Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jokowi Berpeluang Diperiksa KPK

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Loading

Perkara ini berawal dari tambahan 20.000 kuota haji yang didapat Indonesia setelah lobi Jokowi kepada pemerintah Arab Saudi pada 2023.

 

Jakarta | Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 terus bergulir dan kini memasuki tahap penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut akan memanggil siapa pun yang dinilai relevan, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, jika diperlukan untuk mengungkap fakta.

KPK menegaskan sikap independen dan komitmen untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

Perkara ini berawal dari tambahan 20.000 kuota haji yang didapat Indonesia setelah lobi Jokowi kepada pemerintah Arab Saudi pada 2023.

Sesuai aturan, pembagian kuota seharusnya 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, realisasinya dibagi rata 50:50, yang dinilai melanggar ketentuan.

Skema ini diduga menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun, karena kuota haji khusus memiliki tarif jauh lebih tinggi dan diduga dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi oleh pihak tertentu.

Pada proses penyidikan, KPK telah menggeledah kantor Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Selain itu, KPK juga mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang selama enam bulan: mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mantan staf khusus Ishfah Abdul Aziz, dan pihak travel haji Fuad Hasan Masyhur, yang diduga terlibat dalam penyimpangan distribusi kuota tambahan.

Hingga kini, belum ada tersangka yang diumumkan.

KPK menegaskan bahwa keputusan pemanggilan saksi, termasuk Jokowi, akan bergantung pada bukti dan perkembangan penyidikan.

Kasus ini berpotensi menjadi salah satu skandal haji terbesar dalam sejarah Indonesia.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Impor Gula, Mantan Menteri Perdagangan Dipenjara 4,6 Tahun

    Kasus Impor Gula, Mantan Menteri Perdagangan Dipenjara 4,6 Tahun

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Loading

    Meski dinilai bersalah, Tom tidak dibebankan uang pengganti karena tidak menerima keuntungan pribadi dari kegiatan impor gula tersebut.   Jakarta | Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong resmi divonis 4 tahun 6 bulan penjara dalam kasus dugaan korupsi kegiatan impor gula. Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Dennie Arsan Fatrika di […]

  • Mudik Bareng Jasa Raharja, 500 Perantau Maumere di Makassar Pulang Kampung

    Mudik Bareng Jasa Raharja, 500 Perantau Maumere di Makassar Pulang Kampung

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Dalam momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, PT Jasa Raharja Cabang NTT menyediakan program mudik gratis bagi para perantau yang ingin pulang kampung. Program ini merupakan program rutin tahunan. Jasa Raharja merupakan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai penyelenggara Mudik Gratis Program BUMN Hadir untuk Negeri. Pada Senin, 23 Desember […]

  • Sejarah Hari Perempuan Internasional

    Sejarah Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Pada tanggal 8 Maret setiap tahun, dirayakan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. Demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 yang dilakukan oleh para perempuan di Petrograd memicu terjadinya Revolusi Rusia. Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan […]

  • Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Loading

    Ditekankan Gubernur Laka Lena, penambahan belasan ribu PPPK merupakan berkat besar, namun juga menjadi tantangan serius bagi struktur APBD Pemprov NTT.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur, pada Senin pagi, 23 Juni 2025; meminta semua ASN untuk […]

  • Labuan Bajo, Kunjungan Ke-10 Presiden Jokowi di Provinsi NTT

    Labuan Bajo, Kunjungan Ke-10 Presiden Jokowi di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo-Mabar, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Rabu, 10 Juli 2019 bertolak lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 11.10 WIB menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/05/20/resmikan-bendungan-rotiklot-presiden-jokowi-air-kunci-kemajuan-di-ntt/ Sebelumnya, dalam kunjungan […]

  • ‘Biji Asam Sebagai Pakan Ternak’ – Fapet Undana Gapai Doktor Pertama

    ‘Biji Asam Sebagai Pakan Ternak’ – Fapet Undana Gapai Doktor Pertama

    • calendar_month Sel, 29 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Prodi Ilmu Peternakan pascasarjana jenjang S3 Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang berbangga dan berbahagia dapat menelurkan atau menghasilkan gelar ‘Doktor Pertama’ dari Program Pascasarjana Undana yang dipelopori pendiriannya oleh Prof Ir Frans Umbu Datta; sejak didirikan tahun 2013—Januari 2019 telah menghasilkan 5 (lima) gelar Doktor. Dari 5 gelar Doktor terdapat 2 gelar […]

expand_less