Sel, 25 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, gardaindonesia.id | Akses di sejumlah jalur dampak Tsunami Selat Sunda, yang menerjang kawasan pantai di wilayah Banten dikabarkan pada Senin (24/12/2018) mulai bisa dimasuki kendaraan evakuasi dan pengguna jalan umum. Wilayah Kecamatan Sumur sedang dilakukan pembersihan jalan. Akses di wilayah yang tercatat paling parah terkena dampak itu menurutnya hingga sekarang masih terus diupayakan untuk […]

  • Kementerian Hukum dan HAM Raih Sertifikat Sistem Merit “Sangat Baik”

    Kementerian Hukum dan HAM Raih Sertifikat Sistem Merit “Sangat Baik”

    • calendar_month Sel, 24 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berhasil menerapkan sertifikat sistem merit dengan nilai sangat baik, luar biasa. Ini merupakan kerja keras Pak Menteri (Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoly, red) dan jajarannya. Kami menyiapkan mulai dari audiensi, coaching dan sebagainya sejak Februari, hari ini kita serahkan sertifikat itu,” ucap Ketua KASN […]

expand_less