Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Plh. Sekda Manggarai Tegakkan Disiplin ASN Lewat Aturan Baru

Plh. Sekda Manggarai Tegakkan Disiplin ASN Lewat Aturan Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
  • visibility 291
  • comment 0 komentar

Loading

“Etika, kedisiplinan, dan transparansi merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai”. Plh. Sekda Kabupaten, Lambertus Paput, S.Sos.

 

Ruteng | Pemerintah Kabupaten Manggarai terus berupaya memperkuat budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), agar lebih disiplin dan berintegritas melalui jurnal harian dan buku pamit.

Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos., saat memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi presensi online Nucalale yang berlangsung di Ruteng pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kata dia menguraikan, bahwa etika, kedisiplinan, dan transparansi merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Menurut Lambertus, etika bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan integritas seorang ASN sebagai abdi negara.

Baginya, ASN tidak hanya dituntut untuk hadir secara fisik di kantor, tetapi juga harus menunjukkan sikap profesional, saling menghargai, serta mampu mempertanggungjawabkan setiap aktivitas kerja yang dilakukan, tambahnya.

“Etika dalam menyapa dan berkomunikasi, baik dengan atasan, rekan sejawat, maupun bawahan adalah hal mutlak. Ini bukan hanya soal sopan santun, tetapi juga mencerminkan rasa hormat dan integritas kita sebagai ASN,” ujar Lambertus.

Dengan lingkungan kerja yang harmonis dan penuh penghargaan, menurutnya, produktivitas dan pelayanan publik akan meningkat secara signifikan.

Aturan baru: jurnal harian dan buku pamit

Selain menyoroti soal pentingnya etika, pergaulan di lingkungan birokrasi, Plh. Sekda Manggarai pun mengenalkan kebijakan baru untuk memperkuat pengawasan kinerja ASN yang akan segera diterapkan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Jurnal Harian dan Buku Pamit.

“Setiap OPD wajib menyusun dan mengisi jurnal kegiatan harian. Ini penting untuk memetakan aktivitas kerja ASN, memudahkan proses monitoring, dan menjadi bahan evaluasi kinerja,” jelas Lambertus.

Sementara kata dia, buku Pamit akan digunakan sebagai sarana pencatatan ASN yang meninggalkan kantor saat jam kerja di luar waktu istirahat resmi.

Ia menegaskan, setiap ASN yang pergi baik itu, melaksanakan urusan dinas atau kepentingan lain saat jam kerja wajib melapor dan mencatatnya di Buku Pamit.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab dan transparansi. Kita ingin memastikan setiap jam kerja benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Budaya kerja yang disiplin, transparan, dan terukur

Penerapan dua instrumen baru tersebut bukan semata-mata untuk membatasi ruang gerak ASN, akan tetapi untuk memperkuat budaya kerja yang disiplin, transparan, dan terukur.

Kata dia menguraikan, dengan adanya jurnal harian, pimpinan OPD dapat lebih mudah memantau produktivitas ASN, sementara buku pamit memastikan bahwa setiap aktivitas di luar kantor tetap dalam kendali pengawasan.

Lambertus menilai, langkah ini merupakan reformasi kecil namun berdampak besar terhadap perbaikan kinerja birokrasi. Indikator kinerja utama bisa lebih terukur, disiplin ASN bisa lebih ditegakkan, dan kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan.

Dorongan untuk ASN Manggarai

Melalui kebijakan ini, Plh. Sekda berharap ASN di Kabupaten Manggarai mampu menyesuaikan diri dengan budaya kerja baru yang lebih disiplin dan profesional.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik adalah wajah utama birokrasi, sehingga setiap ASN wajib menjaga kredibilitas dan akuntabilitasnya.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap ASN tidak hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pelayanan publik adalah cerminan kualitas birokrasi kita, dan masyarakat Manggarai berhak mendapatkan yang terbaik,” terang Lambertus.

Dengan aturan baru ini, Pemkab Manggarai mengirimkan pesan tegas bahwa disiplin, etika, dan akuntabilitas bukan lagi sekadar jargon, melainkan komitmen nyata dalam membangun birokrasi yang melayani dan dipercaya masyarakat.(*)

Sumber  (*/Ragam + Ferdy Daud)

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejak tahun 2002—2020, Provinsi Papua dan Papua Barat telah memperoleh dana otonomi khusus (otsus) yang jumlahnya mencapai Rp.94,24 triliun, yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dana otonomi khusus tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di dua provinsi tersebut. Dalam rapat terbatas yang membahas kebijakan baru […]

  • Pengadaan Tanah Tahap 2 PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok Berjalan Lancar

    Pengadaan Tanah Tahap 2 PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok Berjalan Lancar

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 1Komentar

    Loading

    Sesuai SK Penlok yang telah terbit, dengan luasan 4 hektare lebih, tahapan identifikasi dan inventarisasi dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diprioritaskan untuk tanah seluas 2 hektare yang dimiliki oleh 19 orang, sedangkan sisanya akan dilanjutkan pada Januari 2025.   Manggarai | Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP […]

  • Gibran Bakal Helat Acara Besar Bersama Ganjar Pranowo

    Gibran Bakal Helat Acara Besar Bersama Ganjar Pranowo

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Surakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming akan menghelat acara besar bersama bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo. Hal tersebut disampaikan Hasto, usai Gibran memberikan klarifikasi soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Kemudian, bahkan (Gibran) tadi mengatakan kepada saya juga […]

  • Tsunami Selat Sunda: 43 Meninggal, 584 Luka-Luka & 2 Orang Hilang

    Tsunami Selat Sunda: 43 Meninggal, 584 Luka-Luka & 2 Orang Hilang

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dampak tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda pada 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.27 WITA, khususya di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Hingga 23/12/2018 pukul 07.00 WIB, data sementara jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat 40 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang […]

  • Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Industri otomotif merupakan salah satu industri yang terkena dampak sangat besar karena pandemi Covid-19 di tahun 2020. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi pajak penjualan barang mewah atau PPnBM bagi sejumlah mobil yang memenuhi syarat. Kondisi tersebut disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) di […]

  • Per 30 Mei, Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tertinggi di Indonesia

    Per 30 Mei, Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tertinggi di Indonesia

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per Sabtu, 30 Mei 2020, Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 tertinggi dibanding dengan 33 provinsi lain di Indonesia. Adapun penambahan kasus positif di Jawa Timur yakni 199 […]

expand_less