Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » SMA-SMK NTT Menuju Sekolah Gratis, Ini Saran Ombudsman

SMA-SMK NTT Menuju Sekolah Gratis, Ini Saran Ombudsman

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

Loading

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos Tjoanda mengatakan Pemerintah Maluku Utara hadir menggratiskan uang komite untuk anak-anak SMA/SMK dan Madrasah melalui anggaran BOSDA.

 

Kupang | Langkah berani dan sistematis diambil oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan menggratiskan pungutan uang komite bagi seluruh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri mulai April 2025. Sementara untuk SMK swasta dan Madrasah mulai Juli 2025. Kebijakan ini merupakan salah satu prioritas Program 100 Hari Kerja Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos Tjoanda dan Wakil Gubernur, Sarbin Sehe.

Kebijakan ini lahir sebagai jawaban atas tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan di Maluku Utara.

Simak video di bawah ini:

https://www.instagram.com/reel/DKb-IIFR25d/?igsh=MXhka3FkNTNrY3RzdA==

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos Tjoanda, mengatakan Pemerintah Maluku Utara hadir untuk menggratiskan uang komite kepada anak-anak SMA/SMK melalui anggaran BOSDA. “Telah dibayarkan tagihan BOSDA dari 147 SMA senilai Rp.1,6 miliar yang dianggarkan sebesar Rp34 miliar,” bebernya.

SMK Kolbano di NTT telah menggratiskan uang komite

Langkah berani pun telah diambil oleh salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni SMK Negeri Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kepala SMK Negeri Kolbano, Joni Leo, S.Pd, mengumumkan kebijakan pembebasan biaya komite selama bersekolah bagi seluruh siswa-siswi kelas 10 hingga kelas 12. Kebijakan itu disampaikan Joni Leo saat rapat bersama dengan orang tua murid pada Rabu, 24 Januari 2024 bertempat di SMKN Kolbano.

Baca jugahttps://gardaindonesia.id/2024/01/smk-negeri-kolbano-bebaskan-siswa-dari-uang-komite/

Joni Leo mengatakan bahwa keputusan yang diambil bukanlah keputusan sepele, melainkan hasil dari pemahaman mendalam terhadap hambatan-hambatan yang dihadapi oleh para siswa. Sejak tahun 2022, di SMKN Kolbano secara intensif melakukan survei untuk merinci kendala utama, dan hasilnya menyoroti kesulitan keuangan yang signifikan.

Proses uji coba, imbuh Joni Leo, telah dilakukan pada tahun 2022 dan sekolah mengalami penambahan siswa yang signifikan. Sehingga direncanakan akan dibangun asrama siswa dan sementara dikerjakan gedung berukuran 6×9 m2.

Joni Leo menegaskan bahwa langkah ini tak hanya sekadar pembebasan biaya tetapi komitmennya terhadap peningkatan kedisiplinan. Dengan kesepakatan bersama orang tua dalam rapat, kehadiran siswa menjadi poin penting. Absensi lebih dari 6 hari dalam sebulan akan mendapatkan konsekuensi sesuai kesepakatan.

Saran Ombudsman sekolah gratis di NTT

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mengapresiasi langkah cerdas Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos Tjoanda yang menggratiskan uang komite bagi siswa SMA/SMK/Madrasah.

“Beliau (Gubernur Maluku Utara, red) seorang ibu rumah tangga dan tidak punya pengalaman pemerintahan, namun ketika jadi gubernur, beliau paham bahwa urusan pendidikan adalah urusan wajib Pemda yang harus dibereskan. Maka, dalam 100 hari saja, pendidikan di Maluku Utara sudah gratis. Tidak ada pungutan komite,” ujarnya kepada awak media pada Senin, 9 Juni 2025.

Darius Beda Daton mengungkapkan ribuan anak NTT tidak bisa bekerja atau melanjutkan kuliah karena ijazahnya masih ditahan di sekolah gegara belum mampu lunasi tunggakan sumbangan komite.

Ombudsman, imbuh Darius, telah menyurati Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan DPRD NTT terkait pembebasan uang sekolah.

