Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Telisik Hendi, Koruptor Lulusan Amerika Yang Ditangkap KPK

Telisik Hendi, Koruptor Lulusan Amerika Yang Ditangkap KPK

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

Loading

Prabowo yang ingin membersihkan para brengsek di BUMN mulai terbukti. Lewat KPK, Hendi Prio Santoso, jadi korban pertama. Nama Hendi dulunya melambung setinggi gas bumi yang ia kelola. Kini jatuh berdebam seperti tabung gas tiga kilo yang bocor di dapur ibu-ibu kompleks.

Hendi lahir di Jakarta, 5 Februari 1967. Ia pernah dipuja sebagai putra terbaik bangsa. Lulusan Amerika Serikat, pemegang gelar Bachelor of Business Administration di bidang Finance dan Economics. Anak bangsa dari tanah air yang bisa menembus University of Texas dan University of Houston. Sebuah prestasi yang membuatnya layak duduk di singgasana korporasi milik negara. Dari JP Morgan Securities, ia melangkah penuh gaya ke PGN. Lalu, mendaki puncak Semen Indonesia, hingga akhirnya memegang tongkat kekuasaan sebagai Direktur Utama MIND ID, holding tambang raksasa negeri ini.

Ia pernah dipuji sebagai sosok modern, rasional, dengan visi global. Dalam laporan LHKPN, ia tercatat punya harta Rp218 miliar lebih, dengan tanah dan bangunan bak kerajaan kecil, kas yang menggunung. Bahkan, sebuah Alphard mewah dan motor Revo sederhana, seolah ingin menunjukkan sisi merakyat. Luar biasa, seorang direktur yang bisa hidup di antara angka miliaran, namun tetap menyimpan sepeda motor rakyat jelata. Semua orang mungkin pernah percaya, Hendi adalah simbol manajemen profesional yang lahir dari rahim globalisasi.

Tapi sebagaimana filsafat gas, mengalir ke ruang kosong, tak terlihat, tapi perlahan mencekik jika bocor. Begitulah kisahnya berakhir di tangan KPK. Dari pucuk direktur hingga jeruji besi, hanya butuh satu pasal dan satu transaksi. Dugaan suap USD 500 ribu dan advance payment USD 15 juta dalam kasus jual-beli gas antara PGN dan PT Inti Alasindo Energy menjungkirbalikkan marwahnya. Uang sebanyak itu bukan sekadar angka, melainkan simbol kerakusan manusia yang lupa bahwa setiap rupiah dari BUMN adalah keringat rakyat. Ia yang pernah bicara efisiensi kini justru menjadi representasi inefisiensi paling brutal, mencuri hak publik dengan menyelipkan fee di balik kontrak.

Filsafat korupsi berkata, manusia yang terlalu lama memegang kekuasaan akan melihat uang sebagai oksigen, dan tanpa sadar ia berhenti bernapas dengan moral. Hendi, lulusan Amerika, adalah contoh bagaimana sekolah di negeri Paman Sam tidak otomatis membuat seseorang imun dari godaan komisi. Gelar akademik yang harum tak menjamin ketulusan. Justru di negeri ini, semakin tinggi gelar, semakin dalam jurang yang siap menelan.

Ironi terasa kental. Dari seorang direktur yang pernah dielu-elukan, kini ia hanya nama dalam daftar tahanan KPK. Dari ruang rapat dengan AC dingin, kini ia mencicipi sel pengap dengan tikar tipis. Dari Alphard elegan, kini hanya mobil tahanan yang membawanya. Dari deretan miliar, kini ia menghitung hari demi hari, dua puluh hari pertama yang bisa berlanjut menjadi tahun-tahun panjang.

Inilah drama terbesar seorang Hendi. Ia dipuja seperti raja, lalu jatuh seperti badut yang tersandung panggungnya sendiri. Kisahnya menjadi pelajaran epik tentang absurditas kekuasaan dan kerakusan. Bahwa manusia bisa mengelola gas untuk menerangi bangsa, tetapi jika tamak, ia justru meniupkan gas beracun ke dalam paru-paru negara.

Lalu, kita para pengopi tanpa gula, rakyat yang menyaksikan, hanya bisa merasa pahit dan tertawa getir sambil berkata, “Selamat datang di panggung korupsi Indonesia, Tuan Hendi, lulusan Amerika yang akhirnya belajar pelajaran paling penting, bahwa hukum tak peduli apakah engkau sarjana Houston atau sekadar tukang las di Cakung. Jika kau tamak, kau tamat.” (*)

Penulis (*/Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Hingga Akhir Hayat

    Panglima TNI Tegaskan Sinergitas TNI-Polri Hingga Akhir Hayat

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya, bertempat di Gedung Ukumearek Asso, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Wamena pada Kamis, 28 November 2019. Dalam pengarahannya Panglima TNI menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam pelaksanaan […]

  • Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lopo Billionaire Project menggelar Festival Seni & Budaya Timor Tengah Selatan (TTS), giat tersebut dihadiri oleh seluruh masyarakat TTS yang berada di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten; Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, M.T., M.M. turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut pada Minggu, 12 Januari 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/10/masyarakat-timor-di-jakarta-siap-helat-festival-budaya-tts/ Festival Seni […]

  • 12 Butir Suara Anak Indonesia dalam Hari Anak Nasional 2020

    12 Butir Suara Anak Indonesia dalam Hari Anak Nasional 2020

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejak pandemi Covid-19 melanda, hampir semua masyarakat merasakan dampaknya, termasuk anak-anak. Mereka dihadapkan pada perubahan pola hidup, namun tetap harus diupayakan terpenuhi hak-haknya, bergembira, sehat, kuat, penuh kreativitas, tetap ceria, dan semangat menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam naungan perlindungan keluarga. Mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline “Anak Indonesia […]

  • Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

    Pidato Kenegaraan di MPR RI, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Sasak

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ada hal unik yang mewarnai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI yang dihelat di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Jika pada pidato di Sidang Tahunan MPR Presiden Jokowi mengenakan setelan jas berwarna biru lengkap dengan dasi merah, […]

  • Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Duta Layanan yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kupang selalu menunaikan tanggung jawab mereka dengan memberikan layanan maksimal dengan 5 (lima) S yakni berupa senyum, salam, sapa, sopan, dan santun kepada keluarga para napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kondisi tersebut, redaksi Garda Indonesia alami saat menyempatkan diri berkunjung pada […]

  • Impian Julie Laiskodat bagi Kaum Muda dan Mama Penenun NTT

    Impian Julie Laiskodat bagi Kaum Muda dan Mama Penenun NTT

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Nama Julie Sutrisno Laiskodat sangat populer dan merakyat di sanubari kaum ibu penenun dan kaum muda pencinta tenun ikat, model dan desain di Bumi Flobamora, Nusa Tenggara Timur (NTT). Suara dari mama-mama di kampung-kampung yang pernah dikunjungi Bunda Julie (sapaan akrabnya, red) rata-rata memberikan nuansa segar bagi dunia tenun ikat warisan karya seni para leluhur. […]

expand_less