Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk menciptakan NTT Terang, Berdaya, dan Sejahtera melalui penyediaan akses dasar yang lebih layak bagi masyarakat.

 

Kupang | Memecut semangat kepedulian sosial dan komitmen untuk penguatan kesejahteraan masyarakat, Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT menyatukan langkah dalam sebuah kolaborasi nyata.

Bertempat di Kelurahan Naioni, ketiga pilar ini meluncurkan serangkaian program intervensi yang bertujuan memperluas akses energi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan bantuan sosial yang menyentuh keluarga prasejahtera.

Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk menciptakan NTT Terang, Berdaya, dan Sejahtera melalui penyediaan akses dasar yang lebih layak bagi masyarakat.

Bantuan tepat sasaran untuk peningkatan kualitas hidup

Pelaksanaan kolaborasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga dan lingkungan. Rincian dukungan yang disalurkan pada hari Selasa, 9 Desember 2025 meliputi:

  • Penerangan dan Energi: 3.624 penyambungan listrik baru, lengkap dengan token perdana.
  • Kesejahteraan Keluarga: 400 paket sembako untuk masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di kelurahan Naioni.
  • Kesehatan dan Lingkungan: Pembangunan 6 titik penyaluran air bersih dan sanitasi.
  • Santunan: Pemberian 5 santunan bagi anak yatim di RT 17 Kelurahan Naioni.

Membangun NTT terang, berdaya, dan mandiri

Ketua Bidang 6 Seruni KMP, Ayu Heni Rosan, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar bantuan, melainkan sebuah komitmen kolektif. ‘Terang’ merepresentasikan infrastruktur ketenagalistrikan yang dibangun PLN sebagai fondasi bagi masyarakat NTT untuk tumbuh, belajar, dan berkarya. Sementara ‘Berdaya’ menunjukkan bahwa NTT adalah rumah yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, Seruni KMP meyakini peran Dekranasda dalam menggerakkan perempuan NTT sebagai ujung tombak kreativitas dan ekonomi keluarga. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa akses energi, lingkungan yang layak, serta dukungan sosial dapat memperkuat kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Spirit Hari Ibu dalam penguatan fondasi keluarga

Mindrayati Astinigsih Laka Lena, Ketua Dekranasda Provinsi NTT, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu dan Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Hari Ibu mengingatkan kita pada sosok perempuan yang tanpa lelah memberi kasih, menyalakan harapan, dan memelihara kehidupan. Dari tangan para ibu, kita belajar tentang ketulusan, daya juang, dan keberanian untuk bangkit,” kata Mindrayati. Ia melanjutkan, penyediaan listrik, air bersih, dan sanitasi adalah upaya untuk memperkuat fondasi kasih tersebut. “Ini adalah cara kita menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi para ibu dan anak-anak agar mereka dapat hidup lebih sehat, aman, dan sejahtera,” ungkapnya.

Komitmen PLN hadirkan kesejahteraan sosial

F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW NTT, menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini adalah bentuk tanggung jawab moral PLN untuk menghadirkan akses air bersih dan sanitasi yang layak.

“Kami percaya bahwa ketersediaan air bersih tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Eko Sulistyono.

Eko menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pembangunan tidak hanya menghadirkan ‘terang’ melalui listrik, tetapi juga menghadirkan ‘terang’ dalam arti kesejahteraan sosial. “Inilah yang kami maksud dengan kolaborasi untuk NTT terang—NTT yang maju, sehat, dan mandiri,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Naioni secara berkelanjutan, membuka akses layanan dasar yang lebih merata, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan produktif.(*)

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Putri Keluarga Kaya Raya Bos Djarum Pilih Jadi Biarawati

    Kisah Putri Keluarga Kaya Raya Bos Djarum Pilih Jadi Biarawati

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Loading

    Harta berkelimpahan dari usaha rokok Djarum dan Bank Central Asia (BCA), bergeming keputusan cucu keluarga bos Djarum Robert Budi Hartono ini untuk hidup membiara, menjadi biarawati Katolik.   Jakarta | Menjadi biarawati Katolik, berarti mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Tidak menikah, dan meninggalkan harta benda. Biasanya, seseorang yang lahir dari keluarga dengan kekayaan melimpah akan […]

  • Gubernur Viktor Bertekad Rubah Indeks Persepsi Korupsi Jadi Lebih Baik

    Gubernur Viktor Bertekad Rubah Indeks Persepsi Korupsi Jadi Lebih Baik

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur 1 NTT, bertekad merubah Indeks Persepsi Korupsi (IPK) NTT menjadi lebih baik. Karena korupsi berkaitan erat dengan karakter manusia. “Hari ini IPK NTT adalah keempat yang terburuk dari seluruh Provinsi di Indonesia. Sebagai Gubernur saya ingin agar ke depan turun jauh tingkat persepsi publik terhadap korupsi penyelenggara negara […]

  • ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | ARRA Clinic sebagai wadah edukasi dan layanan kesehatan yang digagas oleh sepasang suami isteri yang berprofesi sebagai dokter yakni dr. Andree Hartanto,Sp.OG., dan dr Herawati Lianto melakukan road show edukasi kesehatan keliling Nusa Tenggara Timur. Mengambil konten ARRA Goes To Flobamora, (ARRA [=penggalan nama Andree dan Hera] dan merupakan akronim dari […]

  • dr Herman Man : Istri ASN Harus Jamu, Jari dan Jati

    dr Herman Man : Istri ASN Harus Jamu, Jari dan Jati

    • calendar_month Ming, 13 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam acara puncak hari ulang tahun (HUT) Ke–21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang, pada Jumat, 11 Desember 2020, Wali Kota Kupang, dr. Herman Man saat menyampaikan sambutan, mengatakan bahwa sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia dan mitra strategis pemerintah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan dapat semakin berperan […]

  • Wagub NTT Dukung Pengembangan PLTP Ulumbu di Manggarai

    Wagub NTT Dukung Pengembangan PLTP Ulumbu di Manggarai

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Flores merupakan salah satu pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan potensi panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pulau Flores menyimpan sumber daya sebesar hampir 1.000 MW dan cadangan sebesar 402,5 MW panas bumi. Potensi luar biasa itu mendorong Pemerintah Pusat, dalam […]

  • Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rosadi Jamani Saya mencoba menyuguhkan tulisan secara komprehensif. Cukup lama mengumpulkan data-datanya. Ini terkait Bencana Sumatera yang sudah memakan korban 174 jiwa. Pada detik-detik terakhir November 2025, tepatnya 29 November, ketika siklon tropis Senyar masih mengamuk dengan hujan deras yang tak kunjung reda, Pulau Sumatera memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara paling mengerikan yang […]

expand_less