Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

“Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Loading

Ia merupakan satu-satunya teknisi proteksi perempuan di Pulau Timor, berharap ke depannya bertambah lagi teknisi perempuan dan tak hanya satu.

 

Kupang | Pada salah satu Unit PLN Layanan Transmisi dan Gardu Induk Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Timor. Di antara deretan menara transmisi yang menjulang dan peralatan gardu induk yang berdiri kokoh, tampak wajah muda Srikandi penuh semangat dan ketangguhan. Mereka adalah wajah baru dari dunia kelistrikan, menantang stereotip yang selama ini melekat.

Salah satu wajah baru Srikandi itu adalah Michelle Rosa Revolusi Tindi, 24 tahun. Michelle adalah teknisi proteksi transmisi, Ia menjadi bagian dari generasi baru yang mengisi ruang-ruang teknis, wilayah yang dahulu nyaris didominasi laki-laki.

Lulusan Teknik Elektro dari Politeknik Negeri Manado ini mengabdikan dirinya di Pulau Timor. Baginya, transmisi bukan sekedar soal kabel dan tegangan, tetapi tentang memastikan energi listrik mengalir hingga ke pelosok.

“Setahu saya, jarang sekali perempuan yang tertarik bekerja di jaringan transmisi,” kata Michelle, sambil menyeka peluh di bawah helmnya. “Saya juga ingin punya teman proteksi yang perempuan juga, tidak hanya saya saja,” harapnya.

Namun, jalan menuju regenerasi tenaga teknik, terutama perempuan, bukanlah tanpa hambatan. PLN (Persero) masih menghadapi tantangan besar. Meski jumlah teknisi perempuan terus bertambah, kehadiran mereka di lapangan masih tergolong sedikit dibandingkan rekan pria. Banyak anak muda perempuan yang ragu terjun ke dunia teknik listrik karena stigma profesi yang keras, penuh risiko, dan kerap dianggap sebagai pekerjaan maskulin.

“Bukan sekadar fisik yang dibutuhkan di sini, tapi ketangguhan mental dan ketelitian untuk melindungi semua peralatan ketenagalistrikan khususnya pada peralatan transmisi dan gardu induk,” ujar Michelle. Sebagai teknisi proteksi, tanggung jawabnya tidak main-main. Ia memastikan sistem proteksi transmisi bekerja optimal. Mengatur peralatan, menganalisis gangguan, dan siap mengambil tindakan cepat ketika terjadi masalah.

Pengujian relay proteksi adalah satu satu tugas yang selalu dikerjakan oleh Michelle dan tim. Foto : tim PLN

“Ini bukan sekadar pekerjaan,” kata Michelle, suaranya mantap. “Listrik bukan hanya soal teknologi, tapi tentang menghadirkan cahaya bagi kehidupan yang lebih baik.” Tandas Michelle.

General Manager PLN UIW NTT, Fransiskus Eko Sulistyono mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras dan cerdas dari Srikandi-srikandi PLN NTT.

”Kami sangat bangga dengan ketangguhan Srikandi-srikandi kami dengan semangat juang yang tinggi dan penuh rasa tanggung jawab melaksanakan setiap tugas yang diberikan. Kami berharap bahwa hal ini akan menjadi inspirasi bagi Srikandi-srikandi lainnya yang ingin berkarier di PLN,“ ungkapnya.

Perlu diketahui, bagian proteksi transmisi adalah garda terdepan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Kesalahan kecil bisa berdampak besar. Karena itu, regenerasi SDM di bidang ini adalah sebuah keharusan strategis. Pengetahuan teknis tentang proteksi, mulai dari pengaturan hingga pemulihan sistem, harus terus diturunkan dan dikembangkan.

Namun, regenerasi ini tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga soal keberanian melampaui batasan. Para pionir seperti Michelle terus membuktikan bahwa perempuan bukan hanya mampu bekerja di bidang ini, tetapi juga menjadi tulang punggung keberlanjutan sistem transmisi. (*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpas Korupsi Saat Ramadan, KMN Akui Komitmen KPK

    Tumpas Korupsi Saat Ramadan, KMN Akui Komitmen KPK

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bulan Ramadan dengan menangkap Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan operasi tangkap tangan (OTT) 10 tersangka di Direktorat Jenderal Kereta Api Kemenhub, membuktikan lembaga antirasuah ini masih bertaring menindak pelaku korupsi di Indonesia. “Kinerja KPK patut dan sangat wajar mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan mahasiswa […]

  • PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang kembali melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang mana melanjutkan PPKM tahap kedua yang berakhir pada Selasa, 9 Februari 2021. Demikian penegasan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sesi jumpa media di beranda Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa siang, 9 Februari 2021. PPKM tahap ketiga, […]

  • Surga Tersembunyi  di Pulai Sabu Raijua

    Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019. Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau […]

  • Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Tetun, disebut juga Tetum atau Belu adalah suku bangsa yang merupakan penduduk asli Pulau Timor. Suku ini mendiami Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia dan sebagian besar wilayah Timor Leste. Bahasa Suku Tetun disebut dengan bahasa Tetun yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Austronesia. Selain di Pulau Timor, suku ini juga banyak terdapat […]

  • Wakil Wali Kota Kupang : Tidak Ada Izin Pesta Selama PPKM Level IV

    Wakil Wali Kota Kupang : Tidak Ada Izin Pesta Selama PPKM Level IV

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menegaskan tidak ada izin untuk menyelenggarakan pesta dan acara yang berpotensi timbulkan kerumunan selama PPKM Level IV. Penegasan tersebut disampaikannya dalam rapat evaluasi PPKM Level IV tingkat Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, pada Kamis, 19 Agustus 2021. […]

  • Ungkap Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Polri : Mereka Suami Istri

    Ungkap Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Polri : Mereka Suami Istri

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri telah mengantongi identitas pelaku wanita bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Pelaku wanita tersebut berinisal YSF. “Identitas laki-laki tersebut diketahui berinisial L, sementara wanita yang L bonceng bernama YSF,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, pada Senin 29 Maret 2021. Irjen Argo mengatakan, YSF bekerja sebagai pegawai […]

expand_less