Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Napi Nusakambangan Olah FABA, Ekonomi Sirkular Tercipta di Lapas

Napi Nusakambangan Olah FABA, Ekonomi Sirkular Tercipta di Lapas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan PLN menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pasca-pembinaan.

 

Nusakambangan | Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Adipala berupa fly ash bottom ash (FABA), warga binaan mampu menghasilkan produk konstruksi bernilai ekonomi. FABA yang sebelumnya dipandang sebagai limbah tanpa nilai kini berubah menjadi sumber penghidupan baru.

Melalui workshop FABA yang memanfaatkan lahan tidur di Pulau Nusakambangan, warga binaan dibekali keterampilan mengolah limbah menjadi produk seperti batako, paving block, roaster, hingga buis beton.

Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dengan PT PLN (Persero) menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pasca-pembinaan.

Salah seorang warga binaan Lapas Terbuka Nusakambangan, Kevin Ruben Rafael, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya workshop pengelolaan FABA dari PLN. “Ini sangat membantu kami sebagai warga binaan, karena menambah ilmu pengetahuan. Nanti, ketika kami keluar, ilmu ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kami di masyarakat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan warga binaan Lapas Nirbaya Nusakambangan, Listianto, yang merasakan langsung manfaat program ini. “Alhamdulillah, sekarang saya bisa mengikuti program ini. Saya ingin mandiri, saya ingin kembali ke masyarakat dengan menjadi yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Menteri Imipas, Agus Andrianto dan perwakilan PLN saat melihat proses pengolahan FABA oleh napi Lapas Nusakambangan

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam program pelatihan yang berfokus pada pemberdayaan warga binaan.

“Program ini merupakan model pelatihan kerja yang sedang kami galakkan untuk mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya saat meninjau workshop pengelolaan FABA di Lapas Nusakambangan, Selasa, 9 September 2025.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemanfaatan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi dapat menciptakan peluang ekonomi sirkuler sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.

Saat ini, workshop FABA di Nusakambangan dilengkapi dua unit mesin yang mampu memproduksi hingga 2 juta paving block dan 1 juta batako setiap tahun. Jika kapasitas ini berjalan optimal dan produk mulai dipasarkan, workshop berpotensi menghasilkan omzet hingga Rp5,4 miliar per tahun.

Darmawan menyampaikan bahwa sebanyak 30 warga binaan telah aktif dan terampil memproduksi olahan FABA. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pendampingan dan bimbingan yang berkelanjutan. Keberhasilan program ini menunjukkan peran lapas sebagai ruang pembinaan yang produktif dan berdaya guna.

“Ke depan, Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah lapas dapat berkembang menjadi episentrum kegiatan ekonomi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat,” pungkas Darmawan.(*)

Sumber (*/tim PLN)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kampung Bright Gas” Pertamina Pecut Warga NTT Pakai Tabung Gas

    “Kampung Bright Gas” Pertamina Pecut Warga NTT Pakai Tabung Gas

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tabung Bright Gas memiliki keamanan dobel yang direferensikan oleh PT. Pertamina (Persero). Bright Gas merupakan produk LPG (Liquified Petroleum Gas) atau elpiji nonsubsidi dari Pertamina yang dikemas dalam bentuk tabung maupun kaleng berwarna pink fuchsia. Elpiji nonsubsidi ini dijual di seluruh Indonesia dalam kemasan tabung 12 kg dan 5,5 kg. Upaya […]

  • QRIS Dipakai di Jepang, Bank Indonesia Target Pengguna di China

    QRIS Dipakai di Jepang, Bank Indonesia Target Pengguna di China

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelumnya, QRIS telah resmi digunakan di Jepang melalui pemindaian JPQR Global pada 17 Agustus 2025.   Jakarta | Bank Indonesia (BI) menargetkan layanan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dapat digunakan di China pada akhir 2025. Langkah ekspansi ke China diharapkan semakin memperluas ekosistem pembayaran digital lintas negara dan memperkuat konektivitas keuangan Indonesia […]

  • Aneh! Rumah Petrus Bere Yang Terbakar, Sumber Api Tak Diketahui

    Aneh! Rumah Petrus Bere Yang Terbakar, Sumber Api Tak Diketahui

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Keanehan sungguh terjadi pada keluarga korban, Petrus Bere. Sumber api yang menyebabkan rumah miliknya ludes terbakar di Bundaran Tugu Seroja Halilulik, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa 31 Desember 2019 petang, sumbernya tidak diketahui oleh pihak korban. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/01/akhir-tahun-2019-akibat-bensin-rumah-warga-di-belu-dilahap-si-jago-merah/ Hal itu, […]

  • ‘Sophia Shop’ Hadir di Trans Mart Kupang, Kadis Perindag : Sophia Setara Sake

    ‘Sophia Shop’ Hadir di Trans Mart Kupang, Kadis Perindag : Sophia Setara Sake

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ada perbedaan signifikan antara sopi, arak, dan spohia (sopi asli Nusa Tenggara Timur) karena telah mengalami referral selama 4 (empat) kali dan tidak mengandung metanol,” jelas Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Muhamad Nasir Abdullah saat peluncuran (launching) Sophia Shop di Trans Mart Kupang pada Jumat, 20 […]

  • Presiden Jokowi Targetkan 1 Juta Vaksinasi Covid-19 Per Hari

    Presiden Jokowi Targetkan 1 Juta Vaksinasi Covid-19 Per Hari

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Percepatan program vaksinasi nasional terus dilakukan oleh pemerintah guna menciptakan kekebalan komunal dan menekan laju penyebaran Covid-19. Presiden Joko Widodo berharap target satu juta dosis vaksin per hari yang dimulai pada Sabtu, 26 Juni dapat terjaga hingga Juli 2021. Selanjutnya, pada bulan Agustus Presiden menargetkan penyuntikan vaksin pada masyarakat dapat dilakukan […]

  • 45 Dosen PNK Ikut Pelatihan Penyusunan Dokumen HKI dari Kumham NTT

    45 Dosen PNK Ikut Pelatihan Penyusunan Dokumen HKI dari Kumham NTT

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 45 perwakilan dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK) mengikuti workshop penyusunan dokumen hak kekayaan intelektual dihelat Politeknik Negeri Kupang (PNK) Kupang pada Jumat, 11 November 2022 di Hotel Naka Kupang. Dibuka secara resmi oleh Direktur PNK, Frans Mangngi, S.T, workshop penyusunan dokumen HKI menghadirkan narasumber dari Kanwil Kumham NTT dan diikuti […]

expand_less