Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kuliah Umum Psikologi Kristen IAKN Kupang Sorot Kesehatan Mental Anak

Kuliah Umum Psikologi Kristen IAKN Kupang Sorot Kesehatan Mental Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Wakil Rektor IAKN Kupang, Dr. Maryon Daniamaputra Pattinaja, Ph.D. menekankan peran psikologi dalam mendampingi tumbuh kembang anak belum banyak disorot secara luas.

 

Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Program Studi Psikologi Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK), menghelat kuliah umum bertajuk “Kesehatan Mental Anak, Investasi Bangsa: Mencegah Stunting dengan Pola Asuh Positif” pada Kamis, 26 Juni 2025 di area outdoor theatre IAKN Kupang.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama Dian Lestari Anakaka, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Psikologi Kristen, perwakilan mahasiswa dari program studi lain di lingkungan FISKK, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK), serta para dosen dan tenaga kependidikan.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Rektor I IAKN Kupang, Dr. Maryon Daniamaputra Pattinaja, Ph.D. mewakili rektor membuka kegiatan secara resmi, Dekan FISKK Dr. Yenry A. Pellondou, M.Si. Ketua Jurusan Ilmu Sosial Keagamaan Kristen Devi N. Sheldena, S.Psi., M.Psi. Psikolog, Kasubak Akademik, Koordinator Prodi Psikologi Yuvine M. C. Noach, M.Si. serta civitas akademika lingkup Program Studi Psikologi.

Dr. Maryon menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dan penting, tidak hanya bagi mahasiswa Psikologi, tetapi juga bagi para orang tua dan masyarakat luas.

“Ini merupakan bentuk nyata kontribusi IAKN Kupang, khususnya Program Studi Psikologi Kristen, dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pola asuh positif sebagai bagian dari upaya menanggulangi stunting dan memperkuat kesehatan mental anak. Ini adalah investasi jangka panjang yang strategis demi masa depan bangsa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa peran psikologi dalam mendampingi tumbuh kembang anak belum banyak disorot secara luas. Meski perhatian terhadap gizi anak semakin meningkat, penting juga menyoroti aspek kesehatan mental dan pola asuh yang mendukung perkembangan anak secara utuh.

“Anak-anak adalah masa depan kita. Maka, membangun masa depan berarti mempersiapkan mereka sejak dini, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” tekan Dr. Maryon.

Sementara itu, Ketua Panitia Gusti Yohanis Sette, M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka stunting di Indonesia, yang berdampak bukan hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak.

Stunting memiliki faktor penyebab yang kompleks, termasuk gizi yang tidak seimbang, pola pengasuhan yang kurang optimal, serta rendahnya kesadaran orang tua terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak. Dalam konteks ini, pola asuh positif menjadi salah satu kunci pencegahan yang efektif,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa, sebagai bagian dari generasi Z, merupakan calon orang tua dan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini ditujukan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Psikologi Kristen, mahasiswa lintas program studi yang tertarik pada isu parenting dan kesehatan anak, serta dosen dan tenaga kependidikan. Output yang diharapkan adalah meningkatnya kesadaran peserta tentang pentingnya pola asuh positif dan keterkaitan

Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah:

  1. Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya kesehatan mental anak dalam kaitannya dengan pencegahan stunting.
  2. Menggali peran psikologi dan pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
  3. Mendorong kesadaran mahasiswa sebagai calon orang tua dan pendidik untuk menerapkan pola asuh positif.
  4. Membuka ruang diskusi akademik antara mahasiswa dan praktisi psikologi dalam isu kesehatan anak.(*)

Penulis (*Daud Nubatonis)

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Bersama Kodam IV/Diponegoro, Ini Pesan Pangdam bagi Umat Kristiani

    Natal Bersama Kodam IV/Diponegoro, Ini Pesan Pangdam bagi Umat Kristiani

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang, Garda Indonesia | Natal merupakan wujud nyata kasih Tuhan yang begitu luar biasa kepada manusia yang kehadirannya sangat dinanti umat Kristiani. Oleh karena itu sudah sepantasnya perayaan Natal ini disambut dengan rasa syukur dan penuh suka cita. Kiranya damai dan kasih Natal senantiasa menerangi kehidupan kita dan menjadi motivasi baru dalam melaksanakan tugas dan […]

  • Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah melangsungkan free prior informed consent (FPIC) atau persetujuan atas dasar informasi di awal tanpa paksaan (PADIATAPA) di Gendang Gonggor, Desa Wewo, Satar Mese, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 30 September 2023. Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kawasan […]

  • Gorengan Oposisi Soal Turun Kelas GDP Ternyata Tidak Laku!

    Gorengan Oposisi Soal Turun Kelas GDP Ternyata Tidak Laku!

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Berita heboh bagi oposisi, “RI Turun Kelas! Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Bawah.” Begitu memang tajuk berita yang dikutip dari rilis Bank Dunia (World Bank). Dari negara yang tadinya (2019) berpendapatan USD 4.050,- per kapita turun jadi USD 3.870,- per kapita di tahun 2020 lalu. Fenomena yang sebetulnya sama sekali tidak mengejutkan […]

  • 26 ASN Pemkot Kupang Ikut Seleksi 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    26 ASN Pemkot Kupang Ikut Seleksi 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang memulai seleksi terbuka untuk pengisian tujuh jabatan tinggi pratama yang sempat tertunda beberapa waktu lalu. Proses seleksi yang berlangsung di salah satu hotel, dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang,  Fahrensy Priestley Funay, S.E, M.Si. pada Senin, 22 Maret 2021. Turut hadir dalam kesempatan tersebut panitia seleksi antara […]

  • Wakil Wali Kota Termuda Itu Bernama Serena Francis

    Wakil Wali Kota Termuda Itu Bernama Serena Francis

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Dari 85 wakil wali kota, Serena Francis dilantik sebagai Wakil Wali Kota Kupang periode 2025—2030. Ia didampingi adiknya, Fhytho Benjiro Juando Francis, S.M. sementara Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo didampingi istri tercinta, dr. Widya Cahya Widodo.   Kota Kupang | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025, melantik secara serempak 961 […]

  • ‘Woven Speech Book’: Tenun sebagai Pengetahuan, Menyurat yang Tersirat

    ‘Woven Speech Book’: Tenun sebagai Pengetahuan, Menyurat yang Tersirat

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jes Therik, pria kelahiran Atambua, 14 Juni 1942, kembali menghasilkan karya sebuah buku bertajuk ‘Woven Speech’ yang mengisahkan kekayaan dan beragam karya tenun yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya di Jakarta, pada tahun 1989, Jes Therik melahirkan Buku perdana tentang tenun yang berjudul ‘Tenun Ikat dari Timur (Ikat In […]

expand_less