Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Berani Keluar Zona Nyaman, SD GMIT SoE II Buktikan Literasi Bisa Dimulai Sejak Dini

Berani Keluar Zona Nyaman, SD GMIT SoE II Buktikan Literasi Bisa Dimulai Sejak Dini

  • account_circle Daud Nubatonis
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 2.856
  • comment 0 komentar

Loading

Lefinus menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten TTS baru terdapat 24 sekolah yang membangun kolaborasi dengan Nyalanesia dan telah menghasilkan buku antologi guru dan peserta didik. Program tersebut mulai berjalan sejak tahun 2024.

 

SoE | SD GMIT SoE II resmi meluncurkan buku antologi berjudul Pelangi di Balik Seragam Merah Putih pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi bukti nyata komitmen SD GMIT SoE II dalam membangun dan memperkuat budaya literasi sejak usia dini melalui kolaborasi antara guru dan peserta didik.

Buku antologi ini merupakan kumpulan karya tulis kreatif guru dan siswa yang memuat puisi, cerita pendek, serta tulisan reflektif. Setiap karya merefleksikan pengalaman belajar, persahabatan, nilai-nilai kebangsaan, hingga kisah keseharian siswa di sekolah. Karya-karya tersebut lahir dari imajinasi, kejujuran perasaan, serta pendampingan intensif guru dalam proses pembelajaran literasi.

Penggerak Literasi Daerah Nyalanesia Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Lefinus Asbanu, S.Pd, menyampaikan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta membangun karakter masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Literasi adalah pintu masuk untuk membangun masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal Timor Tengah Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten TTS memiliki potensi besar dari segi sumber daya manusia dan kearifan lokal. Namun, potensi tersebut perlu ditopang oleh ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas masyarakat.

Lefinus juga mengapresiasi SD GMIT SoE II yang dinilai berani keluar dari zona nyaman dengan membuka ruang kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk Nyalanesia, guna mendukung pengembangan literasi guru dan peserta didik melalui kegiatan menulis.

“Tidak semua kepala sekolah berani keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu, kami memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada Kepala SD GMIT SoE II yang berani membangun kolaborasi demi kemajuan literasi sekolah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lefinus menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten TTS baru terdapat 24 sekolah yang membangun kolaborasi dengan Nyalanesia dan telah menghasilkan buku antologi guru dan peserta didik. Program tersebut mulai berjalan sejak tahun 2024.

“Pada tahun 2024 baru ada enam sekolah yang bergabung, dan itu masih terbatas pada jenjang SMP, SMA, dan SMK. Pada tahun 2025 jumlahnya meningkat menjadi 24 sekolah. Untuk jenjang SD, baru dua sekolah yang bergabung, yakni SD GMIT SoE II dan SD Inpres Taubneno,” jelasnya.

Ia berharap pada tahun 2026 semakin banyak sekolah di Kabupaten TTS yang bergabung dalam program Gerakan Sekolah Menulis Buku, karena dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan budaya literasi di sekolah.

Sementara itu, Kepala SD GMIT SoE II, Yusak Neolaka, S.Pd, menyampaikan bahwa penerbitan buku antologi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat menulis guru serta peserta didik yang didampingi langsung oleh Penggerak Literasi Daerah Nyalanesia.

“Seragam merah putih bukan hanya identitas sebagai pelajar, tetapi juga menyimpan beragam cerita, mimpi, dan harapan. Semua itu kami rangkum menjadi sebuah pelangi karya yang didampingi oleh Pak Lefinus,” ujarnya.

Yusak menambahkan bahwa sesungguhnya anak-anak memiliki potensi yang sangat luar biasa, namun selama ini belum tersedia wadah yang tepat untuk mengembangkan potensi tersebut. Melalui kerja sama dengan Nyalanesia, potensi tersebut mulai terasah dengan baik.

“Awalnya kami berpikir bahwa menulis adalah sesuatu yang sangat sulit, terlebih bagi anak-anak SD. Namun melalui pendampingan yang intensif, kami para guru dan peserta didik dibimbing secara detail mengenai langkah-langkah menuangkan ide ke dalam tulisan, hingga akhirnya dapat menghasilkan karya,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya SD GMIT SoE II telah menerapkan program reading camp, yakni pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan membaca. Program tersebut dinilai sangat membantu.(*)

 

  • Penulis: Daud Nubatonis
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia | Partai per delapan besar Turnamen Sepak Bola El Tari Memorial Cup ( ETMC) 2019, saat pertandingan Perse Ende vs Perss SoE, pada Jumat 19 Juli 2019 lalu menjadi salah satu momen paling menegangkan sepanjang perhelatan ETMC 2019 yang berlangsung di lapangan utama Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pertandingan yang […]

  • Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    Sudah 174 Orang Tewas, Istana Belum Cap Status Darurat Nasional

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rosadi Jamani Saya mencoba menyuguhkan tulisan secara komprehensif. Cukup lama mengumpulkan data-datanya. Ini terkait Bencana Sumatera yang sudah memakan korban 174 jiwa. Pada detik-detik terakhir November 2025, tepatnya 29 November, ketika siklon tropis Senyar masih mengamuk dengan hujan deras yang tak kunjung reda, Pulau Sumatera memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara paling mengerikan yang […]

  • Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    Politeknik PU Siap Dibuka Tahun 2019 dengan 150 Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendapatkan izin prinsip pendirian Politeknik Pekerjaan Umum (PU) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam penyelenggaraannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Universitas Diponegoro. Pendirian Politeknik PU di Semarang, Jawa Tengah, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi terampil dalam pembangunan infrastruktur bidang PUPR. Hal […]

  • Kementerian Pertahanan RI Diseminasi Bela Negara bagi Warga Perbatasan RI–RDTL

    Kementerian Pertahanan RI Diseminasi Bela Negara bagi Warga Perbatasan RI–RDTL

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) diseminasi pembinaan kesadaran bela negara bagi masyarakat perbatasan wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) di aula gedung olahraga L.A. Bone Atambua pada Rabu, 3 November 2021. Kegiatan dimaksud bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang nilai– nilai Pancasila, khusus bagi warga eks Timtim yang ada di […]

  • Kunjung TBM Cendekiawan TTS, Duta Baca Indonesia Beri Motivasi

    Kunjung TBM Cendekiawan TTS, Duta Baca Indonesia Beri Motivasi

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Duta Baca Indonesia, Gol A. Gong mengunjungi Taman Baca Masyarakat (TBM) Cendekiawan Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu 6 April 2022. Kunjungan itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para peserta agar terus membaca dan menulis demi mewujudkan literasi di wilayah […]

  • Upacara Tawur Kesanga Khusyuk, Pawai Ogoh-ogah Diguyur Hujan

    Upacara Tawur Kesanga Khusyuk, Pawai Ogoh-ogah Diguyur Hujan

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upacara Tawur Kesanga Umat Hindu Kota Kupang dalam menyambut datangnya Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, pada Rabu, 6 Maret 2019 pukul 15.00 WITA—selesai dilaksanakan di Bundaran Tirosa Kota Kupang NTT, berjalan lancar. Upacara Tawur Kesanga yang dipimpin oleh Pinandita Adi Diksita I Gusti Made Putra Kusuma, Adi Bhawati I […]

expand_less