Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » SPK: Saya Kerja Turun ke Rakyat, Bukan Hanya Telepon Menteri

SPK: Saya Kerja Turun ke Rakyat, Bukan Hanya Telepon Menteri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

Loading

Di hadapan puluhan ribu massa pendukung dan masyarakat sekitar Lasiana, SPK pun menegaskan dirinya bekerja tak hanya duduk di kursi dan di belakang meja kemudian menelepon para menteri.

 

Kupang | Simon Petrus Kamlasi (SPK) pasangan calon wakil gubernur NTT nomor 3 bersama Adrianus Garu (SIAGA) menegaskan dirinya terbiasa bekerja turun ke rakyat bahkan menginap di rumah rakyat. Penegasan itu disampaikan SPK pada kampanye akbar terakhir sekaligus konser amal rakyat untuk korban erupsi Gunung Lewotobi pada Rabu malam, 13 November 2024 di lapangan Sitarda, Lasiana, Kota Kupang.

SPK memastikan, pemerintah pusat tidak akan membiarkan NTT berjuang sendiri. NTT akan dibantu oleh pemerintah pusat jika pemimpin di NTT mampu mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusianya.

“Pemimpin jangan sedikit-sedikit telepon tapi tidak kelola NTT. Itu ngemis. Harus kelola potensi-potensi yang ada di NTT maka pemerintah pusat akan melihat NTT. Kalau tidak kelola tapi ngemis terus, pemerintah pusat kasih juga masih pikir-pikir” terangnya.

Sosok jenderal bintang satu itu pun menekankan dirinya bakal lebih sering berada dan melihat langsung kebutuhan rakyat dari pada hanya duduk di belakang meja kerja. Ia juga menegaskan dirinya bakal melakukan tatap muka bersama rakyat. Dan di mana pun SPK berada bakal menjadi kantornya.

“Saya sudah siap masuk ke kebun bersama rakyat, masuk laut bersama nelayan dan saya tak akan sering berada bersama masyarakat. Kantor saya di mana pun bersama rakyat,” tegas anak dari sepasang guru di Kabupaten TTS sembari mengatakan, “Kantor gubernur dan rumah jabatan gubernur NTT bakal menjadi rumah rakyat NTT.”

Calon gubernur NTT periode 2024—2029 yang diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini membakar semangat dan mengajak para simpatisan untuk mengheningkan cipta dan berdoa bagi para korban dan penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.

Jenderal pertama dari kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini juga menyampaikan permohonan maaf karena pasangannya, Adrianus Garu tak dapat menghadirkan konser amal di lapangan Sitarda karena tak memperoleh penerbangan ke Kupang imbas dari beberapa bandara ditutup akibat abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.

Perlu diketahui, konser amal sekaligus kampanye akbar tersebut mendapat perhatian serius dari para pendukung SIAGA. Puluhan ribu massa dari berbagai penjuru Kota Kupang dan Kabupaten Kupang antusias hadir untuk menyaksikan langsung pasangan calon yang diinginkan memimpin NTT lima tahun ke depan.

Kampanye semakin meriah dengan kehadiran grup band legendaris pelantun lagu ‘Pelangi di Matamu’, yakni Jamrud. Selain itu, ada juga penyanyi terkenal Indonesia Timur di antaranya Mitha Talahatu, Gihon Marhel, serta Jacson Seran. Hadir juga untuk memeriahkan artis terkenal Indonesia Galih Ginanjar. (*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Agung Terima Penghargaan dari Wapres RI

    Kejaksaan Agung Terima Penghargaan dari Wapres RI

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kejaksaan Agung menerima penghargaan sebagai Instansi yang Responsif Terhadap Tindak Lanjut Rekomendasi Penanganan Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia, berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-04.HA.02.01.01 TAHUN 2022 tentang Penetapan Penghargaan Pelayanan Komunikasi Masyarakat Tahun 2022. Piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin dan […]

  • Larangan Bekarang versus Kuliner Lokal Larantuka

    Larangan Bekarang versus Kuliner Lokal Larantuka

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Bekarang adalah dialek melayu tempatan, yang merupakan suatu praktik sosial budaya masyarakat Larantuka dalam mencari ikan atau biota laut lainnya ketika air laut surut. Kesempatan ini digunakan orang-orang di Larantuka dan sekitarnya untuk turun Bekarang, orang dewasa hingga anak-anak akan turun ke laut membawa serta ember, pisau, nere (anyaman dari daun lontar berbentuk […]

  • Banjir Bandang Melanda Sumbar; 3 Orang Wafat & 2 Hilang, Puluhan Rumah Terendam

    Banjir Bandang Melanda Sumbar; 3 Orang Wafat & 2 Hilang, Puluhan Rumah Terendam

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Sumbar, gardaindonesia.id | Kejadian Bencana Alam berupa banjir bandang di beberapa tempat di Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Kamis/11 Oktober 2018 sejak sore hingga malam hari. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB kepada media menyampaikan data data sebagai berikut: 1. Kabupaten Pesisir Selatan Koto Rawang, Kecamatan Lengayang genangan air 40-50 cm; […]

  • PROGRES! Praktisi Mengajar Politeknik Negeri Kupang Angkatan 3—2023

    PROGRES! Praktisi Mengajar Politeknik Negeri Kupang Angkatan 3—2023

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Peluncuran atau launching program Praktisi Mengajar Angkatan 3—2023 dilaksanakan secara luar jaringan (luring) atau offline dan dalam jaringan (daring) atau online pada Jumat pagi, 29 September 2023 di ruang rapat Rektorat Politeknik Negeri Kupang. Hadir saat peluncuran antara lain Direktur Politeknik Negeri Kupang, Frans Mangngi, S.T., M.Eng. Wakil Direktur I, II, […]

  • PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Dengan semangat “Ita Esa untuk Rote, Terus Terang”, PLN berharap Dusun Busulaten menjadi awal dari kemajuan bagi desa-desa lain di Rote Ndao.   Rote Ndao | Setelah penantian bertahun-tahun, mimpi 38 kepala keluarga (KK) di Dusun Busulaten, sebuah dusun terpencil di pulau paling selatan Indonesia, akhirnya menjadi kenyataan. Menjelang perayaan HUT ke-80 RI, aliran listrik […]

  • Penantian 81 Tahun, Warga Tiga Desa TTU Dapat Jaringan Listrik PLN

    Penantian 81 Tahun, Warga Tiga Desa TTU Dapat Jaringan Listrik PLN

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Loading

    Uji kelayakan merupakan tahapan krusial untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan yang dibangun aman dan sesuai standar sebelum dialiri arus listrik ke rumah-rumah warga.   Kefa | Semangat Tahun Baru 2026 terasa begitu spesial bagi warga di tiga desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Penantian panjang warga untuk menikmati akses energi listrik […]

expand_less