Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Komisi XII DPR RI Lihat Lebih Dekat PLTS Oelpuah di Kabupaten Kupang

Komisi XII DPR RI Lihat Lebih Dekat PLTS Oelpuah di Kabupaten Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Loading

Komisi XII DPR-RI berkomitmen mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan target Indonesia untuk menekan emisi hingga 32% pada tahun 2029.

 

Kupang | Komisi XII DPR-RI melakukan kunjungan kerja di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah, Kupang, pada Senin, 11 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan mendukung percepatan pengembangan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Timur.

Tim Komisi XII DPR-RI yang dipimpin oleh Sugeng Suparwoto, Wakil Ketua bidang Energi, Sumber Daya Mineral, Lingkungan Hidup, dan Investasi, terdiri dari 12 anggota dari berbagai fraksi, serta didampingi oleh staf dari Sekretariat DPR-RI, Tenaga Ahli, dan wartawan Parlemen TV.

Sugeng Suparwoto menyatakan bahwa energi terbarukan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Ia menyoroti potensi besar PLTS, meskipun masih memiliki tantangan intermitensi karena tidak beroperasi 24 jam. Namun, Sugeng optimis bahwa masalah ini dapat teratasi dengan adanya pabrik baterai yang baru diresmikan oleh Presiden Prabowo di Karawang. Pabrik ini akan memproduksi baterai EV untuk kendaraan listrik dan baterai energy storage system (BESS) untuk mendukung PLTS agar bisa beroperasi sepanjang hari dan menjadi base load.

“Indonesia akan menjadi pusat baterai dunia karena memiliki 42% cadangan nikel terbesar di dunia, sementara nikel adalah bahan baku utama baterai karena 76 % ,” ujarnya.

Komisi XII DPR-RI berkomitmen mendorong pengembangan EBT yang ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan target Indonesia untuk menekan emisi hingga 32% pada tahun 2029 dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat.

General Manager PLN UIW NTT, Fransiskus Eko Sulistyono, memaparkan kondisi kelistrikan saat ini dengan menjelaskan bahwa kelistrikan di NTT terbagi menjadi tiga sistem utama yakni sistem Timor, sistem Flores, dan sistem Sumba dan beberapa sistem isolatet kecil seperti, Sabu, Rote ,Alor dan lain-lain.

Pose bersama di PLTS Oelpuah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Sistem Timor: memiliki daya mampu (DM) 186 MW dengan beban puncak 125 MW. Cadangan daya akan semakin besar dengan penambahan 50 MW.

Sistem Flores: daya mampu 119 MW dengan beban puncak 99 MW.

Sistem Sumba: didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), sehingga ketersediaan dayanya terbatas.

Total daya EBT di NTT saat ini adalah 46,20 MW, bauran energi tahun 2024 adalah 9,5% . Menurut Eko, peluang pengembangan EBT, khususnya PLTS, terbesar berada di Pulau Sumba.

Anggota Komisi XII DPR-RI, Dr. Ramson Siagian, menambahkan bahwa potensi pergeseran dari energi fosil ke EBT, terutama panas bumi dan surya, di NTT sangat besar. Ia menegaskan komitmen Komisi XII untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik yang bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat NTT.

Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk perwakilan dari Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), serta jajaran manajemen dari beberapa perusahaan energi terkemuka.

Kebutuhan listrik adalah kebutuhan pokok yang harus dinikmati oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan EBT sebagai sumber energi bersih dan ramah lingkungan menjadi prioritas untuk mencapai swasembada energi.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Belu Kucur Anggaran 12 Miliar Rupiah untuk Kesehatan Gratis

    Pemda Belu Kucur Anggaran 12 Miliar Rupiah untuk Kesehatan Gratis

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah daerah (Pemda) Belu mengucurkan anggaran senilai 12 miliar rupiah guna mendukung pencanangan program pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Demikian disampaikan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM. didampingi  Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. kepada awak media usai kegiatan […]

  • Tinjau Tim Isolasi Mandiri, dr. Herman Man: Mereka Bekerja Sesuai Standar

    Tinjau Tim Isolasi Mandiri, dr. Herman Man: Mereka Bekerja Sesuai Standar

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man melakukan peninjauan terhadap tim pemantau pasien isolasi mandiri Covid-19 di 4 (empat) puskesmas antara lain, Puskesmas Penfui, Puskesmas Oesapa, Puskesmas Pasir Panjang dan Puskesmas Oebobo. Kunjungan yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Januari 2021, untuk memastikan apakah arahannya terkait pembentukan tim isolasi mandiri per […]

  • Tilang Elektronik Pengendara, Korlantas Pakai Fitur Pengenal Wajah

    Tilang Elektronik Pengendara, Korlantas Pakai Fitur Pengenal Wajah

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri telah menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah wilayah di Indonesia. Namun, apabila terjadi kasus pengendara tanpa pelat ataupun mencopot pelatnya untuk menghindari tilang elektronik, Polri akan menggunakan fitur pengenal wajah atau face recognition untuk menilang para pengendara tersebut. Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan pada Kamis, 3 November […]

  • Bareskrim Polri Ungkap Investasi Bodong Suntik Modal Alat Kesehatan

    Bareskrim Polri Ungkap Investasi Bodong Suntik Modal Alat Kesehatan

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan penipuan berkedok investasi. Dalam kasus ini, sebanyak 4 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu menjelaskan, para tersangka berinisial VA, BS, DR, dan DA. Kasus keempatnya diungkap dari laporan masyarakat. “Tersangka ini mengajak teman-temannya dan koleganya untuk bergabung dalam rangka memberikan modal dalam […]

  • Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemda Belu Buka Layanan Hotline 24 Jam

    Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemda Belu Buka Layanan Hotline 24 Jam

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna merespons cepat (quick response) terhadap seluruh pengaduan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM., dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. tak henti– hentinya melakukan pembenahan dalam bidang pelayanan publik melalui peluncuran hotline (saluran […]

  • Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya berbagai langkah pemberantasan korupsi termasuk dalam bentuk operasi tangkap tangan (OTT) yang secara simultan dilakukan oleh KPK. Demikian penegasan Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan, dalam rilis yang diterima media ini pada Minggu, 6 Desember 2020. “Partai menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung. Hukum adalah jalan […]

expand_less