Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pemprov NTT dan BPOM RI Inisiasi Bangun Karya Dukung UMKM

Pemprov NTT dan BPOM RI Inisiasi Bangun Karya Dukung UMKM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

Loading

Sejak diluncurkan pada Mei 2024, Bangun Karya telah menjadi wadah kolaborasi strategis antara sektor industri, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan BPOM RI dalam mendorong pemberdayaan UMKM lokal.

 

Kupang | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT), Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), dan Bentoel Group menginisiasi Program Bangun Karya. Program ini sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa, program ini pun berhasil memberikan pendampingan intensif kepada 10 UMKM di sektor pangan olahan, kosmetik, dan obat tradisional di 4 (empat) kabupaten dan kota prioritas, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Alor.

Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan UMKM berbasis regulasi dan inovasi di Indonesia.

Salah satu capaian utamanya adalah pembangunan rumah produksi sesuai standar Good Manufacturing Practices (GMP) yang mendukung percepatan perizinan dari Badan POM RI. Sebelumnya, program ini juga telah mengedukasi lebih dari 300 warga dan pelaku usaha mikro dan kecil tentang penerapan praktik produksi yang baik.

Sejak diluncurkan pada Mei 2024, Bangun Karya telah menjadi wadah kolaborasi strategis antara sektor industri, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan BPOM RI dalam mendorong pemberdayaan UMKM lokal.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melki Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari sektor swasta dan regulator nasional dalam penguatan ekonomi daerah. “Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menjawab tantangan konkret di lapangan. Kita mulai dari desa, dari pelaku UMKM kecil, untuk membangun NTT yang berdaya saing dan siap menghadapi pasar global. Semangat ini juga sejalan dengan Program One Village, One Product (OVOP) yang telah kami luncurkan sebagai bagian transformasi ekonomi dari desa,” bebernya.

Pih. Kepala Badan POM RI, Irjen. Pol. Dr. Jayadi, dalam sambutannya menegaskan komitmen lembaganya terhadap penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. “Badan POM sangat mendukung inisiatif yang mendorong UMKM untuk tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga patuh terhadap regulasi keamanan produk. Legalitas bukan hanya soal izin, tap! Jaminan mutu bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Bentoel Group sebagai mitra utama program Bangun Karya menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun masa depan UMKM Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.

Dian Widyanarti, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group, menekankan melalui Bangun Karya, pihaknya ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di daerah seperti Nusa Tenggara Timur memiliki kesempatan yang setara untuk tumbuh dan bersaing.

Program Bangun Karya, beber Dian Widyanarti, dirancang bukan hanya untuk mendidik, tetapi juga membekali secara praktis, termasuk pendampingan fasilitas produksi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan POM RI.

“Kami percaya bahwa dampak sosial yang berkelanjutan hanya bisa tercapai jika dunia usaha turut aktif mengambil peran dalam pembangunan inklusif. Untuk terus dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat, kami juga ingin meminta dukungan dari pemerintah terhadap keberlanjutan industri tembakau. Bukan hanya bagian dari warisan budaya, industri ini telah banyak memberikan kontribusi positif bagi penerimaan negara, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

Penutupan program ini ditandai dengan penayangan dokumentasi capaian, penyerahan apresiasi kepada 10 UMKM terbaik, serta ramah tamah bersama seluruh pemangku kepentingan pada Rabu sore, 4 Juni 2025 di aula rumah jabatan Gubernur NTT.

Penulis (+roni banase)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flobamora Film Festival Siap Tayang Karya Pelajar NTT

    Flobamora Film Festival Siap Tayang Karya Pelajar NTT

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komunitas Film Kupang (KFK) berhasil menyelesaikan agenda Workshop Film Pelajar (WFP) pada dari Senin—Kamis, 26—29 September 2022). Rangkaian dinamika pun sudah disiapkan panitia bersama para mentor yang membantu dalam penyampaian materi. Sekiranya 20 peserta dengan 5 perwakilan dari setiap sekolah yang mendaftar telah membuahkan hasil, peserta siap menayangkan karya di Flobamora […]

  • Hemat 15 Triliun, Prabowo Minta Potong Perjalanan Dinas Luar Negeri

    Hemat 15 Triliun, Prabowo Minta Potong Perjalanan Dinas Luar Negeri

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran perjalanan dinas pejabat dipotong, terutama perjalanan dinas luar negeri. Ia ingin perjalanan luar negeri para pejabat dikurangi 50 persen dari total anggaran yang terdata di kementerian atau lembaga masing-masing. “Saudara-saudara, hitungan kita perjalanan luar negeri saja itu, Indonesia ini perjalanan luar negeri pejabat-pejabat, USD 3 miliar. Saya minta […]

  • Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Oke, pertanyaan pertama dulu ya. Siapa yang takut dengan interpelasi? Apakah Gubernur Anies Baswedan? Atau ketujuh fraksi itu? Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, PKB-PPP. Atau keduanya? Ya Anies ya ketujuh fraksi itu, sama-sama takut. Kenapa Anies mesti takut dengan interpelasi? Apakah ada yang ia tidak mampu menjelaskannya, atau dibuat tidak […]

  • Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rony Banase Saat saya bersama anak bungsu laki-laki berumur 8 tahun, sontak dia protes sambil berujar, “Papa, kenapa orang itu buang sampah sembarangan dari dalam mobil? Dia bodoh sekali,” ujarnya ketus [saat itu, kami sedang berhenti menunggu lampu hijau] di bundaran Gedung Sasando [gedung kebanggaan masyarakat NTT, karena menjadi salah satu ikon]. Tak […]

  • Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

    Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Kendhit A. Jlamprong Dari dulu Mbak Megawati Soekarnoputri memang paling jago kalau urusan “hari-hari baik”. Minimal dia sangat peduli terhadap pemilihan hari untuk melakukan hal-hal penting. Buktinya, untuk mengumumkan calon presiden yang diusung partainya, dia memilih Jumat, 21 April 2023. Kita tahu kan kalau 21 April itu selalu diperingati Hari Kartini? Tapi, saya haqqul […]

  • TANTANGAN! Kayak Flores Sea Expedition Menuju Laut Selatan Flores

    TANTANGAN! Kayak Flores Sea Expedition Menuju Laut Selatan Flores

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Flores, Garda Indonesia | Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, adalah fakta yang diakui oleh dunia. Kekayaan bahari, keragaman budaya dan suku bangsa dari 17 ribu pulau menjadi entitas Indonesia. Memaknai kondisi tersebut dan mengembalikan semangat bahari anak bangsa, maka Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, WANADRI, berkolaborasi dengan Komunitas Budaya RUMAH NUSANTARA, merancang […]

expand_less