Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mahfud MD Nilai Soeharto Layak Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Mahfud MD Nilai Soeharto Layak Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Loading

Mahfud menilai bahwa semua mantan presiden sebenarnya tidak perlu lagi melalui proses penelitian ulang dalam pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

 

Yogyakarta | Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dinilai layak secara hukum untuk diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Pandangan ini disampaikan oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat ditemui di Yogyakarta, Senin, 27 Oktober 2025.

Menurut Mahfud, Soeharto memenuhi syarat yuridis formal untuk mendapatkan gelar kepahlawanan karena pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Ia menilai jabatan kepala negara merupakan salah satu bukti kuat yang menunjukkan jasa besar terhadap bangsa dan negara.

“Kalau secara yuridis formal kan memenuhi syarat,” ujar Mahfud.

Ia menambahkan bahwa semua mantan presiden sebenarnya tidak perlu lagi melalui proses penelitian ulang dalam pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

Mahfud yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi menjelaskan bahwa proses seleksi dan pengusulan gelar pahlawan dilakukan melalui tim khusus di Kementerian Sosial yang kemudian berkoordinasi dengan Menkopolhukam.

“Dulu saya begitu waktu menjabat Menkopolhukam selama lima tahun, nunggu dari Kementerian Sosial dan departemen lain siapa yang mau diusulkan,” katanya.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa jabatan presiden sudah otomatis memenuhi kriteria formal untuk menjadi pahlawan nasional. Namun, ia menekankan bahwa penilaian akhir tetap diserahkan kepada masyarakat sebagai bagian dari proses penghormatan publik.

“Sudah jadi presiden itu kan sudah pasti memenuhi syarat untuk jadi pahlawan. Tapi silakan saja, masyarakat juga yang nanti menilai,” pungkasnya.(*)

 

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kupang Smart City—Perlu SDM dan Infrastruktur yang Memadai

    Kupang Smart City—Perlu SDM dan Infrastruktur yang Memadai

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang dibawah pimpinan Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man, terus berupaya menjadikan Kota Kupang sebagai Kota yang bersih, cerdas,aman dan juga nyaman. Salah satunya melalui program Kupang Smart City. Bertempat di Neo Hotel Kupang, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Pemerintah Kota Kupang mengadakan “Gerakan Menuju Kupang Smart […]

  • Pro Kontra Hak Politik Eks Napi di Pilkada 2024, Ini Kata Firman Wijaya

    Pro Kontra Hak Politik Eks Napi di Pilkada 2024, Ini Kata Firman Wijaya

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Isu mengenai pencabutan hak politik bagi mantan narapidana pejabat politik belakangan ramai diperbincangkan. Situasi ini tidak lepas dari menyongsong momentum politik elektoral untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dihelat pada November 2024. Tidak sedikit yang setuju atau sebaliknya menolak terkait adanya keputusan pencabutan hak politik eks napi tersebut yang dinilai berdasarkan sudut […]

  • Jokowi Berdiri di antara Alarm Pengingat dan Rintihan Rakyat

    Jokowi Berdiri di antara Alarm Pengingat dan Rintihan Rakyat

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Prihati Utami Kamu dibesarkan dengan kasih dan sayang ibumu, tapi kenapa kamu justru memilih hasutan orang lain demi melanggengkan kekuasaan? Ibumu sudah berpesan untuk mengendalikan diri, tetap memprioritaskan tujuan pertama dan utama sebab jabatan ada karena sebuah kepercayaan untuk mencapai tujuan tadi. Apa itu? Motivasi hidup? Ya, seperti alarm pengingat, bahwa ada amanah […]

  • Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

    Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Besiapa’e-T.T.S, Garda Indonesia | Warga Desa Adat Besipa’e siap menyambut kedatangan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), yang menurut rencana akan berkantor di Hutan Adat Besipa’e pada Rabu, 20 Mei 2020. Demikian penegasan Niko Mana’o selaku Amaf dari Desa Pa’e saat dihubungi melalui telepon konferensi bersama Pendamping Desa Adat Besipa’e, Sherly Asbanu pada Sabtu, 16 […]

  • Raimundus Nggajo Jadi Pj. Bupati Nagekeo, Ini 6 Atensi Presiden

    Raimundus Nggajo Jadi Pj. Bupati Nagekeo, Ini 6 Atensi Presiden

    • calendar_month Ming, 24 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake, SH., MDC atas nama Presiden RI, Joko Widodo resmi melantik Raimundus Raymond Nggajo, ST., M.Si sebagai Penjabat Bupati Nagekeo. Pelantikan ini berlangsung di aula El Tari Kupang pada Sabtu, 23 Desember 2023. Adapun pelantikan Raimundus Nggajo sebagai Penjabat Bupati Nagekeo digelar berdasarkan Surat Keputusan Menteri […]

  • Gereja Katedral Kristus Raja Kupang Siap Diresmikan Presiden Jokowi

    Gereja Katedral Kristus Raja Kupang Siap Diresmikan Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gereja Katolik Katedral Kristus Raja Kupang dibangun pertama kali pada kisaran tahun 1963—1965 dan diresmikan oleh Uskup Kupang, Mgr. Gregorius Monteiro pada kisaran tahun 1967. Gereja Katedral Kristus Raja Kupang didedikasikan untuk gelar Yesus, yaitu Kristus Raja. Katedral ini menjadi pusat kedudukan dan takhta bagi Uskup Agung Kupang, saat ini Mgr. Petrus Turang. Bangunan Gereja Katolik […]

expand_less