Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » Rano Karno – Dari Artis Hingga Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

Rano Karno – Dari Artis Hingga Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
  • visibility 307
  • comment 0 komentar

Loading

Ketika remaja, nama Rano pun semakin terkenal setelah membintangi beberapa film hingga menjadi produser dan sutradara. Tak hanya itu, karier politiknya juga semakin menanjak manakala ia menjadi Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah.

 

Jakarta | Rano Karno merupakan salah satu tokoh Betawi yang baru-baru ini santer dibicarakan karena terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sebelum masuk dunia politik Rano memang sudah terkenal sebagai seorang seniman. Sejak kecil ia sudah berperan dalam sebuah film yang berjudul “Si Doel Anak Betawi”.

Profil Rano Karno

Rano Karno dilahirkan pada tanggal 8 Oktober 1960 di Jakarta. Ia merupakan anak dari pasangan Soekarno M. Noer dan Lily Istiarti. Ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara yang terdiri dari Rubby Karno, Tio Karno, Suty Karno, M. Nurly Karno.

Masa-masa pendidikannya banyak dihabiskan di Jakarta. Sekolah dasar dan menengah pertamanya ditempuh di Sekolah Strada Van Lith, lalu menempuh sekolah menengah atas di SMA Negeri 6 Jakarta.

Bakat akting Rano sebenarnya diturunkan langsung oleh ayahnya yang merupakan aktor terkenal. Ia tak hanya terkenal namun juga dikagumi banyak orang.

Mengutip ‘Rano Karno – Si Doel” (2016), Rano Karno lahir dari seorang “aktor nomor wahid” yang aktingnya dikagumi oleh Rendra. Tak mengherankan apabila sejak kecil ia terkenal.

Salah satu film yang sukses menghantar Rano Karno menjadi aktor terkenal adalah film Si Doel Anak Betawi yang rilis pada tahun 1973.

Rano memerankan film tersebut sebagai si Doel bersama dengan Tuti Kirana sebagai ibunya dan Benyamin sebagai ayahnya. Film yang berlatar belakang keluarga Betawi tersebut menjadi cikal bakal dari karier Rano Karno dalam dunia perfilman.

Rano yang kala itu masih cukup belia terbilang cukup sukses memerankan karakter Doel. Kisah Doel dalam film tersebut menggambarkan perjuangannya sebagai anak Betawi yang termajinalkan.

Si Doel Anak Sekolahan

Setelah sukses memerankan film “Si Doel Anak Betawi”, Rano Karno juga pernah berperan dalam film Rio Anakku (1973), Wajah Tiga Perempuan (1976), Suci Sang Primadona (1977), dan Gita Cinta dari SMA (1979).

Rano Karno saat ditemui Tim Suara.com di Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (4/9/2024). Foto : Suara.com/Alfian Winanto

Kariernya dalam dunia perfilman bisa dikatakan mencapai puncak-puncaknya ketika Rano Karno mensutradarai sekaligus menjadi pemeran utama dalam serial “Si Doel Anak Sekolahan” yang mulai diproduksi sejak tahun 1990.

Sinetron yang mulai tayang pada tahun 994 di RCTI tersebut menjadi serial populer dan banyak diminati orang. Serial tersebut dibintangi oleh aktor dan aktris kawakan mulai dari Benyamin Sueb, Cornelia Agatha, Maudy Koesnadi, Aminah Cendrakasih, Mandra, Suti Karno, hingga Basuki.

Mengutip “30 Film Indonesia Terlaris”, Sinetron tersebut berjalan hingga tujuh musim dengan total 162 episode. Film ini menonjolkan Keluarga Doel yang hidup di tengah arus modernisme dan mempertahankan budaya Betawi.

Tak hanya itu, film ini juga menyajikan perjuangan Doel dalam menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi. Hal unik lain yang ada pada film ini adalah nuasana komedi ala Betawi dengan celetukan-celetukannya yang khas.

Sepanjang adegan pun para penonton akan disajikan dengan konflik-konflik yang terjadi pada setiap karakternya, seperti Doel dengan kisah cinta segitiganya hingga Mandra dengan kisah rumitnya bersama Munaroh.

Film-film yang ia perankan ini sukses membuat Rano Karno menyabet berbagai penghargaan dan menaikkan namanya.

Terjun ke dunia politik

Mengutip “Rano Karno – dari Layar jadi Gubernur” (2019), karier politik Rano diawali ketika ia dicalonkan sebagai Wakil Bupati Tangerang periode 2008—2013. Kala itu ia dicalonkan untuk mendampingi calon bupati Ismet Iskandar.

