Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » Sosok Pemegang Remote Ekonomi Indonesia

Sosok Pemegang Remote Ekonomi Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

Loading

Pernah terpikir, kenapa dari bangun tidur sampai tidur lagi, uang kamu seolah “terisap” ke satu orang yang sama? Makan mie instan? Dia yang punya. Belanja di minimarket depan kompleks? Milik dia. Lewat jalan tol atau isi bensin? Dia ada di sana.

Kenalkan, Anthony Salim: The Real Silent Ruler of Indonesia.

Tragedi ’98: dari istana ke titik nol

Tahun 1998 adalah neraka buat keluarga Salim. Saat itu, Om Liem (Liem Sioe Liong) adalah orang terkaya di Indonesia sekaligus sahabat dekat Soeharto. Begitu Orde Baru tumbang, Grup Salim jadi sasaran kemarahan massa. Deretan peristiwa terjadi, rumah dibakar & dijarah, keluarga terpaksa mengungsi ke luar negeri, utang membengkak Rp55 triliun (angka gila di zaman itu!), BCA & Indocement lepas dari tangan.

Bayangkan punya utang 55 Triliun, sementara aset-aset berharga disita negara. Orang normal mungkin sudah menyerah, tapi Anthony Salim memilih “pasang badan”.

Gertakan maut bikin IMF gemetar

Ada satu momen legendaris saat Anthony dikepung oleh bankir global (JP Morgan & Lehman Brothers) dan perwakilan IMF. Mereka ingin memereteli sisa-sisa hartanya. Di ujung tanduk, Anthony mengeluarkan ultimatum dingin yang bikin ruangan mendadak senyap, “Kalau kalian mau bunuh saya, silakan. Tapi ingat, kalau grup ini mati, kalian akan kehilangan 100.000 lapangan pekerjaan seketika.” tekannya.

Boom! IMF sadar: Salim Group terlalu besar untuk dibiarkan runtuh (too big to fail). Jika Anthony jatuh, ekonomi Indonesia bisa kiamat.

Tak hanya itu, Grup Salim pun memiliki pengaruh besar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan saham-sahamnya seperti INDF, ICBP, SIMP, DNET, IMAS, dan MEDC sering menjadi penggerak pasar.

Strategi “Sekoci” Indofood: comeback paling jenius

Anthony terpaksa menyerahkan 107 perusahaannya ke negara lewat BPPN untuk melunasi utang. Tapi, dia mati-matian mempertahankan satu permata: Indofood. Logikanya simpel tapi mematikan: “mau krisis atau perang, orang bakal tetap butuh makan.”

Dari “sekoci” Indofood inilah dia membangun kembali kekaisarannya. Indomie dibawa mendunia hingga ke 100+ negara, menjadi global currency yang lebih berharga dari uang di beberapa negara Afrika!

Gurita bisnis tanpa celah

Kalau ayahnya dulu dikenal dengan gaya bisnis network-based (mengandalkan koneksi penguasa), Anthony mengubahnya menjadi market-based (sangat profesional & efisien).

Coba cek “jejak” Anthony Salim di hidupmu hari ini:

1. Lapar? Indomie, Sarimi, Supermi, Bogasari (Tepung terigu terbesar).

2. Haus? Club, Pepsi (dulu), hingga susu Indomilk.

3. Belanja? Indomaret (23.000+ gerai, hampir ada di setiap pengkolan).

4. Transportasi? Indomobil (Suzuki, Nissan, dll) & Jalan Tol (Nusantara Infrastructure).

5. Masa Depan? Data Center khisus AI (bersama Elon Musk di Starlink) & Tambang Bumi Resources.

The Silent Dragon

Anthony Salim jarang muncul di TV. Dia tak butuh panggung politik atau sorotan kamera. Dia adalah Silent Dragon yang mengatur irama dari balik layar.

Nasihatnya yang paling terkenal kepada penerusnya adalah: “Carilah kuda yang cepat, dan biarkan dia berlari.” Artinya? Jangan kerjakan semuanya sendiri. Temukan bisnis potensial, tunggangi ombaknya, dan kuasai pasarnya.(*)

 

 

  • Penulis: Penulis
  • Editor: Roni Banase
  • Sumber: Cahaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Gabriel Goa,Ketua Satgas Anti Human Trafficking Golkar NTT melalui Jubir Riesta Megasari menyatakan bahwa target Mafia Human Trafficking saat ini mulai kembali mengincar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Flores, Palue, Solor, Adonara, Lembata, dan Alor untuk dibawa ke Malaysia lewat jalur Timur yakni Nunukan. “Bujuk rayu yang mereka lakukan adalah […]

  • Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    Presiden Jokowi & Menteri Basuki Tinjau Progres Bendungan Bendo

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Ponorogo, gardaindonesia.id | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau progres pembangunan Bendungan Bendo yang berlokasi di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (4/1/2019). Bendungan multiguna dengan total luas genangan sebesar 169,64 hektar […]

  • Tambah 8 Kasus Positif Covid-19, Tiga Kasus Transmisi Lokal di Kota Kupang

    Tambah 8 Kasus Positif Covid-19, Tiga Kasus Transmisi Lokal di Kota Kupang

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Berdasar laporan dari Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, hasil pemeriksaan terhadap 46 swab, diketahui ada penambahan 8 pasien positif Covid-19,” terang Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere dalam sesi konferensi pers pada Jumat, 15 Mei 2020 pukul 13.00 WITA di Ruang Biro Humas dan […]

  • Tanam Anakan Cendana, Gubernur Viktor : ‘Pemerintah Cari Pasar’

    Tanam Anakan Cendana, Gubernur Viktor : ‘Pemerintah Cari Pasar’

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Biboki-TTU, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat-Gubernur NTT meminta masyarakat untuk memberdayakan semua lahan yang ada dengan berbagai tanaman pertanian yang bernilai ekonomis. Para petani tidak perlu cemas hasil-hasil pertaniannya tidak akan laku. “Pemerintah punya tanggung jawab untuk mencari pasar. Pemerintah punya kuasa, punya jaringan untuk menampung hasil panen masyarakat. Jangan sampai rakyat sudah tanam […]

  • MAHUPIKI Buka Sayap Organisasi Seluruh Indonesia

    MAHUPIKI Buka Sayap Organisasi Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) siap memperluas jejaring organisasi hingga ke daerah-daerah. Hal itu disampaikan pemerhati MAHUPIKI Yakub F. Ismail kepada media ini di Jakarta, Kamis, 21 Desember 2023. Menurut Yakub, MAHUPIKI merupakan sebuah wadah intelektual dan advokasi hukum yang tumbuh atas semangat menebar kebajikan sosial dan keadilan […]

  • CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

    CIRMA Latih Petani Cerdas Iklim, Jenete Asal TTS Jadi Pionir

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jenete mengungkapkan saat ini sementara mengelola lahan seluas 1,5 hektar. Jenis tanaman hortikultura dilakukan penanaman bergulir. Ke depan, ia bakal memfokuskan menanam cabai karena dapat beradaptasi dengan musim.   Kupang | Satu dasawarsa terdapat gap antara ilmu dan praktik petani kecil dalam bertani. 30 tahun lalu, petani masih menggunakan tradisi bertani relevan, namun di tengah […]

expand_less