Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Penemuan Benda Diduga Bom Aktif Gegerkan Warga Manggarai

Penemuan Benda Diduga Bom Aktif Gegerkan Warga Manggarai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Wili Meko (65) tahun, warga setempat, yang juga merupakan pemilik rumah kos.

 

Manggarai | Warga Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, digegerkan dengan penemuan sebuah benda mencurigakan yang diduga bom aktif, pada Senin, 21 Juli 2025 sekitar pukul 14.00 Wita.

Penemuan benda berbahaya tersebut sontak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, sebab mengingat lokasi penemuannya di lingkungan yang penduduk cukup padat.

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Wili Meko (65) tahun, warga setempat, yang juga merupakan pemilik rumah kos. Wili menerangkan saat kejadian, ia tengah melakukan pembersihan dan memindahkan beberapa papan di salah satu kamar kos yang sedang direnovasi.

Benda yang diduga bom aktif tersebut ditemukan di salah satu kamar kos yang sedang direnovasi milik Wili Meko.

“Tadi saya temukan benda itu, dan saya curiga bahwa itu adalah bom, karena di belakangnya ada bentuk ekor. Awalnya saya pikir alat sepeda motor”, kata Wili Meko, pemilik rumah kos.

Ia menuturkan, benda yang mencurigakan diduga bom aktif tersebut dibungkus rapi dengan plastik berwarna putih bersih, dan tersembunyi di celah antara bangunan lama dan struktur baru yang sedang dikerjakan. Merasa curiga dan waspada terhadap kemungkinan bahaya, ia segera menghubungi aparat berwenang.

Atas penemuan sebuah benda yang mencurigakan itu, Wili Meko langsung menghubungi Danki Brimob Kompi 2 Batalion B Pelopor Manggarai.

Sementara itu, Komandan Kompi 2 Batalion B Pelopor Brimob Manggarai, Iptu Julhaedi, setalah mendapatkan dari warga terkait temuan sebuah benda yang sangat berbahaya dan mencurigakan tersebut, langsung turun ke lokasi bersama tim untuk melakukan pengecekan dan identifikasi awal.

“Setelah saya mendapatkan laporan, saya minta kirimkan foto. Setelah dicek ternyata benar, itu adalah bom jenis mortir yang sedang aktif”, jelas Iptu Julhaedi di lokasi penemuan benda yang diduga adalah bom mortir seperti dikutip dari berbagai sumber, pada Selasa, 22 Juli 2025.

Iptu Julhaedi menambahkan bahwa dari bentuk dan kondisi fisik mortir, benda tersebut diperkirakan masih dalam keadaan aktif dan memiliki potensi ledakan yang signifikan. Oleh karena itu, penanganan pun dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tim Brimob.

Sementara itu, Kapolres Manggarai, AKBP Hendri Syahputra, dalam pernyataan resminya membenarkan penemuan benda berbahaya tersebut. Ia menyampaikan bahwa bom aktif itu telah diamankan dan ditempatkan di Markas Komando (Mako) Polres Manggarai untuk sementara waktu.

“Sekitar pukul 14.00 WITA tadi, ditemukan satu buah mortir yang diduga masih aktif. Kami sudah mengamankannya di Mako Polres, dan saat ini kami sedang berkoordinasi dengan rekan-rekan dari tim Jibom (Penjinak Bom) untuk proses disposal,” ujar AKBP Hendri melalui pesan WhatsApp kepada media, Selasa siang 22 Juli 2025.

Hendri menyebutkan pihaknya menganggap benda tersebut sebagai bom aktif sebelum nanti untuk tim ahli melakukan pemeriksaan serta mendalaminya. Apakah nantinya benda itu rakitan atau pabrikan. Akan tetapi sepintas dilihat bahwa benda tersebut pabrikan yang masih baru.

“Tapi perlu didalami oleh tim ahli nantinya. Sementara masih dikoordinasikan,” pungkasnya.

Disposal merupakan proses penjinakan dan pemusnahan bahan peledak aktif, dan hanya bisa dilakukan oleh personel yang memiliki keahlian khusus serta peralatan yang memadai. Oleh karena itu, Polres Manggarai telah meminta dukungan teknis dari tim Gegana Polda Nusa Tenggara Timur.(*)

Sumber (*/Ferdy Daud + ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Forum PRB NTT, Wagub Josef Minta Perbanyak Lakukan Mitigasi Bencana

    Lantik Forum PRB NTT, Wagub Josef Minta Perbanyak Lakukan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) periode 2018—2022 dikukuhkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi pada Kamis, 25 April 2019 di Anjungan Pantai Lasiana Kupang pukul 19.00 WITA—selesai. Pelantikan Forum PRB dilaksanakan dalam rangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 26 April Formasi Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) periode 2018—2022 sebagai berikut: […]

  • PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    PLN Alirkan Listrik ke 18 Desa Terpencil di NTT, Investasi 20,8 Miliar Rupiah

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai  Seroja pada April 2021, PLN bergerak cepat melistriki 18 desa terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program listrik desa.  Dengan total investasi sebesar Rp.20,8 miliar, sekitar 742 warga di 18 desa tersebut telah menikmati listrik. PLN menginvestasikan senilai Rp.28 juta untuk melistriki tiap warga […]

  • Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) Politeknik Negeri Kupang Untuk UKM Nice Handycraft

    Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) Politeknik Negeri Kupang Untuk UKM Nice Handycraft

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id – Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) Kerajinan Tangan (Handycraft) berbahan limbah perca kain tenun ikat merupahkan pengabdian masyarakat dengan skema Iptek sebagai Produk Ekspor dari Kemenristek Dikti melalui Politeknik Negeri Kupang dibawah Pengawasan Tim Pelaksana Jurusan Teknik Elektro. Ketua Tim Pelaksana Petrisia Widyasari Sudarmadji, S.Kom, M.Si dengan anggota tim, Rocky Yefrenes Dillak, […]

  • “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Menteri Dalam Negeri di era Soekarno, Sanusi  Hardjadinata dalam sebuah kesempatan menerima kunjungan Tim Pejuang Pembentukan Provinsi Baru dari negeri Flobamora di Jakarta, menghadang Frans Sales Lega sang juru bicara dengan sebuah pertanyaan, “Berapa sarjana yang kamu punya untuk membentuk provinsi?”. Lega tahu persis, ke mana arah pertanyaan Pak Menteri tersebut. […]

  • Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia, Refleksi Budaya Cuci Tangan di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Karolus Ngambut Hari ini, tanggal 15 Oktober, seluruh dunia memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Ini tentang cuci tangan benaran, bukan tentang ungkapan “cuci tangan” yang artinya tidak bertanggungjawab. Menurut beberapa literatur, cuci tangan dengan sabun dan air telah dipraktikkan berabad-abad lamanya, yang merupakan bagian dari praktik keagamaan, Islam atau Kristen. Kemudian, […]

  • Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2020 Ditiadakan

    Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2020 Ditiadakan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah akan meniadakan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2020. “Penerimaan CPNS tahun 2020 akan kami tiadakan,” ujar Menteri Tjahjo pada Rabu, 8 Juli 2020. Hal ini mengingat bahwa penerimaan CPNS tahun 2019 akan masuk pada tahap seleksi kompetensi […]

expand_less