Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Pulau Alor Jadi Pulau Terindah di Dunia

Pulau Alor Jadi Pulau Terindah di Dunia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 457
  • comment 0 komentar

Loading

Tak hanya dunia bawah lautnya, Alor juga menawarkan kekayaan budaya yang autentik seperti tenun ikat tradisional, rumah adat, ragam bahasa yang berjumlah puluhan (terbanyak di NTT) dan tradisi yang unik.

 

Alor | Pesona alam provinsi yang dikategorikan wilayah 3T (Terluar, Terpinggir dan termiskin) kini, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Pasalnya, baru-baru ini salah satu destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah pulau eksotis dengan jejeran pulau-pulau kecil tersebut dinobatkan sebagai salah satu tempat terindah di dunia oleh situs wisata global Time Out.

Situs wisata global Time Out adalah platform media yang berbasis di London dan terkenal dengan panduan gaya hidup dan kota-kota di seluruh dunia. Time Out menyediakan rekomendasi tentang perjalanan, makanan, minuman, tempat wisata, dan berbagai aktivitas menarik di berbagai kota. Mereka juga menerbitkan daftar tempat-tempat keren, seperti lingkungan paling keren di dunia, yang bisa menjadi inspirasi bagi para wisatawan.

Pulau yang dimaksud adalah Pulau Alor, sebuah surga tersembunyi di ujung timur NTT yang perlahan, namun pasti mulai dikenal dunia sebagai destinasi wisata kelas dunia. Berbekal kekayaan alam bawah laut, pantai pasir putih yang bersih, serta atmosfer yang masih alami, semuanya terukir dalam bingkai lukisan alam yang sempurna menawarkan pesona memikat hati para penulis perjalanan dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Dalam laporan Time Out, seorang penulis perjalanan bahkan menuliskan kesan mendalamnya setelah menyelam di perairan Alor: “Saya hampir bisa mendengar simfoni saat mengapung di atas karang warna-warni yang dipenuhi ikan,” tulisnya penuh kagum

Pesona alam Pulau Alor yang menawan ini, menarik perhatian dunia. Pulau Alor memang memiliki pesona yang sulit ditandingi oleh pulau-pulau lain yang ada di belahan bumi ini. Bahkan Presiden RI ke-7, Joko Widodo sangat mengagumi Alor, hingga berencana menjadikan Alor sebagai destinasi super prioritas. Rencana itu ia sampaikan saat kunjungan ke Alor pada 2 Oktober 2024.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2024/10/pulau-alor-ntt-kunker-di-akhir-masa-jabatan-presiden-jokowi/

Selain keindahan lautnya yang akrab disebut sebagai salah satu spot menyelam terbaik di Asia Tenggara, alam Pulau Alor juga menyuguhkan panorama perbukitan hijau, budaya lokal yang kental, hingga keramahan penduduknya yang membuat siapa pun betah berlama-lama.

Tak hanya dunia bawah lautnya, Alor juga menawarkan kekayaan budaya yang autentik seperti tenun ikat tradisional, rumah adat, ragam bahasa yang berjumlah puluhan (terbanyak di NTT) dan tradisi yang unik.

Para influencer NTT berpose menggunakan pakaian adat Suku Abui-Alor berbahan kulit kayu. Foto : Facebook

Hal ini menjadikan Alor tidak hanya menarik bagi pencinta alam, tetapi juga bagi pelancong yang mencari pengalaman budaya yang autentik dan berbeda.

Destinasi ramah wisatawan

Meski tergolong masih perawan dalam hal pariwisata massal, Alor kini telah mulai menarik perhatian pelaku wisata lokal, nasional hingga internasional.

Pemerintah daerah pun mulai mendorong pengembangan fasilitas pariwisata berkelanjutan tanpa merusak keaslian alam dan budaya setempat.

Bandara Mali di Alor kini menjadi gerbong utama bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan pulau itu.

Inilah waktunya Indonesia bangga

Predikat yang disematkan oleh Time Out kepada Alor sebagai salah satu tempat terindah di dunia menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kekayaan destinasi wisata luar biasa yang masih bisa dieksplorasi.

Hal ini sekaligus menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menjaga kelestarian Alor sambil mengelolanya secara bijak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Jadi, sudah tahu lokasinya kan?

Jika belum, kini saatnya menjadikan Pulau Alor sebagai destinasi liburan impianmu berikutnya. Karena mungkin saja, seperti sang penulis, kamu pun akan merasakan simfoni keindahan alam saat terapung di atas permata tersembunyi dari Timur Indonesia ini.(*)

Sumber (*/Oke Flores+ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Profesi Manajemen Risiko Jadi Atensi OJK di Sektor Keuangan

    Penguatan Profesi Manajemen Risiko Jadi Atensi OJK di Sektor Keuangan

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan integritas dan kompetensi profesi bidang manajemen risiko yang penting dalam upaya meningkatkan kualitas pencegahan risiko di industri jasa keuangan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena dalam Kick Off Meeting Profesi Manajemen Risiko Sektor Jasa Keuangan (SJK) 2024 di Jakarta, […]

  • Indonesia & Belanda Fokus Implementasi Kerjasama Proyek Air

    Indonesia & Belanda Fokus Implementasi Kerjasama Proyek Air

    • calendar_month Sen, 19 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Belanda, gardaindonesia.id |Kerja sama bilateral Indonesia – Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perhatian bersama diantaranya adalah perlindungan terhadap muara sungai dari kombinasi permasalahan kenaikan muka air laut, penurunan tanah dan cuaca ekstrim yang berdampak pada rawannya terjadi banjir. Pada tahun 2015 telah ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) […]

  • Klub Voli, Yuk Berkompetisi dalam PLN Mobile Proliga 2024

    Klub Voli, Yuk Berkompetisi dalam PLN Mobile Proliga 2024

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) kembali memberikan dukungan penuh untuk gelaran PLN Mobile Proliga 2024. Perseroan berharap pelaksanaan liga voli profesional paling bergengsi di tanah air tersebut akan mampu mencetak atlet-atlet voli Indonesia berkelas dunia. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan, sebagai kompetisi tertinggi bola voli di […]

  • Bupati Belu Tutup Latihan Dasar Militer Mahasiswa Universitas Pertahanan

    Bupati Belu Tutup Latihan Dasar Militer Mahasiswa Universitas Pertahanan

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM tampil sebagai inspektur upacara penutupan latihan dasar militer (latsarmil) 175 orang mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Mako Yonif Raider Khusus 744/SYB, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 26 Agustus 2021, pukul […]

  • Isu Sampah & Bencana Alam Jadi Hambatan Pariwisata di NTT

    Isu Sampah & Bencana Alam Jadi Hambatan Pariwisata di NTT

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sektor Pariwisata yang dijadikan sebagai Prime Mover perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur, kini terus didorong oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dalam berbagai kesempatan dan kunjungan kerjanya di dalam dan luar negeri. Namun, Pariwisata NTT dihadapkan pada isu aktual berupa sampah dan bencana alam yang masih marak dan belum bisa dituntaskan. Kepala […]

  • Habis Gelap Terbitlah Terang

    Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Albertus Muda, S.Ag Kekuatan yang terbersit lewat untaian kata-kata berhikmah di atas, keluar dari mulut seorang perempuan belia yang saat ini kita kenang sebagai salah satu pahlawan nasional. Bagaimana tidak? Kata-kata di atas, menarasikan konteks budaya pada zamannya yang membelenggu, menindas dan paternalistis. Ya, situasi itu benar-benar dialami oleh Kartini di zamannya, ratusan tahun […]

expand_less