Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Inisiasi SIAP SIAGA, Rakor PB NTT Tahun 2025 Hasilkan 13 Rekomendasi

Inisiasi SIAP SIAGA, Rakor PB NTT Tahun 2025 Hasilkan 13 Rekomendasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

Loading

Deswanto Marbun, Head of Sub-National Program SIAP SIAGA dalam sesi pembukaan berharap rapat koordinasi dapat menghasilkan laporan yang memuat kondisi faktual, tantangan, solusi, serta strategi percepatan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana.

 

Kupang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghelat rapat koordinasi penanggulangan bencana (Rakor PB) Provinsi NTT tahun 2025 yang dihelat pada 19—20 November. Rakor ini melibatkan 127 peserta dari seluruh kabupaten/kota.

Rakor ini didukung oleh Program SIAP SIAGA (Kemitraan Australia-Indonesia untuk Manajemen Pengurangan Risiko Bencana) dan bekerja sama dengan BPBD NTT dan perangkat daerah terkait untuk memperkuat berbagai aspek sistem penanggulangan bencana, mulai dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Sub Urusan Bencana, penguatan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK), pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD), hingga manajemen data, PRB berbasis masyarakat, Pengurangan Risiko Bencana (PRB) inklusif, serta manajemen pasca bencana.

Rakor ini menggunakan metode world café, yaitu pendekatan diskusi kelompok kecil dalam suasana santai untuk mendorong pertukaran ide secara progresif. Melalui metode ini, para peserta dibagi ke dalam 8 desk dan membahas berbagai isu strategis seperti kualitas dokumen dan perencanaan pengurangan bencana, evaluasi pemenuhan dan mutu layanan SPM-SUB, Asistensi Pengisian Kompetensi Dasar (KD), Manajemen pasca-bencana, dan isu kunci lainnya. Hasil diskusi kemudian dirangkum dalam siding pleno untuk menghasilkan rekomendasi resmi rapat koordinasi dan komitmen bersama lintas sektor, yang akan ditandatangani oleh seluruh perwakilan kabupaten/kota dan provinsi.

Deswanto Marbun, Head of Sub-National Program SIAP SIAGA dalam sesi pembukaan berharap rapat koordinasi dapat menghasilkan laporan yang memuat kondisi faktual, tantangan, solusi, serta strategi percepatan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana. Selain itu, rapat ini diharapkan menghasilkan rencana tindak lanjut dengan komitmen implementasi di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

SIAP SIAGA, imbuh Deswanto, terus bermitra dengan BPBD dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di NTT. Dukungan yang diberikan mencakup implementasi SPM Sub-Urusan Bencana, penguatan regulasi lokal yang relevan, fasilitasi pengukuran Indeks Ketahanan Daerah sebagai bagian dari IKU pemerintah daerah, penguatan manajemen data dan informasi, Desa Tangguh Bencana dan PKD, PRB inklusif, manajemen pasca bencana, serta peningkatan kapasitas di berbagai aspek lainnya.

Sementara, Gubernur NTT diwakili oleh Semuel Halundaka,S.IP.,M.Si selaku Asisten III Sekda Provinsi NTT, menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada visi dan misi daerah serta program prioritas Dasa Cita, sistem penanggulangan bencana perlu di perkuat. Sistem penanggulangan bencana yang baik akan membuat proses dan pencapaian Dasa Cita lebih berkelanjutan dan resilien. Terlebih lagi, upaya ketahanan bencana dan iklim harus dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.

Pose bersama para peserta Rakor Penanggulangan Bencana Provinsi NTT tahun 2025. Foto : tim SIAP SIAGA

Rakor ini menghadirkan narasumber nasional dan daerah, antara lain dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bappenas, Kemendagri, dan perangkat daerah Provinsi NTT. Peserta terdiri dari 136 orang yang hadir secara langsung dan 30 orang yang hadir secara online, termasuk BPBD dan Bappeda dari 22 kabupaten/kota, staf perangkat daerah provinsi, Forum PRB NTT, Unit Layanan Disabilitas BPBD NTT, serta SIAP SIAGA.

13 Rekomendasi Rakor PB Tahun 2025

Berdasarkan hasil diskusi bersama, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Provinsi NTT Tahun 2025, Forum diskusi menghasilkan beberapa rekomendasi yang diusulkan ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi ini dibuat sebagai acuan bagi Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten/Kota untuk mendorong peningkatan ketangguhan bencana di Provinsi NTT. Rekomendasi ini disari dari pendapat, gagasan, dan semangat yang muncul selama proses kegiatan berlangsung, sebagai berikut :

1. Memperkuat kebijakan & perencanaan penanggulangan bencana dan perubahan iklim yang terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah, termasuk sinergi kebijakan berbasis desa/kelurahan serta pemenuhan target SPM SUB sebagai fondasi layanan dasar

2. Pelibatan pentaheliks dalam upaya pengurangan risiko bencana mutlak dilakukan dalam upaya membangun ketangguhan di Provinsi NTT dan di kabupaten/kota untuk memperkuat Destana inklusif, sosialisasi dan penguatan ketangguhan desa melalui ID PKD serta PKD pada wilayah administrasi kelurahan dan peningkatan kapasitas SDM PB secara berkelanjutan

3. Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus menjadi prioritas guna memastikan integrasi prinsip inklusivitas dalam seluruh siklus penanggulangan bencana.

