Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Purbaya Beber Harga Asli BBM, LPG, Listrik, dan Pupuk Sebelum Subsidi

Purbaya Beber Harga Asli BBM, LPG, Listrik, dan Pupuk Sebelum Subsidi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 30 Seperti 2025, Purbaya menegaskan pemerintah menanggung selisih harga tersebut sebagai wujud keberpihakan fiskal.

 

Jakarta | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan harga keekonomian sejumlah komoditas energi dan non-energi yang dikonsumsi masyarakat, sebelum pemerintah memberikan subsidi agar tetap terjangkau.

Pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 30 Seperti 2025, Purbaya Yudhi menegaskan pemerintah menanggung selisih harga tersebut sebagai wujud keberpihakan fiskal.

Ia memaparkan, harga asli solar mencapai Rp 11.950 per liter, namun setelah ditopang subsidi 43% senilai Rp 5.150, masyarakat hanya membayar Rp 6.800.

Pertalite yang seharusnya dijual Rp 11.700 per liter, turut disubsidi Rp 1.700 atau 15%, sehingga harga eceran menjadi Rp 10.000 per liter.

Untuk minyak tanah, harga keekonomiannya Rp 11.150 per liter, tetapi masyarakat hanya membayar Rp 2.500 setelah pemerintah menanggung Rp 8.650 atau 78% dari harga sebenarnya.

Subsidi juga besar untuk LPG 3 kg. Harga aslinya Rp 42.750 per tabung, namun setelah subsidi Rp 30.000 atau 70%, masyarakat cukup membayar Rp 12.750.

Pada listrik rumah tangga 900 VA bersubsidi, harga asli Rp 1.800/kWh ditekan hingga Rp 600/kWh berkat subsidi Rp 1.200 atau 67%.

Bahkan listrik 900 VA nonsubsidi pun masih mendapat dukungan Rp 400 atau 22%, sehingga tarifnya Rp 1.400/kWh.

Komoditas non-energi pun tak luput dari subsidi.

Harga pupuk urea yang seharusnya Rp 5.558 per kg ditekan menjadi Rp 2.250 per kg setelah pemerintah menanggung Rp 3.308 atau 59%.

Pupuk NPK yang harga aslinya Rp 10.791 per kg juga disubsidi Rp 8.491 atau 78%, sehingga masyarakat cukup membayar Rp 2.300 per kg.

Purbaya menegaskan, subsidi ini akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran.

Ia mengingatkan bahwa sebagian besar subsidi energi masih dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu, terutama desil 8–10, sehingga perbaikan mekanisme distribusi menjadi penting untuk memastikan keadilan.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusuh Terjadi di Manokwari, Perusuh Membakar Sejumlah Fasilitas Umum

    Rusuh Terjadi di Manokwari, Perusuh Membakar Sejumlah Fasilitas Umum

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari-Papua, Garda Indonesia | Aksi brutal dilakukan oleh sekelompok orang yang diawali dengan pemalangan atau pemblokiran jalan dengan melakukan penebangan pohon, pembakaran ban, pasca-penangkapan terhadap Mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Informasi yang dihimpun media ini, sebelumnya telah beredar imbauan untuk melakukan aksi pada Senin, 19 Agustus 2019 di Manokwari, dengan titik kumpul di depan […]

  • KOMPAK NTT Sikapi Kasus Gratifikasi 7  Oknum Anggota DPRD & Direktur PDAM Ende

    KOMPAK NTT Sikapi Kasus Gratifikasi 7 Oknum Anggota DPRD & Direktur PDAM Ende

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Ende yang melibatkan 7 (tujuh) Oknum Anggota DPRD dan Direktur PDAM Ende; Gabriel Goa, Koordinator KOMPAK NTT (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Nusa Tenggara Timur), melalui pesan Whatsapp kepada gardaindonesia.id, Selasa/11 September 2018 pukul 12.18 wita, menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut : Pertama, mengingatkan sekaligus mendesak POLRES Ende […]

  • Juli-September Alami Deflasi; Kepala BPS Akui Andil TPID & Satgas Pangan

    Juli-September Alami Deflasi; Kepala BPS Akui Andil TPID & Satgas Pangan

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Gardaindonesia.id-Selama kurun waktu Juli-September 2018, Provinsi NTT mengalami deflasi yangmana Juli deflasi 0,13 persen; Agustus deflasi 0,45 persen; dan September 2018 alami deflasi sebesar 0,69 persen karena adanya penurunan Indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran yaitu: bahan makanan, kesehatan dan transportasi. Komoditas yang mendorong deflasi diantaranya kangkung -0,17 angkutan Udara -0,11 Ikan tongkol -0,10 […]

  • 24 Partai Politik Lolos ke Tahap Verifikasi Pemilu 2024

    24 Partai Politik Lolos ke Tahap Verifikasi Pemilu 2024

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 telah ditutup pada Minggu, 14 Agustus 2022. Sebelumnya, pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 sudah dibuka pada Senin, 1 Agustus 2022. Sebanyak 40 parpol telah mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024. Namun, tidak semua parpol calon peserta Pemilu 2024 yang menyampaikan berkas persyaratan secara […]

  • Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pekan Olahraga dan Seni Perbankan Nusa Tenggara Timur (Porsebank NTT) kembali dihelat atas kerja sama antara OJK, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, dan 19 anggota BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah). Bertema, Achievement Through Collaboration, Porsebank NTT 2024 dibuka secara resmi oleh Pj. Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay. Turut hadir, Kepala Kantor […]

  • Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Jadi Penentu Transisi ke ‘New Normal’

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020 mendatang, menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau New Normal. Hal itu dikatakan Anies dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan […]

expand_less