Dokter Tifa Ungkap Gibran Ngantukan Lebih Baik Dibanding Ptosis
- account_circle Penulis
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 77
- comment 0 komentar

![]()
Dokter Tifa membandingkan istilah ngantukan dengan istilah medis ptosis yang sebelumnya sempat diungkapkan dokter Tompi dan ramai dibahas publik.
Jakarta | Dokter sekaligus pakar neuroscience behavior dan epidemiolog, dr Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa melontarkan pernyataan kontroversial terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menanggapi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyebut mata Gibran tampak ngantukan. Tulis dr Tifa dalam pernyataan di akun X @DokterTifa, Kamis 8 Januari 2026.
Dokter Tifa membandingkan istilah ngantukan dengan istilah medis ptosis yang sebelumnya sempat diungkapkan dokter Tompi dan ramai dibahas publik. Menurutnya, penyebutan ngantukan jauh lebih ringan dibandingkan label ptosis yang memiliki implikasi medis serius.
Dokter Tifa menegaskan bahwa dalam pendekatan Evidence Based Medicine, ptosis tidak hanya soal kelopak mata turun. Ia menyebut ptosis dalam sejumlah riset ilmiah berkaitan dengan gangguan mental seperti depresi, bipolar, skizofrenia, hingga penggunaan psikotropika atau narkoba.
Dokter Tifa mengklaim riset tersebut melibatkan lebih dari 4.000 subjek sehingga dianggap valid dan sulit dibantah. Ia kemudian mempertanyakan mana label yang lebih dapat diterima oleh Gibran, disebut ngantukan oleh komika atau ptosis oleh kalangan medis.
Di tengah polemik tersebut, dokter Tifa juga mempromosikan buku terbarunya berjudul GIBRAN’S BLACK BRAIN. Buku itu diklaim membedah perilaku dan pola pikir pemimpin melalui pendekatan neuroscience behavior, epidemiologi perilaku, dan neuropolitik.
Pernyataan dokter Tifa memicu reaksi publik karena memadukan isu kesehatan, politik, dan kritik personal terhadap pejabat negara.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Gibran Rakabuming Raka maupun Pandji Pragiwaksono terkait pernyataan tersebut.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia











Saat ini belum ada komentar