Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sri Mulyani Sebut Bayar Pajak Itu Mulia Layaknya Bayar Zakat dan Wakaf

Sri Mulyani Sebut Bayar Pajak Itu Mulia Layaknya Bayar Zakat dan Wakaf

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Loading

Sri Mulyani mencontohkan manfaat pajak yang telah membantu 10 juta keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), 18 juta keluarga penerima bantuan sembako, hingga modal usaha untuk UMKM.

 

Jakarta | Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyamakan kewajiban membayar zakat dan wakaf dengan membayar pajak, karena ketiganya merupakan bentuk penyaluran hak orang lain yang ada dalam setiap rezeki yang diterima.

Pada Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah yang ditayangkan YouTube Bank Indonesia, Rabu,13 Agustus 2025, Sri Mulyani menekankan bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan.

Ia mencontohkan manfaat pajak yang telah membantu 10 juta keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), 18 juta keluarga penerima bantuan sembako, hingga modal usaha untuk UMKM.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui Sekolah Rakyat yang memberikan pendidikan gratis, asrama, makan tiga kali sehari, dan dua kali camilan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Hingga 2026, ditargetkan ada 200 Sekolah Rakyat yang berdiri.

Selain itu, Sri Mulyani menyoroti pentingnya investasi pendidikan, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), yang juga didukung lewat program beasiswa LPDP.

Menurutnya, tanpa penguatan di bidang tersebut, Indonesia akan sulit bersaing dan menyelesaikan masalah besar.

Terkait dukungan anggaran, ia menyebut pemerintah pusat di era Presiden Prabowo telah mengalokasikan Rp1.333 triliun pada 2025 untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Anggaran 2026 disebut akan jauh lebih besar, meski detailnya akan diumumkan langsung oleh Presiden pada penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 15 Agustus 2025.

Sri Mulyani memastikan arah kebijakan ini selaras dengan prinsip ekonomi syariah dan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menekankan keadilan dan perlindungan sosial bagi warga kurang mampu.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Kupang Terapkan PPKM Level 4, Wajib Patuh Tiga Ketentuan

    Pemkot Kupang Terapkan PPKM Level 4, Wajib Patuh Tiga Ketentuan

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 25 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 (empat) Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesment oleh Kementerian Kesehatan, yang menetapkan Kabupaten Sikka, Kabupaten Sumba Timur dan Kota […]

  • PLTGU Tambak Lorok 779 MW Pakai Teknologi Canggih Ramah Lingkungan

    PLTGU Tambak Lorok 779 MW Pakai Teknologi Canggih Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang | PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power meresmikan pengoperasian pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 yang berkapasitas 779 Megawatt (MW) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 30 Agustus 2024. PLTGU bertipe combined cycle single shaft yang terbesar di Indonesia ini memiliki teknologi paling baru dan canggih sehingga […]

  • Posbakum Desa Jadi Solusi Sengketa Hukum di Nusa Tenggara Timur

    Posbakum Desa Jadi Solusi Sengketa Hukum di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Andi Agtas menekankan berbagai persoalan hukum sering terjadi di tingkat desa/kelurahan dan tidak semuanya harus diselesaikan melalui jalur peradilan formal.   Kupang | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 3.442 yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kondisi demografi ragam budaya hingga topografi kepulauan menjadi hambatan bagi aparat desa untuk menyelesaikan sengketa di tingkat desa/kelurahan menuju ke […]

  • YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    YNS Foundation Fasilitasi Anak NTT Belajar Coding

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 1Komentar

    Loading

    Perempuan pengusaha YMS Group yang mendesain dan membangun sistem pendidikan di Akademi Militer Magelang menggunakan teknologi AI untuk TNI ini pun menekankan jika anak NTT mengerti coding, maka bisa mendesain game hingga menghasilkan uang dan diunduh oleh orang di luar negeri.   Kupang | Coding (baca koding) adalah proses menulis instruksi atau kode yang dapat […]

  • Wagub Josef : ‘Kami Menolak Dengan Keras Label Wisata Halal Masuk Ke NTT!’

    Wagub Josef : ‘Kami Menolak Dengan Keras Label Wisata Halal Masuk Ke NTT!’

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kini, bermunculan banyak reaksi dan dikotomi yang terjadi di tengah masyarakat yang menanggapi Wacana Wisata Halal yang menurut rencana akan dikembangkan hingga ke Wisata Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi kepada awak media usai membuka Rapat Penguatan […]

  • Atikoh Wae, Ibu Negarane

    Atikoh Wae, Ibu Negarane

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rika Sudjiman Kita kerap mendengar di belakang laki-laki hebat, ada perempuan yang hebat pula. Kali ini saya menentang, karena keberadaan perempuan hebat itu ada di sisi samping laki-laki. Dia menemani dalam setiap langkah laki-lakinya, dia juga yang merangkul memberi kekuatan sekaligus menenangkan dalam setiap sikon. Keduanya saling bergandengan, susah dan senang bersama. Para […]

expand_less