“Semoga ada respons baik demi anak-anak NTT,” tandasnya sembari menekankan sekolah gratis bisa upayakan dari efisiensi di sekolah sebab banyak pembiayaan yang tidak perlu.

Darius pun membeberkan 3 (tiga) langkah yang harus dilakukan sekolah agar biaya sekolah lebih murah,

Pertama, data kembali jumlah guru honor yang sudah beralih menjadi guru P3K atau PNS tahun ini. Jika banyak yang beralih, otomatis biaya untuk honor mereka berkurang. Karena itu tidak ada alasan memungut sama atau lebih dari tahun sebelumnya.

Kedua, kurangi honor tugas tambahan guru dan kepala sekolah yang bersumber dari sumbangan komite. Guru sudah dapat gaji, sertifikasi dan tunjangan khusus perbatasan bagi guru perbatasan;

Ketiga, kurangi kegiatan ekstra sekolah yang tidak urgen dan berdampak ke peserta didik.

Penulis (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Karantina Pertanian Kupang Terjungkal di Atambua

    Mobil Karantina Pertanian Kupang Terjungkal di Atambua

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Mobil Izusu Panther milik Badan Karantina Pertanian Kupang bernomor polisi B 1292 UQN jungkir balik di Bilangan Kilometer 4, depan Kantor Lurah Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, pada Rabu 10 Juni 2020 petang. Menurut informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia di lokasi kejadian menyebutkan, mobil itu bergerak dari arah Motamasin […]

  • Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    Kumham NTT Harmonisasi Empat Ranperda Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Barat Daya, Garda Indonesia |  Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone memenuhi undangan Pemda Sumba Barat Daya (SBD) guna menata 4 (empat) regulasi (harmonisasi Ranperda), ditandai pertemuan Kakanwil bersama Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan dengan Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete di ruang kerjanya, pada Kamis, 30 September 2021. Kakanwil Merci Jone (sapaan akrabnya, red) juga […]

  • Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia |  ‘Sudah jatuh, tertimpa tangga pula’. Peribahasa ini, barangkali tepat disematkan kepada keluarga Basilius Berek, korban dugaan tindak pidana penipuan yang telah dilakukan oleh Alfonsius Lete hingga menyisakan kesulitan dalam melanjutkan proses pembangunan rumah baru idaman. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/10/7-juta-raib-lius-berek-bakal-laporkan-alfons-lete-ke-polsek-tasbar/ Disaksikan Garda Indonesia, saat menyambangi kediaman keluarga Lius Berek pada Jumat pagi, 21 […]

  • Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man mengatakan Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT pada 14—17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional pada 28 Oktober—1 November 2020. Pernyataan kesiapan Kota Kupang menjadi tuan rumah event rohani berskala […]

  • Gubernur Apresiasi; 68 ha Lahan Jagung di Kecamatan Noemuti Tanpa APBD

    Gubernur Apresiasi; 68 ha Lahan Jagung di Kecamatan Noemuti Tanpa APBD

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu-TTU,gardaindonesia.id-Viktor Bungtilu Laiskodat, usai mengikuti Malam Ramah Tamah bersama Keluarga Besar Nusa Bungtilu, Kamis (06/09/18) di Desa Otan, Kecamatan Semau-Kabupaten Kupang, melanjutkan “Kerja Nyata” ke Kab. Timor Tengah Utara; tepatnya ke lokasi penanaman simbolis jagung di Desa Nifuboke (58 ha) dan Bijeli (10 ha); Kecamatan Noemuti, Sabtu/8. September 2018. Gubernur Viktor Laiskodat asal Pulau Semau […]

  • Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    Gakkumdu Hentikan Proses Kasus Bagi Sembako oleh Yayasan Fahiluka

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu melalui Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Pareira mengatakan, proses laporan dugaan pembagian sembako di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk sudah dihentikan. Hal itu dikemukakan Andreas Pareira kepada Garda Indonesia, pada Senin, 9 November 2020. Baca […]

expand_less