Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghargai keputusan pengunduran diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi. “Patut kita hargai. Secara gentle Edy mengakui mundur sebagai Ketum PSSI karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI”, jelas Bamsoet.

“Sangat jarang pimpinan yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya”, tutur Bamsoet.

Menurut Bamsoet banyak pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan oleh Ketum yang baru guna membenahi dunia persepakbolaan tanah air.

“Harus kita akui beberapa waktu belakangan prestasi Timnas Sepakbola Indonesia masih belum bisa menunjukkan hasil yang menggembirakan”, ujarnya

Ungkap Bamsoet; Hal ini juga diperparah dengan terkuaknya kasus mafia sepakbola, terkait dengan pengaturan skor.

“Satgas Anti Mafia Bola menemukan adanya mafia bola di Liga 2 dan Liga 3 PSSI. Sejumlah tersangka pun telah ditetapkan aparat kepolisian dalam kasus tersebut”, terangnya

“Saya berharap Ketum PSSI yang baru harus benar-benar memahami tentang persepakbolaan Indonesia dan dapat memajukan prestasi anak bangsa melalui sepak bola, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Termasuk menyelesaikan karut marut permasalahan yang ada”, pinta Bamsoet

Bamsoet juga berharap agar kongres PSSI dapat menghasilkan teknik dan cara mengembangkan serta memajukan persepakbolaan Indonesia dan dapat membersihkan sepak bola Indonesia dari para mafia yang telah merusak serta merugikan kancah persepakbolaan Indonesia.

Sebagaimana diketahui dikutip dari Kompas.com, Edy Rahmayadi secara resmi mundur dari ketua umum PSSI dalam Kongres PSSI yang berlangsung di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Bali, Minggu (20/1/2019).

Posisinya kemudian digantikan oleh Joko Driyono. Usai menyatakan mundur, Edy Rahmayadi menyampaikan alasannya mundur dari kursi ketua umum PSSI.

“Alasannya biar PSSI biar jalan mulus ke depan. PSSI adalah pemersatu anak bangsa, jangan sampai karena satu dua orang PSSI terganggu,” kata Edy.

Selain itu, Edy juga ingin fokus dalam tugasnya sebagai gubernur Sumatera Utara. Menurutnya, PSSI memiliki peran untuk mengharumkan nama bangsa di mata dunia.

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kupang melakukan aksi unjuk rasa meminta pertanggungjawaban janji kampanye Wali Kota, Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man Aksi yang dimulai dari depan Kantor DPRD Kota Kupang mengambil rute menuju Kantor Wali Kota Kupang. Aksi pun dilanjutkan dengan audensi bersama wali […]

  • Wapres Ma’ruf Amin Minta Semua Masyarakat Taati Imbauan Pemerintah

    Wapres Ma’ruf Amin Minta Semua Masyarakat Taati Imbauan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta semua masyarakat untuk menaati imbauan Pemerintah dalam menerapkan jaga jarak aman (social distancing) dan tidak mendatangi kerumunan sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19. Hal itu disampaikan Wapres saat menyambangi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, pada Senin, 23 Maret 2020. […]

  • Mahfud MD : Kritik Pers Jadi Modal Pemerintah Rumuskan Kebijakan

    Mahfud MD : Kritik Pers Jadi Modal Pemerintah Rumuskan Kebijakan

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Pers bagi Mahfud MD, memiliki kedudukan sangat penting dan dibutuhkan dalam menjalankan berbagai tugas sebagai pejabat negara. Berbagai hal yang diberitakan atau yang dikritik oleh pers, bukan hanya menjadi masukan, tapi menjadi modal dalam merumuskan kebijakan. Demikian salah satu petikan keynote speech dari Menko Polhukam Mahfud MD, dalam diskusi Anugerah Dewan […]

  • AHY Pinta Kader Demokrat Siap Diri Raih Kemenangan di 2024

    AHY Pinta Kader Demokrat Siap Diri Raih Kemenangan di 2024

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Usai memimpin langsung pendaftaran Partai Demokrat ke KPU, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, segera gerak cepat menyiapkan mesin Partai Demokrat menyongsong Pemilu 2024. Selama tiga hari dua malam, AHY mengumpulkan jajaran pimpinan dan pengurus Partai Demokrat dari seluruh Indonesia di daerah Puncak, Bogor. Konsolidasi ini sendiri berlangsung dari Jumat—Minggu, […]

  • KUHP Tidak Mesti Menekan Kemerdekaan Pers

    KUHP Tidak Mesti Menekan Kemerdekaan Pers

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers tetap hanya akan mengikuti dan patuh terhadap UU Pers No 40 Tahun 1999. Oleh sebab itu, KUHP tidak berlaku dalam ruang lingkup mekanisme dan pelaksanaan kemerdekaan pers. Demikian ditegaskan oleh Pakar […]

  • Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Anto Narasoma Jakarta, Garda Indonesia | Masa kecil tak datang kedua kali. Karena masa adalah kesempatan untuk menikmati pengalaman yang tak mungkin sama dibanding masa-masa berikutnya. Saat kecil dulu, persahabatan antarsesama anak-anak pun terjalin murni. Yang ada di hati hanyalah mengumbar perasaan suka dan senang, serta saling menyenangkan. Persahabatan anak-anak dalam konteks bermain, […]

expand_less