Pada masa pilkada tersebut, Rano bersama dengan Ismet Iskandar didukung oleh 15 partai yang tergabung dalam Koalisi Benteng Bersatu. Karena dukungan yang kuat inilah tak mengherankan apabila ia kemudian terpilih menjadi wakil bupati Tangerang.

Namun pada tahun 2011, Rano mengundurkan diri dan memilih menjadi Wakil Gubernur Banten pada periode 2012—2017. Pada masa tersebutlah, Rano Karno kemudian menjadi Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang terbukti bersalah atas tindak pidana korupsi.

Pasca-masa jabatannya berakhir, Rano Karno kemudian mencalonkan diri kembali dalam Pilgub Banten tahun 2017. Namun, dalam kontestasi kali ini ia gagal.

Kini Rano Karno kembali terjun di kancah politik dalam pemilihan gubernur Jakarta 2024 bersama dengan Pramono Anung.

Kontestasi ini sekaligus menjadi tantangan Rano Karno dalam memenangkan hati warga Jakarta, sama seperti film-film yang pernah ia buat. Dan ia pun berhasil menjadi Wakil Gubernur Jakarta mendampingi Pramono.(*)

Sumber (*/total politik/Azi/berbagai sumber)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga dan Pelaku Usaha Tak Taat Aturan Covid-19, Camat & Lurah Sosialisasi

    Warga dan Pelaku Usaha Tak Taat Aturan Covid-19, Camat & Lurah Sosialisasi

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyikapi penyebaran Covid-19 di Kota Kupang dan menindaklanjuti rapat bersama Pemerintah Provinsi NTT tentang penanganan Covid-19 di wilayah Pemkot Kupang, maka Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay,  melakukan pertemuan dan memberikan arahan kepada para Camat dan Lurah di di podium upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Jumat pagi, 29 Januari […]

  • Menteri Yasonna Laoly Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PANRB

    Menteri Yasonna Laoly Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PANRB

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menerima penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik predikat A atau Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), pada Selasa, 8 Maret 2022 di InterContinental Hotel Jakarta. Penghargaan diberikan atas keberhasilan Menteri Yasonna membina pelayanan publik yang berkualitas pada unit-unit Pelayanan Publik […]

  • LPSK Temui Keluarga Korban Kasus KDRT di Bali

    LPSK Temui Keluarga Korban Kasus KDRT di Bali

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengadakan pertemuan dengan beberapa pihak untuk mencari solusi terkait pembayaran biaya rumah sakit seorang perempuan korban penusukan oleh suaminya sendiri pada bulan Oktober silam. Pertemuan untuk menjelaskan posisi dan kewenangan LPSK dalam peristiwa ini. Bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bali, […]

  • Terap ISO 37001:2016, Bank NTT Komit Zero Tolerance Terhadap Suap

    Terap ISO 37001:2016, Bank NTT Komit Zero Tolerance Terhadap Suap

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT Bank Pembangunan Daerah (PT. BPD) Nusa Tenggara Timur berkomitmen menerapkan manajemen bersih, serta zero tolerance terhadap suap. Atas kerja kerasnya serta komitmen menerapkan prinsip ini, maka Bank NTT terus menerapkan ISO 37001:2016. Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang tertuang dalam ISO 37001:2016 adalah serangkaian standar untuk membantu organisasi/perusahaan baik sektor publik, swasta […]

  • Bingkisan Natal untuk Kaum Papa dari Kaum Muda Oeba

    Bingkisan Natal untuk Kaum Papa dari Kaum Muda Oeba

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para kaum muda yang tergabung dalam Arisan Kasih dan Pemuda-pemudi Jalan Nangka, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisihkan penghasilan mereka untuk sekadar berbagi kepada para kaum papa atau kaum kurang beruntung. Para penerima bingkisan kasih Natal merespons dengan beragam terima kasih dan iringan doa. Seperti ungkapan terima […]

  • IMO-Indonesia Dukung Menteri Erick Thohir Benahi BUMN

    IMO-Indonesia Dukung Menteri Erick Thohir Benahi BUMN

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pasca-pelantikan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 dalam Kabinet Kerja jilid 2 Periode 2019—2024, Erick Thohir mulai bergelut dengan 142 perseroan besar milik negara serta 800-an anak dan cucu turunannya di berbagai sektor. Hal tersebut diungkap Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail saat diwawancara oleh […]

expand_less