Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wali Kota Yogya Lebih Pilih Gerobak Sampah Dibanding Mobil Baru

Wali Kota Yogya Lebih Pilih Gerobak Sampah Dibanding Mobil Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Loading

Pemkot Yogyakarta pun menerbitkan Kartu Pembuang Sampah (mulai dipakai awal 2025), agar hanya individu atau bisnis terdaftar yang bisa membuang sampah di depo resmi.

 

Yogyakarta | Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menolak pengadaan mobil dinas baru senilai hampir Rp3 miliar yang semestinya diperuntukkan bagi dirinya dan Wakil Wali Kota.

Ia lebih memilih menggunakan mobil dinas lama yang masih layak pakai dan mengalihkan dana tersebut untuk membeli gerobak sampah bagi seluruh RW di Yogyakarta.

Berbekal harga satuan sekitar Rp5 juta, anggaran itu disebut cukup untuk menyediakan sekitar 600 unit gerobak sampah demi mendukung pengelolaan lingkungan di tingkat warga.

Tak hanya mobil dinas, Hasto juga menolak pengadaan mebel dan tempat tidur baru, menegaskan sikap hemat anggaran yang sejalan dengan semangat efisiensi dalam tata kelola pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa perubahan pola pikir (mindset) dalam penggunaan anggaran publik harus dimulai dari pejabat daerah, dengan menekankan pentingnya efektivitas serta kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.

Tata kelola sampah di Yogyakarta

Sampah harian di Yogyakarta meningkat signifikan saat libur sekolah atau Lebaran: biasanya berkisar 260 ton/hari, naik hingga sekitar 300 ton/hari saat libur sekolah Juli 2025.

Penutupan TPS sementara di banyak lokasi, dan transisi penuh ke sistem depo diharapkan selesai April 2025. Per 16 April 2025, Pemkot melakukan pengelolaan sampah secara real‑time, artinya sampah hari itu langsung dikelola tanpa menumpuk lama.

Sementara itu, pembakaran sampah liar meningkat sejak penutupan TPA Piyungan. Pada 2023, kebakaran sampah liar mencapai 90 kasus (25% dari semua kebakaran), namun menurun pada 2024—2025 karena mulai disosialisasikan larangan dan bahaya pembakaran.

Sampah liar pun masih banyak terjadi di 27 dari 45 kelurahan, dan sampah menumpuk.

Pemkot Yogyakarta pun menerbitkan Kartu Pembuang Sampah (mulai dipakai awal 2025), agar hanya individu atau bisnis terdaftar yang bisa membuang sampah di depo resmi. Dan Program Gerakan Sekolah Bersih diberlakukan sejak Februari 2025, agar sekolah turut mengelola sampah dan menjadikan pelajar sebagai agen perubahan.

Tak hanya itu, pada Hari Sampah Nasional 2025, Wali Kota Yogyakarta memimpin deklarasi dan menekankan perlunya perubahan pola pikir masyarakat, bukan sekadar pengelolaan teknis.

Sumber (*/Goodnesw + ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menelisik Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang berumur 497 tahun pada 22 Juni 2024 dan memiliki luas sekitar 664,01 km² tak bisa hanya 4 hari 3 malam, namun bagi kami para awak media dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; lumayan berasa cukup. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan dan nukilan menarik yang hendak saya […]

  • SPK Lihat & Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    SPK Lihat & Bantu Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    “Malam ini beta sedang berada di tenda pengungsian bersama basodara yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Duduk bersama basodara yang terdampak bencana mendengarkan keluh kesah mereka. Semoga basodara kita semua yang ada di sini tetap diberikan penguatan ketabahan dan serta basodara yang ditinggalkan oleh keluarga, diberikan penghiburan. Tuhan memberkati kita semua”. Tulisan Simon Petrus Kamlasi […]

  • Terima Tim Vaksin Merah Putih, Presiden : Produksi Vaksin Covid Cegah Krisis

    Terima Tim Vaksin Merah Putih, Presiden : Produksi Vaksin Covid Cegah Krisis

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menerima tim Vaksin Merah Putih di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Rabu, 9 September 2020. Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan vaksin yang sangat dibutuhkan masyarakat serta memberikan arahan agar tim mampu bekerja cepat dengan tetap mengikuti prosedur pengembangan vaksin yang berlaku. “Penemuan dan produksi vaksin […]

  • Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Rote Ndao, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2020, dari 69 desa yang melakukan pemilihan, 28 desa terdapat sengketa sehingga perlu diselesaikan agar tak terjadi gesekan antar-sesama warga. Demi menyelesaikan sengketa Pilkades 2020 Rote Ndao di 28 desa […]

  • Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    Benny Harman Minta Polri Anulir Casis Akpol Polda NTT 2024

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman meminta Polri untuk menganulir atau membatalkan status kelulusan taruna Akpol Polda NTT tahun ajaran 2024. Permintaan itu disampaikan Benny Kabur Harman usai bergejolaknya polemik lulusan 11 Casis Akpol Panda NTT yang diduga didominasi anak-anak asal Sumatra Utara, dan provinsi lain. Benny Harman meminta panitia seleksi […]

  • Rahayu Saraswati Memilih Mundur Sendiri dari Anggota DPR

    Rahayu Saraswati Memilih Mundur Sendiri dari Anggota DPR

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Salut pada orang berani mundur. Itu namanya gentle. Tak perlu dipaksa mundur, ia mundur sendiri, hebat. Itulah ponakan Prabowo, Rahayu Saraswati. Di negeri ini, kursi kekuasaan sering lebih lengket dari permen karet di sandal jepit. Orang bisa ditangkap KPK, bisa diprotes mahasiswa, bisa dicaci di medsos, tapi tetap saja tak mau lepas. Maka ketika ada […]

expand_less