Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Anak Butuh Perhatian dan Arahan Orang Tua

Anak Butuh Perhatian dan Arahan Orang Tua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Loading

Anak tidak butuh mainan mahal, sekolah mewah, atau kamar yang penuh gawai untuk tumbuh menjadi manusia hebat. Ia hanya butuh arah. Ironisnya, banyak orang tua modern justru beranggapan bahwa kasih sayang diukur dari seberapa banyak hal yang bisa diberikan. Padahal, data dari Journal of Child Development menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan dengan pola konsumtif berlebihan cenderung memiliki empati yang lebih rendah dan ketahanan mental yang lemah.

Memberi segalanya tanpa arah membuat anak kehilangan rasa ingin tahu, rasa syukur, bahkan kemampuan untuk menahan diri. Dunia anak bukan soal kelimpahan, melainkan makna di balik keterbatasan. Di sanalah karakter tumbuh, bukan di ruang yang serba ada.

1. Limpahan materi tidak membentuk karakter, arahanlah yang menumbuhkannya

Ketika anak terbiasa mendapatkan semua yang ia inginkan tanpa usaha, ia belajar bahwa dunia akan selalu melayani keinginannya. Ini berbahaya, karena kehidupan nyata tidak bekerja seperti itu. Anak yang tidak terbiasa diarahkan akan mudah menyerah ketika dihadapkan pada kenyataan pahit.

Memberikan arahan artinya membantu anak memahami sebab dan akibat. Misalnya, ketika anak meminta mainan baru, orang tua bisa mengajak berdiskusi, “Kenapa kamu ingin itu? Apa manfaatnya?” Dari pertanyaan kecil ini, anak belajar berpikir kritis. Di ruang seperti LogikaFilsuf, kita sering membahas bagaimana arah yang tepat lebih membentuk karakter daripada sekadar fasilitas yang melimpah.

2. Kesederhanaan melatih anak memahami nilai, bukan harga

Anak yang dibiasakan dengan kesederhanaan akan belajar menilai sesuatu dari makna, bukan dari nominalnya. Ketika ia hanya punya sedikit, setiap benda menjadi berharga karena ada usaha di baliknya. Di sinilah kesadaran moral terbentuk secara alami.

Contoh sederhana, anak yang menabung untuk membeli buku sendiri akan lebih menghargai isi buku itu dibanding anak yang mendapatkannya dengan mudah. Ia belajar bahwa nilai bukan ditentukan dari jumlah uang, tapi dari pengalaman mendapatkan sesuatu dengan keringat sendiri.

3. Arahan membangun kemandirian emosional

Memberi terlalu banyak justru membuat anak bergantung secara emosional. Ia akan sulit mengambil keputusan karena terbiasa diatur oleh kelimpahan. Tapi ketika orang tua memberi ruang dengan arahan, anak belajar menavigasi hidupnya.

Misalnya, ketika anak dihadapkan pada pilihan—menghabiskan uang jajan atau menabung untuk hal yang lebih penting—orang tua bisa memberi panduan tanpa mendikte. Dengan begitu, anak merasa dihargai sekaligus diarahkan. Ia tumbuh dengan rasa percaya diri dan tanggung jawab.

4. Anak belajar tanggung jawab bukan dari teori, tapi dari pengalaman hidup

Tanggung jawab tidak bisa diajarkan lewat nasihat panjang, tapi melalui pengalaman langsung yang dipandu dengan arahan. Ketika anak diajak terlibat dalam keputusan kecil—menata kamar, merawat hewan peliharaan, atau mengatur waktu belajar—ia belajar bahwa setiap tindakan membawa konsekuensi.

Sayangnya, banyak orang tua mengambil alih semua tanggung jawab anak dengan alasan cinta. Padahal, cinta sejati justru memberi ruang bagi anak untuk salah dan memperbaikinya sendiri. Arahan adalah pagar, bukan sangkar.

5. Kemewahan sering kali menumpulkan rasa syukur

Dalam lingkungan serba cukup, anak mudah kehilangan rasa kagum terhadap hal kecil. Ia menganggap segalanya layak dimiliki tanpa usaha. Ini menciptakan generasi yang mudah bosan dan sulit puas.

Sebaliknya, anak yang tumbuh dalam kesederhanaan belajar menghargai setiap nikmat kecil. Segelas es teh di siang panas terasa luar biasa karena tidak datang setiap hari. Kesederhanaan membuat anak lebih peka terhadap nilai kehidupan dan menumbuhkan spiritualitas yang alami.

