Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Luhut Jengkel Dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari Penyebab Banjir Sumatra

Luhut Jengkel Dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari Penyebab Banjir Sumatra

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Loading

Luhut juga menyebut perusahaan tersebut merusak kawasan hutan di sekitarnya. Ia menegaskan saham yang dimilikinya berada di PT Toba Sejahtera atau PT TBS Energi Utama Tbk, bukan di PT Toba Pulp Lestari.

 

Jakarta | Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku jengkel dengan tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan PT Toba Pulp Lestari.

Luhut menegaskan dirinya tidak memiliki satu pun saham di PT Toba Pulp Lestari yang dituding menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan banjir di Sumatra Utara.

PT Toba Pulp Lestari diketahui dihentikan sementara operasionalnya oleh pemerintah pusat pada Desember 2025 atas rekomendasi Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution. Penghentian sementara tersebut dilakukan karena berbagai persoalan lingkungan dan sosial di kawasan Danau Toba, termasuk banjir bandang dan longsor yang menewaskan ratusan orang.

Kementerian Kehutanan juga telah mengeluarkan surat penangguhan sementara izin penataan hasil hutan di wilayah konsesi TPL pada 8 Desember 2025.

Nama Luhut kemudian ikut terseret dalam isu kerusakan lingkungan di Sumatra Utara yang dikaitkan dengan operasional TPL.

Pada Senin 12 Januari 2026, Luhut menyampaikan klarifikasi dan membantah memiliki keterkaitan dengan perusahaan tersebut..Ia mengungkapkan bahwa sejak lebih dari 20 tahun lalu dirinya justru menolak keberadaan TPL saat menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada era Presiden Abdurrahman Wahid.

Menurut Luhut, penolakan itu didasari keluhan masyarakat terkait kondisi Danau Toba yang semakin keruh dan berbau.

Luhut juga menyebut perusahaan tersebut merusak kawasan hutan di sekitarnya. Ia menegaskan saham yang dimilikinya berada di PT Toba Sejahtera atau PT TBS Energi Utama Tbk, bukan di PT Toba Pulp Lestari.

Luhut menyayangkan adanya tuduhan yang menurutnya tidak berbasis fakta dan menilai ada pihak yang asal bicara di ruang publik.

Sebelumnya, Pakar Hukum Pidana Universitas Airlangga, I Wayan Titib Sulaksana, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Ia menekankan hukum tidak boleh tebang pilih dengan hanya menyasar masyarakat kecil sementara pejabat negara terbebas dari proses hukum. Pernyataan itu disampaikan Titib kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026 saat menanggapi desakan aktivis lingkungan agar aparat penegak hukum memeriksa Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.

Desakan tersebut berkaitan dengan dugaan keterlibatan PT Toba Pulp Lestari Tbk dalam banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Titib mengingatkan prinsip persamaan di hadapan hukum telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, siapa pun yang patut diduga terlibat dalam kejahatan lingkungan wajib diperiksa tanpa melihat jabatan atau kekuasaan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permabudhi Apresiasi Pemkot Kupang Perhatikan Ruang Toleransi

    Permabudhi Apresiasi Pemkot Kupang Perhatikan Ruang Toleransi

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) wilayah NTT menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memperhatikan ruang toleransi. Perhatian yang diberikan berupa memfasilitasi kegiatan keagamaan umat Buddha, seperti Dharma Shanti Waisak tingkat Kota Kupang tahun 2024 (pertama kali dihelat). Sebelumnya, pada tahun 2023, Pemkot Kupang juga memfasilitasi perwakilan umat Buddha mengikuti Swayamvara Tripitaka Gatha tingkat […]

  • Aneh! Rumah Petrus Bere Yang Terbakar, Sumber Api Tak Diketahui

    Aneh! Rumah Petrus Bere Yang Terbakar, Sumber Api Tak Diketahui

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Keanehan sungguh terjadi pada keluarga korban, Petrus Bere. Sumber api yang menyebabkan rumah miliknya ludes terbakar di Bundaran Tugu Seroja Halilulik, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa 31 Desember 2019 petang, sumbernya tidak diketahui oleh pihak korban. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/01/akhir-tahun-2019-akibat-bensin-rumah-warga-di-belu-dilahap-si-jago-merah/ Hal itu, […]

  • Temu Majelis Jemaat Baith El Oelanisa, VBL: Gereja Harus Jadi Pusat Belajar

    Temu Majelis Jemaat Baith El Oelanisa, VBL: Gereja Harus Jadi Pusat Belajar

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)  dalam berbagai kesempatan bertatap muka dengan pemuka agama meminta agar gedung gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah tapi juga menjadi pusat pengembangan pendidikan. “Gereja harus juga jadi pusat belajar.  Bukan hanya untuk belajar ilmu-ilmu ketuhanan tapi juga ilmu-ilmu lainnya. Gedung gereja dapat juga digunakan sebagai […]

  • 10 Ton Beras, dari Coop TLM Indonesia bagi Korban Banjir Bandang Malaka

    10 Ton Beras, dari Coop TLM Indonesia bagi Korban Banjir Bandang Malaka

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia | Coop TLM Indonesia berempati dan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa bahan pangan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan beras sebanyak 10 ton dari Coop TLM Indonesia diterima oleh Posko Bencana Gereja Santa Maria Fatima, Posko Pemkab Malaka dan anggota Coop TLM Indonesia pada Jumat, 16 […]

  • PKK Belu Apresiasi Vaksinasi Covid–19 ‘Goes To School’

    PKK Belu Apresiasi Vaksinasi Covid–19 ‘Goes To School’

    • calendar_month Jum, 3 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung dan mengapresiasi kegiatan launching ‘peluncuran’ Vaksinasi Covid–19 Goes To School bagi para pelajar. Demikian dikatakan ketua TP PKK Ny. Dra. Freny Sumantri Taolin didampingi wakil ketua Ny. Rinawati Br. P. Heleserens, SE., M.M di aula […]

  • Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    Kemen PPPA Berikan Layanan Perlindungan Terstandar & Berkualitas Bagi Korban Kekerasan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, gardaindonesia.id – Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah menjadi perhatian hampir di seluruh Negara tak terkecuali di Indonesia. Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) tahun 2016 menunjukkan 33,4% perempuan mengalami kekerasan fisik atau seksual semasa hidupnya, dan data survei Kekerasan Terhadap Anak (KTA) tahun 2013 menunjukkan 6% anak mengalami kekerasan. Tingginya persentase kekerasan menunjukkan […]

expand_less