Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » China Budidaya, Serangga Berpotensi Jadi Sumber Protein Masa Depan Indonesia

China Budidaya, Serangga Berpotensi Jadi Sumber Protein Masa Depan Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

Loading

Pakar entomologi Dadan Hindayana menjelaskan tidak semua serangga dapat dikonsumsi oleh manusia. Dalam kajian ilmiah, dikenal kelompok edible insects yang aman dan layak dikonsumsi.

 

Jakarta | Sejumlah serangga di Nusantara seperti belalang, jangkrik, dan ulat sagu dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber protein alternatif. Pemanfaatan serangga dianggap lebih efisien, bergizi, dan ramah lingkungan dibandingkan sumber protein hewani konvensional.

Isu ini mengemuka dalam temu wicara Melacak Jejak Pangan Nusantara yang dihelat di Studio KompasTV, Jakarta.

Pakar entomologi Dadan Hindayana menjelaskan tidak semua serangga dapat dikonsumsi oleh manusia. Dalam kajian ilmiah, dikenal kelompok edible insects yang aman dan layak dikonsumsi. Jenis serangga yang termasuk kelompok tersebut antara lain belalang, jangkrik, ulat jati, dan laron.

Dadan menyebut serangga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dengan efisiensi produksi yang lebih baik dibandingkan ternak. Dari sisi lingkungan, budidaya serangga dinilai menghasilkan dampak yang jauh lebih rendah.

Ia menambahkan rasa belalang dan jangkrik sering dianggap mirip udang karena kedekatan struktur biologisnya. Selain protein, serangga juga mengandung vitamin dan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

FAO menyatakan serangga yang dapat dimakan mengandung protein berkualitas tinggi dan berpotensi menjadi solusi kebutuhan protein global. Keunggulan utama serangga terletak pada efisiensi pakan dalam menghasilkan protein. Untuk jumlah protein yang sama, jangkrik membutuhkan pakan jauh lebih sedikit dibandingkan sapi, domba, babi, dan ayam broiler. Serangga juga menghasilkan emisi gas rumah kaca dan amonia yang lebih rendah.

Dadan menyebut China telah membudidayakan belalang secara masif dengan lahan sempit dan teknologi sederhana.

Di Indonesia, pemanfaatan serangga sebagai pangan masih bersifat tradisional dan bergantung pada tangkapan alam. Kondisi ini menyebabkan pasokan belum stabil dan nilai ekonominya belum optimal.

Menurut Dadan, tantangan terbesar pemanfaatan serangga adalah kebiasaan konsumsi masyarakat.

Peneliti CS-IFA Repa Kustipia menilai pangan serangga tidak bisa dilepaskan dari sejarah sistem pangan Nusantara. Ia menjelaskan selera makan masyarakat juga dipengaruhi faktor kekuasaan dan kebijakan dalam sejarah kolonial. Diversifikasi pangan, termasuk serangga, dinilai sebagai upaya merebut kembali kedaulatan pangan.

Sementara itu, BRIN menegaskan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya genetik pangan yang sangat besar. Kolaborasi riset, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting agar pangan lokal dan alternatif bisa dimanfaatkan secara luas.(*)

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDI Perjuangan dan 7 Kemenangan Jokowi

    PDI Perjuangan dan 7 Kemenangan Jokowi

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Adian Napitupulu Banyak orang bertanya pada Saya arah dukungan Jokowi pada Capres 2024. Jawaban Saya adalah “Secara konstitusional, maka Presiden sebagai Kepala Negara maupun Kepala Pemerintahan harus bersikap netral dan tidak berpihak dengan mengumumkan di depan umum.” Lalu, bagaimana dengan sikap Jokowi sebagai kader partai?. Untuk menjawab ini ada banyak argumentasi yang bisa […]

  • Pagi di Pantai Sanur Bali

    Pagi di Pantai Sanur Bali

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Pagi ini, Selasa, 9 Agustus 2022 sekitar pukul 06.13 WITA, saya menyusuri setapak di sepanjang pantai Sanur, Bali. Suasana masih lenggang, belum banyak wisatawan Nusantara maupun mancanegara hilir mudik. Rintik hujan menyambut ku saat keluar dari pintu Hotel Ananda Beach (hotel tua konsep urbanview di pinggir pantai Sanur). Bermaksud jalan pagi (karena […]

  • 5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    5.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi bagi Warga Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Bantuan 5.000 paket sembako dari Presiden Jokowi yang ditujukan bagi warga Kota Kupang yang terdampak Covid-19, diterima secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dari Kepala Bulog Wilayah NTT, Taufan Akib pada Jumat, 15 Mei 2020 di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Wali Kota Kupang yang saat menerima […]

  • Ala Virtual, BNN Kota Kupang Semarakkan Puncak HANI 2023

    Ala Virtual, BNN Kota Kupang Semarakkan Puncak HANI 2023

    • calendar_month Sel, 27 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day against Drug Abuse and Illicit Trafficking diperingati oleh negara-negara di dunia pada tanggal 26 Juni setiap tahunnya untuk memperkuat aksi dan kerja sama dalam mencapai dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Tanggal tersebut ditetapkan berdasarkan Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nomor : 42/112 pada 7 Desember […]

  • Danlantamal VII Dukung Gerakan Nasional Tanam Sorgum

    Danlantamal VII Dukung Gerakan Nasional Tanam Sorgum

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VII Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dr. Heribertus Yudho Warsono, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CIQnR., CIQaR., CRMP., dan Ketua Korcab VII DJA II Ny. Arie Yudho Warsono menghadiri kick off “Gerakan Nasional Penanaman Sorgum” via video conference (vicon), bertempat di Lahan Ketahanan Pangan Lantamal VII, […]

  • Server Aplikasi Perpajakan Kota Kupang Pindah ke Dinas Kominfo

    Server Aplikasi Perpajakan Kota Kupang Pindah ke Dinas Kominfo

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang melakukan konsolidasi dengan beberapa entitas yakni Bank NTT, V-Tax, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kupang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang. Konsolidasi tersebut guna mewujudkan pengelolaan pajak […]

expand_less