Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gelap Sirna, Cahaya Listrik Sinari Yoyandri dan 9 Keluarga di Sabu

Gelap Sirna, Cahaya Listrik Sinari Yoyandri dan 9 Keluarga di Sabu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Loading

Yoyandri, seorang petani dengan istri bernama Bendelina Rohi Padja dan tujuh orang anak, tak bisa menyembunyikan rasa syukur. Selama ini, kondisi memaksanya untuk hanya mengandalkan lampu pelita berbahan bakar minyak tanah.

 

Sabu | Raut bahagia terpancar dari wajah Yoyandri Edo, warga Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Pada Jumat, 18 Juli 2026, kediamannya mendadak ramai oleh kedatangan Bupati Sabu Raijua, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Sabu Raijua, beserta rombongan. Mereka hadir untuk menyalakan secara simbolis bantuan penyambungan listrik gratis melalui program “Light Up The Dream” (LUTD) PLN.

Yoyandri, seorang petani dengan istri bernama Bendelina Rohi Padja dan tujuh orang anak, tak bisa menyembunyikan rasa syukur. Selama ini, kondisi memaksanya untuk hanya mengandalkan lampu pelita berbahan bakar minyak tanah sebagai penerangan di malam hari. Ia teringat bagaimana pada musim badai, kelangkaan minyak tanah kerap terjadi akibat sulitnya pasokan ke Pulau Sabu, menyulitkan anak-anaknya untuk belajar di malam hari.

“Selama ini kami hanya mengandalkan lampu minyak. Sekarang, rumah kami terang benderang. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Terima kasih banyak kepada PLN dan Bapak Bupati atas perhatiannya,” tutur Yoyandri.

Program “Light Up The Dream” adalah wujud nyata kepedulian pegawai PLN. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan yang terkumpul, kemudian digunakan untuk membantu masyarakat pra sejahtera agar dapat menikmati listrik di rumahnya. Ini adalah inisiatif mulia yang menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah-tengah kita.

Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PLN atas inisiatif program LUTD PLN ini.

“Listrik adalah kebutuhan dasar yang fundamental. Dengan adanya listrik, aktivitas ekonomi bisa berjalan, anak-anak bisa belajar di malam hari, dan kualitas hidup masyarakat bisa meningkat. Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah bergotong royong bersama pemerintah daerah untuk mewujudkan mimpi masyarakat memiliki akses listrik,” ujarnya.

Yoyandri (tengah) bersama Manager PLN ULP Sabu Raijua (kanan) menyaksikan langsung penyalaan listrik secara simbolis oleh Bupati Sabu Raijua (kiri). Foto: tim PLN

Yufenalis Irovanto Malar, Manager PT PLN (Persero) ULP Sabu Raijua, menjelaskan bahwa program LUTD ini menyasar rumah tangga yang memenuhi kriteria sebagai masyarakat pra sejahtera dan berada di wilayah yang sudah terjangkau jaringan PLN.

“Program ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai insan PLN untuk memberikan harapan dan peluang baru bagi keluarga-keluarga yang belum bisa mengakses listrik. Kami berharap dengan adanya listrik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang lebih produktif dan peningkatan kualitas ekonomi keluarga,” harapnya.

F. Eko Sulistyono, GM PLN NTT, menambahkan bahwa LUTD merupakan program tetap PLN di seluruh Indonesia.

“PLN mengajak semua pegawai PLN agar terlibat aktif dan peduli kepada sesama untuk menikmati hasil pembangunan, khususnya di bidang kelistrikan. Diharapkan ini akan membawa perubahan dalam hidup ke arah yang lebih baik serta peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain Yoyandri, sembilan warga lainnya juga menerima bantuan serupa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sabu Barat, Kepala Desa Menia, Tokoh Masyarakat dan Agama, serta beberapa karyawan PLN ULP Sabu Raijua.

Penyalaan listrik gratis program LUTD ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Sabu Raijua.

Melalui sinergi antara PLN dan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses listrik yang andal dan terjangkau, membawa perubahan positif dan cahaya harapan bagi seluruh komunitas.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

Yoyandri (tengah) bersama Manager PLN ULP Sabu Raijua (kanan) menyaksikan langsung penyalaan listrik secara simbolis oleh Bupati Sabu Raijua (kiri). Foto: tim PLN

Foto keseharian Yoyandri bersama keluarga. Foto : tim PLN

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PPPA Ajak TP-PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi Sinergi Program

    Menteri PPPA Ajak TP-PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi Sinergi Program

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menerima audiensi Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian, Ketua Umum Bhayangkari Fitri Handari dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Kantor Kementerian PPPA pada Senin sore, 4 November 2019. Pertemuan tersebut membahas program dan kegiatan […]

  • PGI ke Menkopolhukam : Kami Instruksikan Gereja Jadi Ruang Isolasi Mandiri

    PGI ke Menkopolhukam : Kami Instruksikan Gereja Jadi Ruang Isolasi Mandiri

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Gomar Gultom menginstruksikan gereja-gereja menjadi ruang isolasi mandiri bagi masyarakat yang positif Covid-19. Hal ini ditegaskannya saat pimpinan PGI berdialog secara virtual dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengenai penanganan Covid-19, pada, Rabu 28 Juli 2021. “Kami mendorong […]

  • 45 Kali Gempa Bumi Guncang Sumba Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    45 Kali Gempa Bumi Guncang Sumba Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Sebanyak 45 kali guncangan gempa bumi melanda Pulau Sandalwood(Sumba), lebih tepat di Kabupaten Sumba Barat Sejak tanggal 22—23 Januari 2019 dengan 3 kali gempa bumi dengan intensitas guncangan keras yang diawali dengan gempa bumi M6,2 pada Senin,22/1/2019 pukul 06.59,21 WIB pada kedalaman 10 km dengan pusat gempa berada di laut 103 km […]

  • George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Musik merupakan instrumen menembus ruang dan waktu, tidak mengenal sekat. Kota Kupang harus dijadikan kota hebat di gerbang selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menjadi miniatur Indonesia. Demikian ditegaskan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh saat memberikan sambutan dalam penutupan Hari Musik Nasional pada Kamis sore, 9 Maret 2023 di […]

  • Presiden Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781,9 Triliun

    Presiden Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781,9 Triliun

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Penarikan utang pada 2026 paling banyak akan dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 749,2 triliun. Angka ini naik 28,05 persen dibanding outlook 2025 sebesar Rp 585,1 triliun.   Jakarta | Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana menarik utang baru sebesar Rp781,9 triliun pada tahun 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi […]

  • Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele  Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hari ini Kamis, 10-10-2019 laman facebook saya dipenuhi oleh 2 (dua) peristiwa yang menurut saya penting, yang terjadi di negara Indonesia tercinta. Peristiwa rencana penikaman terhadap seorang Jenderal penjaga NKRI dan peristiwa terdamparnya sekelompok Ikan Paus di Pantai Kolouju, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, […]

expand_less