Megawati Tegaskan Kader Jangan Merusak Alam
- account_circle Penulis
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 117
- comment 0 komentar

![]()
Nilai-nilai kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dan Memayu Hayuning Bawana disebut Megawati sebagai fondasi moral dalam menjalankan politik yang beradab.
Jakarta | Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberi peringatan keras kepada seluruh kader partai agar menjaga etika dan moralitas dalam berpolitik.
Megawati menegaskan kader PDIP dilarang menjadi bagian dari sistem yang merusak alam dan menimbulkan penderitaan rakyat demi kepentingan sesaat. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Rakernas I PDIP Tahun 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu 10 Januari.
Ia meminta kader melakukan transformasi peran menjadi Pandu Ibu Pertiwi yang bertugas menjaga arah dan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Menurut Megawati, identitas kader tidak cukup ditunjukkan melalui atribut partai, melainkan harus diwujudkan dalam tanggung jawab sejarah atas setiap keputusan politik.
Megawati menekankan Pandu Ibu Pertiwi adalah sosok yang berjalan paling depan saat kondisi sulit dan paling belakang ketika rakyat harus dilindungi. Ia meminta kader berani menolak kebijakan yang merusak bumi dan melawan keserakahan yang mengorbankan kepentingan rakyat.
Nilai-nilai kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dan Memayu Hayuning Bawana disebut Megawati sebagai fondasi moral dalam menjalankan politik yang beradab.
Megawati mengingatkan politik harus menjadi alat pengabdian, bukan sarana mengejar jabatan, popularitas, atau pujian semata. Ia menegaskan sejarah tidak menilai jumlah jabatan yang pernah dipegang, melainkan keberpihakan seseorang saat kebenaran diuji.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia











Saat ini belum ada komentar