Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Feb 2019
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Sorong, Garda Indonesia | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan dengan informasi yang mulai berkembang mengenai Lion Air penerbangan JT-799 rute Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ) tujuan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) pada Rabu, 21 Februari 2019.

Lion Air JT-799 dioperasikan dengan Boeing 737-900ER registrasi PK-LJF, pesawat sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight). Seluruh proses penanganan pesawat dan penumpang berjalan normal.

Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, penerbangan ini membawa tujuh kru serta 94 penumpang, yang lepas landas tepat waktu pukul 16.30 WIT dari Sorong.

“Untuk alasan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), pilot memutuskan melakukan pendaratan kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/ RTB) yaitu Bandar Udara Sorong dikarenakan pesawat mengalami indikasi gangguan teknis (technical) pada sistem tekanan udara (pressurization system) dan sistem pendingin kabin (air condition), sehingga masker oksigen (oxygen mask) keluar dari kompartemen”, ungkap Danang.

Lanjut Danang, Seluruh awak kabin dibawah pimpinan senior flight attendant (SFA) telah bekerja dan berkoordinasi dengan baik untuk menginstruksikan serta membantu kepada seluruh penumpang dalam menggunakan masker oksigen secara tepat. Informasi yang berkembang bahwa pesawat miring, semakin turun dan pilot mencari landasan di air adalah “tidak benar”.

Terang Danang, “Klarifikasi Lion Air ialah setelah ada keputusan oleh pilot kembali ke bandar udara asal, penerbangan dalam keadaan normal dan terkontrol. Pesawat harus terbang memutar (holding) di atas laut guna menurunkan ketinggian agar posisi pesawat ideal serta menyesuaikan berat pesawat untuk pendaratan”.

Operasional ini merupakan hal normal pada saat persiapan pendaratan (normal arrival procedure) di Bandar Udara Sorong, karena holding point berada di atas laut di ujung utara Pulau Jefman. Pesawat mendarat sempurna di Sorong pukul 16.55 WIT dan tidak dalam keadaan darurat (emergency).

Sesaat setelah mendarat dan posisi pesawat sudah sempurna di landas parkir, seluruh pelanggan dan kru dalam kondisi selamat dengan mendapatkan penanganan serta pelayanan. Proses penurunan penumpang, barang bawaan dan bagasi dari pesawat (disembark) berjalan normal.

Tambah Danang, “Lion Air sudah bekerjasama dengan teknisi dan pihak terkait untuk melakukan pengecekan (investigasi) penyebab dari kondisi tersebut. Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air berkomitmen dalam memenuhi serta menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan, demi menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan”.

Lion Air telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak dan terus memperbarui.

Lion Air sudah menerbangkan kembali JT-799 dengan jadwal keberangkatan di hari berikutnya (22/ 02/19) dari Sorong pukul 16.35 WIT dan mendarat di Manado pada 16.35 WITA, menggunakan armada Lion Air lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LJZ.

“Lion Air meminimalisir dampak yang timbul, sehingga operasional lainnya tidak terganggu”, tutup Danang. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Raharja & BPJS Kesehatan Jamin Korban Kecelakaan, Ini teknisnya

    Jasa Raharja & BPJS Kesehatan Jamin Korban Kecelakaan, Ini teknisnya

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kini, korban kecelakaan angkutan umum dan lalu lintas jalan memperoleh perlindungan dari PT Jasa Raharja dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. BPJS Kesehatan mengambil alih jika pengobatan telah menyentuh plafon penjamin pertama; PT Jasa Raharja, sebesar Rp 20 Juta. Koordinasi manfaat ini tidak berlaku dalam kecelakaan tunggal. Dilansir dari detik.com, Menurut […]

  • “Terus Turun” Angka Kasus Konfirmasi Covid-19 di Indonesia Per November 2021

    “Terus Turun” Angka Kasus Konfirmasi Covid-19 di Indonesia Per November 2021

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kasus Covid-19 di Indonesia terus menurun dengan keseluruhan kasus aktif per 14 November 2021 sebanyak 9.018 kasus. Angka tersebut jauh menurun jika dibandingkan dengan puncak kasus gelombang kedua Covid-19 pada 24 Juli 2021 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya di Kantor Presiden, selepas […]

  • Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

    Agen Dia BISA Bank NTT Tembus 7.000-an Member

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Be Ju BISA adalah karya inovasi luar biasa yang dihadirkan oleh Bank NTT sebagai implementasi terhadap program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Laku Pandai. Ini adalah salah satu dari sekian karya spektakuler dari Bank NTT, khususnya di Direktorat Dana dan Treasury yang dipimpin Yohanis L. Praing sebagai direktur. Adapun layanan […]

  • Komunis Kucing

    Komunis Kucing

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Negara yang tergolong paling gagal di dunia adalah negara komunis: Kuba, Venezuela, Korea Utara. Negara yang paling berhasil di dunia sekarang ini adalah negara komunis: Tiongkok. Negara yang majunya biasa-biasa saja juga negara komunis: Vietnam dan Kamboja. Di luar komunis banyak juga negara yang berhasil, yang biasa-biasa saja, dan yang tidak […]

  • Chris Liyanto versus Rafi, Kuasa Hukum Bank Christa Jaya Ancam Lapor Balik

    Chris Liyanto versus Rafi, Kuasa Hukum Bank Christa Jaya Ancam Lapor Balik

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Polemik hubungan bisnis jual beli mobil antara pihak BPR Christa Jaya Perdana (BPR CJP) dan Rahmat, S.E. alias Rafi makin memanas. Semakin memanas dengan dilaporkannya pihak BPR CJP oleh Rafi ke pihak berwajib dengan tuduhan dugaan pencurian aset milik Rafi. Menyikapi polemik bisnis hingga menjadi polemik hukum tersebut, Pihak BPR CJP […]

  • HUT Ke-113 Ebenhaezer Oeba, George Hadjoh Ajak Peduli Sampah

    HUT Ke-113 Ebenhaezer Oeba, George Hadjoh Ajak Peduli Sampah

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H. melepas peserta jalan sehat dan peduli sampah yang dihelat GMIT Ebenhaezer Oeba pada Sabtu pagi, 1 April 2023. Jalan sehat dan aksi pungut sampah bersama jemaat dilaksanakan dalam rangka menyongsong Paskah 2023 dan memperingati HUT ke-113 Gereja GMIT Ebenhaezer Oeba. Jalan sehat […]

expand_less