Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).

 

Sumba | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur konsisten mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi beberapa komoditas unggulan di pulau Sumba.

Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati melakukan road show di pulau Sumba, dimulai audiensi dengan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade pada Rabu,16 April 2025. Hadir pada audiensi dimaksud, Asisten I dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumba Barat serta perwakilan pimpinan Bank NTT.

“Terdapat potensi beberapa komoditas unggulan di Kabupaten Sumba Barat, mulai dari porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete yang memerlukan sinergi dengan berbagai pihak” beber Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade.

Melanjutkan kunjungan kerjanya, Agus Widjajati bersama Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Rangga Kaka melakukan kegiatan panen raya komoditas padi di Desa Karang Indah sebagai bukti nyata hasil koordinasi gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP). Adapun panen raya dan kebun percontohan di Sumba Barat Daya sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, dilakukan peresmian kebun percontohan kakao yang didukung PT. Timor Mitra Niaga dalam melakukan pendampingan kepada petani sekitar untuk mendorong peningkatan perekonomian Sumba Barat Daya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Widjajati memanen porang bersama Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Rangga. Foto : tim BI NTT

Selanjutnya, dihelat high level meeting (HLM) TPID – TP2DD di Waingapu, Sumba Timur pada Kamis, 17 April 2025. Adapun HLM dihadiri Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Sekretaris Daerah Sumba Timur, jajaran Forkopimda Kab. Sumba Timur, Kepala BPS Sumba Timur, pimpinan Perum Bulog Waingapu dan pimpinan OPD Sumba Timur.

Pemda Sumba Timur dan Bank Indonesia NTT bersepakat bersinergi mengoptimalkan potensi ekonomi lokal untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, saat memimpin HLM TPID – TP2DD menyampaikan berbagai hal yang relevan dilakukan dalam menopang perekonomian. “Kita membangun lumbung panen secara swadaya oleh semua kelompok tani untuk meningkatkan intensitas tanam petani, mengimbau masyarakat perkotaan untuk melakukan budidaya hortikultura di perkotaan, gerakan masyarakat melalui Dasa Wisma hingga membeli hasil komoditi petani oleh ASN dan orang mampu secara finansial,” beber Umbu Lili Pekuwali.

Merespons upaya itu, Agus Widjajati menekankan pentingnya memperkuat ketahanan ekonomi domestik daerah di tengah gejolak ketidakpastian ekonomi dunia. Penguatan tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi potensi daerah, antara lain sektor pertanian dan perikanan di Sumba Timur serta digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

“Ada tiga hal yang harus menjadi fokus sinergi BI NTT dengan TPID dan TP2DD Sumba Timur. Pertama, inflasi harus kita jaga pada rentang target 2,5±1%. Kedua, ketahanan pangan perlu diperkuat, optimalkan potensi perikanan Sumba Timur yang utilisasinya baru 29% dari potensi, serta fokus perkuat serapan tenaga kerja dan produktivitas komoditas pangan yang mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Ketiga, mendorong penguatan pendapatan asli daerah (PAD) dengan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” papar Agus Sistyo Widjajati.

Adapun HLM TPID – TP2DD menghasilkan beberapa rekomendasi dan arahan strategis kepala daerah untuk memperkuat stabilitas ekonomi di Sumba Timur.(*)

Sumber (*/tim BI NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUHP dan KUHAP Baru Rawan Ancam Kebebasan Pengkritik

    KUHP dan KUHAP Baru Rawan Ancam Kebebasan Pengkritik

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai informasi, KUHP yang disahkan pada 2022 dan KUHAP yang disahkan pada Desember 2025 mulai berlaku efektif pada 2 Januari 2026.   Jakarta | Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru berpotensi mempermudah kriminalisasi terhadap warga yang mengkritik pemerintah. Ia menyoroti pasal pidana penghinaan terhadap presiden, wakil presiden, dan instansi […]

  • 577 ODP & 11 PDP Sembuh, Aýo Putus Mata Rantai Covid-19 di Provinsi NTT

    577 ODP & 11 PDP Sembuh, Aýo Putus Mata Rantai Covid-19 di Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hingga Kamis, 16 April 2020 pukul 21.00 WITA jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 779 orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 18 orang, Pasien Positif Covid-19 masih 1 Orang. Hingga saat ini sudah ada 35 sampel swab negatif, 1 sampel Positif dan 19 sampel belum ada hasil,” beber Juru Bicara Gugus […]

  • Pascagempa Bantul, PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan dan Bantu Warga

    Pascagempa Bantul, PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan dan Bantu Warga

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Bantul, Garda Indonesia | Pascagempa bermagnitudo 6,6 SR dengan episentrum Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 30 Juni 2023, PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan membantu pemulihan masyarakat terdampak. Pada Sabtu, 1 Juli 2023 pukul 03.40 WIB aliran listrik pada lebih dari 34 ribu pelanggan terdampak gempa di pantai selatan […]

  • Ada 16 Fasilitas Rehabilitasi Pecandu & Korban Penyalahgunaan Narkoba di NTT

    Ada 16 Fasilitas Rehabilitasi Pecandu & Korban Penyalahgunaan Narkoba di NTT

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan capaian kinerja yang telah berhasil melaksanakan tugas utama di bidang P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang menjadi tugas dan tanggung jawab berkaitan dengan Program Rehabilitasi Berkelanjutan. Dalam sesi press release yang dihelat oleh Bidang Rehabilitasi […]

  • Optimalkan Pelayanan, Dinas PMD Belu Diseminasi Mekar Desa

    Optimalkan Pelayanan, Dinas PMD Belu Diseminasi Mekar Desa

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat pada desa–desa yang memiliki penduduk padat dan wilayahnya luas, maka Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memprakarsai pembentukan/ pemekaran desa. Hal ini tertuang dalam surat pemberitahuan Sosialisasi Pembentukan/ Pemekaran Desa tanggal 9 April 2021, nomor: DPMD.010/ […]

  • PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminimalisir dan mencegah stunting atau anak kerdil terus dilakukan melalui berbagai program. Upaya tersebut didukung oleh Tim Penggerak PKK NTT dengan melakukan kerja kolaboratif mencegah stunting Stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak […]

expand_less