Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Labuan Bajo Diduga Jadi Kawasan Prostitusi Anak di Bawah Umur

Labuan Bajo Diduga Jadi Kawasan Prostitusi Anak di Bawah Umur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

Loading

Keresahan dan kekhawatiran terhadap anak-anak perempuan usia sekolah dasar hingga menegah atas yang menjadi korban eksploitasi seksual di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Anak-anak korban praktik ini berasal dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

 

Labuan Bajo | Selain menyuguhkan sejuta pesona alam, Labuan Bajo, dikabarkan menyimpan sejuta rahasia bayangan gelap yang mengejutkan dan mengguncang hati nurani para orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar hingga menegah ke atas belakangan ini.

Pasalnya, baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan sebuah unggahan Akun Facebook miliki @Sony Willa Dida mengatakan di balik pesona alamnya sebagai lokasi wisata super prioritas yang memikat mata dunia, Labuan Bajo menyimpan sisi kelam yang mengejutkan.

Simak : https://www.facebook.com/share/p/1AbAUA1bsP/?mibextid=oFDknk

Pada unggahan tersebut, ia mengungkapkan keresahan dan kekhawatiran terhadap anak-anak perempuan usia sekolah dasar hingga menegah atas yang menjadi korban eksploitasi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Anak-anak yang menjadi korban praktik prostitusi tersebut berasal dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Hal ini menunjukkan bahwa para wisatawan yang datang dari berbagai negara di belahan bumi ini, bukan hanya sekedar menikmati pesonanya alam Labuan Bajo seperti hamparan pantai berpasir putih, air laut sebening kristal, dan terumbu karang yang hidup, semuanya terukir dalam bingkai lukisan alam yang sempurna yang memanjakan mata saat memandangnya. Tetapi juga menikmati tubuh mungil si gadis cilik yang masih suci itu.

Menilik kondisi tersebut, hal ini mencerminkan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat atau dinas terkait yang mengelola pesona alam atau taman wisata ikon nasional dan internasional Labuan Bajo, harus membenahi secara baik dan memberikan pengawasan yang ketat terhadap para pengusaha-pengusaha penginapan atau hotel di Labuan Bajo guna mencegah terjadinya praktik-praktik yang dinilai melanggar nilai-nilai asusila sosial, dan norma-norma kehidupan serta budaya sopan satu sebagai identitas orang NTT pada umumnya khususnya budaya Manggarai.

Praktik eksploitasi anak-anak di bawah umur tersebut seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook miliki @Sony Willa Dida, mengemuka pasca-laporan dari Kepala UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita Kupang, Dinas Sosial Provinsi NTT, dr. Yusi T. Kusumawardhani.

Yusi mengungkapkan temuan tersebut saat melakukan perjalanan dinas dari Labuan Bajo ke Ruteng. Ia menyebut adanya aktivitas mencurigakan yang melibatkan anak-anak perempuan, mulai dari siswa kelas VI SD hingga SMA, yang diduga menjadi korban eksploitasi seksual.

“Dalam perjalanan kami dari Labuan Bajo ke Ruteng, kami mendapati satu hotel di Ruteng yang setiap hari Jumat sekitar pukul 11.00 Wita dijadikan tempat penampungan remaja putri, mulai dari siswa SMP hingga SMA, bahkan ada yang masih duduk di kelas VI SD,” ujar Yusi seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook @Sony Willa Dida, pada Senin, 9 Juni 2025.

Menurut penuturannya, para remaja tersebut kemudian diantar menggunakan mobil travel menuju Labuan Bajo dan disebar ke sejumlah hotel. Beberapa sopir travel bahkan mengaku telah menjadi langganan untuk mengantar para remaja itu.

“Anak-anak itu kemudian diantar dengan mobil travel ke Labuan Bajo dan disebar ke sejumlah hotel,” kata Yusi pada 20 Mei 2025 seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook @Sony Willa Dida.

Setiap hari Minggu jelas Yusi, mereka diantar kembali ke wilayah asal, yakni Manggarai dan Manggarai Timur. Di salah satu rumah makan di Borong, para remaja itu mengganti pakaian dan membersihkan riasan wajah mereka sebelum kembali menjalani kehidupan sebagai ‘gadis lugu’.

“Kondisi ini sangat menyedihkan. Ada yang keliru dalam pola asuh orang tua terhadap anak-anak ini,” ujar Yusi.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Keterlibatan berbagai elemen, mulai dari orang tua, sekolah, gereja, tokoh masyarakat hingga aparat penegak hukum, sangat diperlukan untuk menghentikan praktik keji ini.

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi Nusa Tenggara Timur, khususnya Labuan Bajo yang selama ini dikenal sebagai surga dunia dengan pesona alam yang menakjubkan setiap wisatawan. Tak seharusnya menutupi fakta sosial yang merusak masa depan generasi muda.

Pemerintah daerah dan pihak berwenang diharapkan segera bertindak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan perlindungan dan pendampingan bagi anak-anak yang menjadi korban.(*)

Penulis (*/Ferdy Daud)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermitra Kemen Koperasi, BPS Mendata Lengkap Koperasi dan UMKM

    Bermitra Kemen Koperasi, BPS Mendata Lengkap Koperasi dan UMKM

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah melihat perkembangan koperasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dinamis dan berkembang. Pemerintah pun telah menerbitkan ragam kebijakan dalam pemberdayaan dan diperlukan basis data tunggal koperasi dan UMKM yang akurat dan menyeluruh. Itulah latar belakang mengapa BPS bekerja sama dengan Kementerian Koperasi menghelat kegiatan pendataan lengkap Koperasi dan UMKM pada […]

  • Mendagri Ajak Kepala Daerah untuk  Berinovasi dalam Pelayanan Publik

    Mendagri Ajak Kepala Daerah untuk Berinovasi dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkapkan kesiapannya dalam menjalankan perintah Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam membangun sinergi dan menciptakan inovasi dalam pelayanan publik di sela acara Opening Ceremony International Public Service Forum 2018 di Jakarta Convention Center Senayan, (Rabu,7/11/18). “Saya kira bagaimana tadi arahan bapak Wapres bahwa kunci suatu keberhasilan pemerintahan […]

  • Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Loading

    KM Putri Sakinah diketahui membawa 11 orang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata. Kapal mengalami mati mesin sebelum dihantam gelombang tinggi swell 2—3 meter.   Labuan Bajo | Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, pada […]

  • Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Logikafilsuf
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak semua perilaku baik lahir dari kesadaran. Ada yang tumbuh dari keteladanan, ada yang lahir dari kebiasaan, dan ada pula yang muncul karena lingkungan memaksanya. Pertanyaannya, apakah kita ingin anak menjaga kebersihan karena takut dimarahi, atau karena mereka memahami bahwa lingkungan yang bersih menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat dan bermartabat. Inilah perbedaan mendasar yang […]

  • Presiden Jokowi: Pengendalian Banjir di Jakarta dari Hulu ke Hilir

    Presiden Jokowi: Pengendalian Banjir di Jakarta dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kam, 27 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, gardaindonesia.id | Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pembangunan bendungan kering (Dry Dam) Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018). Presiden menilai progres pembangunan 2 […]

  • NTT Masih Negatif Corona, Gubernur VBL Minta Masyarakat Tetap Waspada

    NTT Masih Negatif Corona, Gubernur VBL Minta Masyarakat Tetap Waspada

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Telah sebulan lebih fokus kerja masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT tertuju kepada percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hasilnya hingga kini secara nasional, tersisa dua provinsi yakni Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih negatif Covid-19. Terhadap kondisi tersebut , Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan agar […]

expand_less