Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Air Terjun Lapopu, Nuansa Biru Tosca Memesona di Sumba Barat

Air Terjun Lapopu, Nuansa Biru Tosca Memesona di Sumba Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 240
  • comment 0 komentar

Loading

Air terjun Lapopu pernah menjadi salah satu lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang disutradarai oleh Mira Lesmana. Hal ini yang membuat air terjun Lapopu menjadi trending topic.

 

Waikabubak | Nuansa biru tosca yang memesona berada di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi sorotan para wisatawan. Nuansa biru bagaikan berlian yang bersinar di dalam lumpur tersebut jatuh dari tebing dengan ketinggian lebih kurang 90 meter itu akrab disebut air terjun Lapopu. Tak ayal, para wisatawan yang melakukan kunjungan akan mengeleng-geleng kepala saat memandangi pesonanya.

Setibanya, di sana kawan akan disuguhkan dengan air terjun dengan air yang biru memberi nuansa segar alami, bagaikan obat penawar rindu untuk menyenangkan hati dan pikiran yang dibebani oleh lika-liku kehidupan ini.

Sebagai informasi air terjun Lapopu juga pernah menjadi salah satu lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang disutradarai oleh Mira Lesmana. Hal ini yang membuat Air Terjun Lapupu menjadi trending topic dibicarakan di media sosial.

Air terjun Lapopu tersebut berada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, air terjun ini merupakan jenis air terjun bertingkat (berundak-undak) yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter.

Selain air terjun Kabupaten Sumba Barat juga memiliki keindahan alam lain dilengkapi dengan budaya yang eksotik .

Dikutip dari Indonesia Kaya, pada Selasa, 1 Juni 2025, selain bentangan sana dan pantai yang indah, Sumba juga menyimpan keindahan alam lainnya berupa air terjun yang masih sangat alami dan belum tersentuh komersialisasi.

Sementara untuk akomodasi, belum terdapat penginapan di kawasan air terjun Lapopu namun penginapan terdekat berada di ibu kota Sumba Barat, Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka.

Akses jalan menuju Lapopu dapat dimulai dari Waikabubak atau Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Oleh karena itu, para pengujung disarankan untuk menyewa kendaraan dari Waikabubak atau Tamboloka menuju lokasi air terjun itu.

Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan akses jalanan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun ini.

Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju kawasan ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh karena itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke air terjun ini.

Jembatan yang harus dilewati pengunjung jika ingin ke Air Terjun Lapopu dan hanya boleh dilewati maksimal 2 orang. Foto : indonesiakaya

Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 saja.

Meskipun belum terlalu memadai, terdapat fasilitas seperti toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional.

Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan berbatuan yang cenderung menurun.

Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung akan ditantang sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit rapuh dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan.

Setelah melewati jembatan kayu yang menguji nyali para pengujung, tidak lama kemudian sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona air terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu.

Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut.

Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata air terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Air terjun Lapopu merupakan destinasi wajib bagi pencinta keindahan dan para petualang yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotime Pulau Sumba dari barat ke timur.

Saran bagi pengujung yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Lapopu tersebut pada musim kemarau yakni sekitar Mei hingga Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga sepadan untuk dinikmati.(*)

Sumber: Ragam

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 84 Desa Baru di NTT Bakal Menikmati Jaringan Listrik

    84 Desa Baru di NTT Bakal Menikmati Jaringan Listrik

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kabar gembira bagi desa-desa di sejumlah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur; dalam tahun anggaran 2019, PLN akan membangun jaringan listrik lagi bagi 84 desa dengan sebaran di Pulau Flores sebanyak 51 dari 256 desa baru untuk tahap pertama hingga bulan April 2019 dan di Pulau Timor dan Sumba sebanyak 33 […]

  • Kadis Retnowati : Pasar-pasar di Kota Kupang Agar Ikut Protokol Kesehatan

    Kadis Retnowati : Pasar-pasar di Kota Kupang Agar Ikut Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. mengatakan Pemkot terus melakukan koordinasi dengan Pemprov guna mengetahui jalur atau jejak kasus positif yang terjadi penularan lokal pada pasien positif Covid-19 usai meninggal pada Selasa malam, 12 Mei 2020. Pemkot Kupang, imbuh drg Retnowati, masih terus melakukan penelusuran dan mengimbau masyarakat […]

  • IMO-Indonesia Tetap Eksis dan Solid

    IMO-Indonesia Tetap Eksis dan Solid

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Organisasi Badan Usaha Perusahaan Pers Media Online yang dikenal dengan nama IMO-Indonesia dipastikan tetap eksis dan solid, hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia M. Nasir Bin Umar di Pengadilan Jakarta Pusat saat menghadiri persidangan ke empat gugatan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers atas surat 371 yang dirasa merugikan nama baik IMO-Indonesia, Kamis 27 September […]

  • Komunitas BETA Pecut Anak Jakarta Cinta Budaya NTT

    Komunitas BETA Pecut Anak Jakarta Cinta Budaya NTT

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 3Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada era modernisasi dan globalisasi saat ini, kekayaan budaya bisa mulai dilupakan, oleh generasi muda. Menilik kondisi tersebut, maka salah satu komunitas berkumpulnya warga NTT yang menetap di Ibu Kota Negara menginisiasi pagelaran seni budaya guna memecut hasrat generasi muda mencintai seni dan budaya mereka sendiri. Komunitas ini terbentuk pada 10 […]

  • Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading Pertamina langsung bergerak cepat merespons keluhan pelanggan terkait operator SPBU di Denpasar, Bali. Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap operator SPBU tersebut. “Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli […]

  • PDP Asal Kab.Kupang Meninggal, Pemakaman ala Protokol Covid-19

    PDP Asal Kab.Kupang Meninggal, Pemakaman ala Protokol Covid-19

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Salah satu dari 20 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berada di Provinsi Nusa Tenggara (NTT) meninggal dunia pada Senin, 27 April 2020, sekitar pukul 09.40 WITA di RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes Kupang. Pasien berumur 61 tahun dan bernama lengkap David Yusuf Nafi tersebut berdomisili di RT. 01, RW.01, Kel.Sulamu, […]

expand_less