6. Arahan menciptakan hubungan yang lebih bermakna antara orang tua dan anak

Memberi segalanya menciptakan jarak emosional yang tak terlihat. Anak merasa dicintai karena benda, bukan karena kehadiran. Namun ketika orang tua memberikan arahan dengan waktu dan perhatian, hubungan itu berubah menjadi dialog dua arah yang hidup.

Contoh kecil, saat orang tua menemani anak mengerjakan PR bukan untuk memastikan hasil sempurna, tapi untuk membantu memahami proses berpikirnya. Dari situ muncul rasa aman dan dihargai. Anak belajar bahwa kehadiran lebih berharga dari pemberian.

7. Kesederhanaan dan arahan melahirkan manusia yang tahan hidup

Dunia yang keras tidak membutuhkan anak yang manja dengan fasilitas, tapi anak yang tangguh dengan arah. Anak yang tahu kapan harus berusaha, kapan harus berhenti, dan kapan harus mulai lagi. Arahan orang tua berfungsi seperti kompas moral, membimbingnya melewati badai kehidupan.

Ketika orang tua menanamkan nilai lewat kesederhanaan, mereka tidak sekadar mendidik anak, tapi menyiapkan manusia masa depan yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri.

Jika tulisan ini menggugah caramu memandang pola asuh, tuliskan pandanganmu di kolom komentar dan bagikan ke teman-temanmu. Karena mungkin, cara terbaik mencintai anak bukan dengan memberi segalanya, tapi dengan mengajarinya menemukan arah hidupnya sendiri.(*)

Sumber (*/LogikaFilsuf)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4,6 Juta Data Warga Jabar Diduga Bocor, Hacker Sindir Pertahanan Siber

    4,6 Juta Data Warga Jabar Diduga Bocor, Hacker Sindir Pertahanan Siber

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Pakar keamanan siber dari ITB, Budi Rahardjo, memberikan pandangan yang berbeda. Ia menilai, ada kemungkinan besar kebocoran ini memang benar terjadi, meski tetap perlu verifikasi lebih lanjut.   Bandung | Dunia maya dihebohkan dengan klaim mengejutkan dari seorang pengguna akun X bernama DigitalGhostt, yang mengaku telah membobol dan menguasai data pribadi milik 4,6 juta warga […]

  • Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

    Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Raja Ampat, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise membuka Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 ‘Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef’, pada Jumat sore, 18 Oktober 2019. Hadir mewakili Menteri Pariwisata, Arief Yahya; pembukaan even tahunan Provinsi Papua Barat ini berpusat di Waisai, Kabupaten Raja Ampat. “Festival Pesona Bahari […]

  • Mengenal Empat Ajudan Presiden Prabowo Subianto

    Mengenal Empat Ajudan Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bakal dibantu oleh 4 (empat) ajudan dari TNI-Polri yang merupakan sosok perwira-perwira berprestasi. Sesuai Peraturan Menteri Sekretaris Negara RI Nomor 12 Tahun 2016, dijelaskan bahwa ajudan Presiden/Wakil Presiden dan istri/suami Presiden/Wakil Presiden adalah perwira TNI/Polri. Adapun 4 (empat) ajudan berasal dari 3 (tiga) matra TNI dan Polri, yakni […]

  • Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

    Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemkab Sabu Raijua dan Provinsi Nusa Tenggara Timur memperoleh penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai penggagas dan pembuat kain tenun terpanjang di Indonesia dan dunia. Terpilihnya Pemkab Sabu Raijua sebagai pendukung pembuatan rekor Kain Tenun Ikat Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia sepanjang 68 […]

  • Dugaan Suap Rachel Vennya Kabur Saat Karantina, Bareskrim Periksa 3 Saksi

    Dugaan Suap Rachel Vennya Kabur Saat Karantina, Bareskrim Periksa 3 Saksi

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dugaan suap demi bisa kabur karantina yang dilakukan selebgram Rachel Vennya dilaporkan ke Bareskrim Polri. Bareskrim mulai mengusut dugaan suap Rachel Vennya untuk kabur karantina tersebut. “Kami sampaikan bahwa kasus tersebut dilaporkan melalui aplikasi Dumas Presisi terkait kasus suap karantina. Dan tentu setelah menerima laporan, ditindaklanjuti Bareskrim,” ujar Karo Penmas Divisi […]

  • Terima Kasih Kakak Savira

    Terima Kasih Kakak Savira

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Sejenak memoriku bergelantungan pada tujuh belas tahun silam, ketika namamu dipanggil maju untuk menerima penghargaan sebagai wisudawati berprestasi cum laude di Universitas Udayana Bali, program studi Destinasi Pariwisata. Riuh tepuk tangan dari segenap aula dan kekaguman terpancar dari wajah orang yang melahirkan dirimu pada 8 Desember 2000. Lahir di tahun Naga, […]

expand_less