4. Mengembangkan sistem peringatan dini dan infrastruktur ketangguhan yang inklusif.

5. Mengusulkan alokasi anggaran dari APBD secara proporsional (minimal 2%) & dan penguatan SDM untuk pencapaian layanan dasar PB.

6. Memperkuat tata kelola pemenuhan SPM SUB melalui penguatan kelembagaan tim SPM, penetapan target yang terukur melalui SK tahun 2025 dan 2026, serta penyusunan rencana aksi pemenuhan SPM yang operasional, terintegrasi dalam perencanaan daerah, dan didukung oleh mekanisme monitoring dan evaluasi yang konsisten.

7. Dukungan peningkatan kapasitas dari BPBD Provinsi NTT, BNPB atau pentahelix untuk proses dan metodologi penyusunan kajian risiko bencana, rencana penanggulangan bencana dan dokumen PB lainnya di tingkat kabupaten/kota.

8. Memperkuat kapasitas PUSDALOPS-PB terkait system pelaporan manajemen PB.

9. Mendorong perencanaan, aktivasi hingga monitorng dan evaluasi klaster logistik multi pihak

10. Membangun budaya sadar bencana melalui pengembangan program satuan pendidikan aman bencana (SPAB) dengan dengan pelibatan multi pihak.

11. Memperkuat kapasitas BPBD Kab/Kota terutama terkait dengan penyusunan Jitupasna dan R3P

12. BPBD kabupaten/kota mendorong pembentukan dan penguatan Forum PRB di tingkat kabupaten/kota dan tingkat desa untuk mendorong pelibatan semua unsur dalam kerja penanggulangan bencana.

13. Meningkatkan peran strategis Badan Keuangan Daerah Provinsi dalam kerangka memastikan asistensi APBD kab/kota yang memenuhi target SPM SUB di daerah. Hasil Rakor atau MONEV SPM SUB perlu disampaikan oleh BPBD NTT (melalui surat) kepada Badan Keuangan yang ditembuskan ke Gubernur NTT, Wakil Gubernur NTT, dan Sekda NTT.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

    Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id-Sebagai Akibat tidak diresponnya surat dari Bupati Kupang,Ayub Titu Eki kepada pemerintah pusat; dalam hal ini Presiden Joko Widodo dan Pihak Kementerian tentang keberataannya terhadap perusahaan yang berinvestasi pada sektor garam di wilayah Kabupaten Kupang. Maka pada Rabu/29 Agustus 2018, Ayub Titu Eky berinisiatif sendiri mendatangi kantor Komnas HAM dan Ombudsman Republik Indonesia untuk […]

  • Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Sebagai Pembunuh UMKM

    Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Sebagai Pembunuh UMKM

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Loading

    Cak Imin menambahkan, kekhawatiran ini juga datang dari banyak kepala daerah yang melihat dominasi dua jaringan ritel tersebut telah menekan ekonomi lokal.   Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menilai kehadiran jaringan ritel besar seperti Alfamart dan Indomaret telah menjadi ancaman nyata bagi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah […]

  • Prabowo Marah, Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot

    Prabowo Marah, Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Loading

    Presiden Prabowo Subianto sedang memimpin rapat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, ketika laporan-laporan bencana datang menghantam seperti badai raksasa yang menerjang negeri tanpa ampun. Data BNPB menggelegar seperti petir di langit gelap. Ada 921 orang meninggal (se-Sumatra), 392 hilang, lebih dari 4.200 luka-luka. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat seakan berada dalam […]

  • Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Pemidanaan Bukan Ranah KPK

    Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Pemidanaan Bukan Ranah KPK

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut terkait pemidanaan bukan ranah KPK untuk berbicara. Ia mengatakan pemidanaan merupakan kewenangan kekuasaan kehakiman yang bebas dan merdeka. “Saya selalu menyampaikan bahwa kita tidak memasuki ranah yang bukan tugas pokok kita,” kata Firli kepada media, pada Senin 20 April 2020. Lebih lanjut, Ketua […]

  • Walikota Jefry: ‘Kami Punya Niat Tulus Membantu Penyandang Disabilitas’

    Walikota Jefry: ‘Kami Punya Niat Tulus Membantu Penyandang Disabilitas’

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Kota Kupang sebagai salah satu dari 14 Kota di Indonesia yang menandatangani komitmen bersama membangun Kota yang inklusif, menyatakan kesiapan untuk membenahi dan mengadakan fasilitas ramah disabilitas di semua fasilitas publik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Walikota Kupang Dr Jefritson Riwu Kore dalam Konferensi Pers bersama awak media cetak, elektronik dan online […]

  • Mahasiswa Psikologi Kristen IAKN Kupang Juara Pidato Antarkampus

    Mahasiswa Psikologi Kristen IAKN Kupang Juara Pidato Antarkampus

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Selebrasi krida Duta Bahasa bagi aktivis sekolah dan aktivis kampus penggerak literasi bertema “Pengutamaan Bahasa Negara” dihelat oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 17—18 Oktober 2024 di Hotel Aston Kupang. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa kampus yakni Universitas Citra Bangsa (UCB), Universitas Kristen Arta Wacana ( UKAW) Kupang, Institut […]

expand_less